Launching OPOP di Kalsel, Wapres Ma’ruf Ingin Produk Pesantren Go Internasional Resmi Dibuka, Menko Airlangga Sebut GIIAS Jadi Kesuksesan Banyaknya Kendaraan Listrik Kalsel Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat Dianggap Lebih Berbahaya dari Narkoba, Ini 3 Manfaat Lain dari Kratom Menkop-UKM Teten Masduki Dorong Kratom dapat Terus Diproduksi di Indonesia
agustus

Tak Nyambung Saat Diperiksa, Pembakar Lahan di Banjar Bakal Tes Kejiwaan

- Apahabar.com     Rabu, 21 Agustus 2019 - 17:13 WITA

Tak Nyambung Saat Diperiksa, Pembakar Lahan di Banjar Bakal Tes Kejiwaan

Pelaku pembakar lahan yang diamankan Tim Satgas Karhutla di kawasan Sungai Tabuk, Banjar diamankan ke kantor polisi setempat. Foto-BPBD for apahabar.com

apahabar.com, MARTAPURA – Tak nyambung saat diperiksa polisi, Juni (22), terduga pembakar lahan di Desa Gudang Tengah RT 1, Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar terindikasi gangguan jiwa.

“Tidak nyambung saat kita periksa. Jadi mau diadakan tes psikologi,” ujar Kasat Reskrim Polres Banjar melalui KBO Reskrim, Ipda Alfiansyah kepada apahabar.com, Rabu sore.

Hari ini, Satgas Karhutla Kalsel mengamankan tiga terduga pembakar lahan di Kalsel. Dua lainnya diamankan di Sungai Ulin, Banjarbaru.

Sebelum ditangkap, pelaku Juni yang terkejut berupaya melarikan. Beruntung, Satgas Karhutla yang didominasi personel TNI sigap menyergap pelaku.

Soal dugaan gangguan jiwa yang dialami Juni, Alfiansyah masih belum bisa berkomentar banyak.

“Namun kita masih perdalam dulu. Soalnya kita tidak bisa memastikan hanya dengan kasat mata saja, biar pihak psikolog yang menentukan,” ujarnya.

Kanit Tipidter Polres Banjar, Ipda Nur Arifin menambahkan lahan yang diduga dibakar Juni adalah lahan semak belukar. Luasnya kurang lebih 1000 meter persegi.

“Dibakar untuk membuat lahan penjemuran pasir,” ucap dia.

Lahan lokasi Karhutla telah dipasangi garis polisi. Di sana polisi mendapati barang bukti kotak korek api kayu yang sudah kosong, serta sebuah botol fanta bekas wadah bensin.

Ipda Nur Arifin mengimbau kepada masyarakat terkait dengan membakar lahan dan hutan tersebut.

“Saya harap ini bisa menjadi pelajaran bagi yang lain agar tidak membakar lahan sembarangan karena ancamannya bisa pidana,” pungkasnya.

apahabar.com

Juni, pelaku pembakaran lahan di kawasan Sungai Tabuk, Banjar saat diperiksa penyidik Satreskrim Polres Banjar. Foto-apahabar.com/Muhammad

Baca Juga: Alalak Membara, Warga Kesulitan Padamkan Api

Baca Juga: BREAKING NEWS!!! Alalak Membara, Belasan Rumah Ludes Terbakar

Reporter: Ahc15
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabaar.com

Kalsel

Paman Birin Lamar Nasdem untuk Maju di Pilkada 2020
apahabar.com

Kalsel

Siswa Tak Bisa Mengaji, SMP 3 Tamban Bikin TPA Sendiri
apahabar.com

Kalsel

Masih Zona Merah, Batola Tunda Sekolah Tatap Muka
apahabar.com

Kalsel

Ingin Hubungi ‘Acil Asmah’, Berikut Nomor Kontaknya
apahabar.com

Kalsel

Tepat di Hari Anak, 19 Andikpas LPKA Martapura Dapat Remisi
apahabar.com

Kalsel

Pemrov Kalsel Pastikan Tol Banjarbaru-Batulicin Terhubung Akhir Tahun Ini

Kalsel

Update Covid-19 Kotabaru: Pasien Sembuh Total 464
apahabar.com

Kalsel

Buruh Tagih Janji DPRD Kalsel Panggil 2 Perusahaan Bermasalah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com