BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian

Tanaman Bajakah Mulai Diburu, Warga Muara Teweh Terima Pesanan dari Cina

- Apahabar.com Kamis, 15 Agustus 2019 - 18:15 WIB

Tanaman Bajakah Mulai Diburu, Warga Muara Teweh Terima Pesanan dari Cina

Jenis tanaman bajakah kalalawet yang sudah dilepas dari kulit batangnya mulai ramai diburu pembeli. Foto – Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Sukses pelajar asal Palangkaraya, Kalteng, memperkenalkan obat penyembuh kanker payudara di Seoul, Korea, membuat tanaman bajakah berbentuk akar merambat  itu mulai diburu pembeli. Bahkan, sampai-sampai warga Muara Teweh menerima pesanan dari luar negeri, yakni Cina.

Aimansyah (39) mengaku mengumpulkan 6 tim yang terdiri dari beberapa rekannya, untuk mencari tanaman bajakah hingga ke pelosok desa di Barito Utara (Barut), Kalteng.

Baca Juga: Gubernur Kalteng Patenkan Tanaman Bajakah Temuan Siswa SMA di Palangkaraya

“Mereka minta sebagai sample dulu sebanyak 5 kilo untuk dikirim ke Cina. Kalau deal, akan minta satu kontainer,” kata Aiman kepada apahabar.com via ponsel, Kamis (14/08) sore.

Selain ke luar negeri, Aiman juga menerima pesanan dari sejumlah kota di Indonesia. “Seputar kalimantan, Palangkaraya, Banjarmasin, Jakarta, dan pulau Jawa, tapi masih nego harga,” ungkapnya.

Untuk harga ia mengaku bervariasi. “Dijual belum tahu harga pasaran yang berbentuk kering. Yang basah rata-rata Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu per kilo gram,” sebut Aiman yang memiliki kebun karet di Jalan Rapen, Barut.

Sebelumnya, Aiman mengirimkan video tanaman bajakah. Dalam video itu, bajakah tampak tumbuh liar di area kebun karetnya. Di video lainnya, seorang rekannya meminum dari akar bejakah yang masih basah.

“Rasanya seperti teh tawar, tidak ada rasa pahit,” sahut Aiman.

Sebelumnya, tanaman bajakah viral berkat siswi Palangkaraya, Aysa Aurealya Maharani dan Anggina Rafitri yang sukses meraih medali emas di ajang World Invention Creativity (WICO) Seoul, Korea Selatan, 25-27 Juli 2019 lalu.

Mereka memperkenalkan jika tanaman Bajakah yang tumbuh di Kalteng, yang mampu mengobati obat kanker, terutama kanker payudara.

Mulanya mereka mendapat info dari Yazid, salah satu teman sekolahnya, yang neneknya sembuh dari kanker payudara berkat meminum ramuan tanaman bajakah. tanaman bajakah sendiri di rebus dengan air, kemudian di minum.

Baca Juga: Disebut Penyembuh Kanker Payudara, Kenali 3 Jenis Tanaman Bajakah

Reporter: Ahmad Zainal Muttaqin
Editor: Aprianoor

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Vaksin

Kalteng

Menjelang Vaksinasi Covid-19, Dinkes Kapuas Harap Dukungan Masyarakat
apahabar.com

Kalteng

Kapolres Kobar Pimpin Giat Patroli Malam Karhutla
Tiga Pohon

Kalteng

Angin Kencang, Tiga Pohon Besar di Taman Hutan Kota Kapuas Tumbang
apahabar.com

Kalteng

Edarkan Obat THD, 2 Pemuda di Kapuas Kalteng Diciduk Polisi
apahabar.com

Kalteng

Beraksi di Warung, Resedivis Curat Kapuas Diringkus Lagi
apahabar.com

Kalteng

Usai Lempar Jumrah, Satu Jemaah Haji Barut Kesasar
apahabar.com

Kalteng

Setengah Hektar Lahan Tidur di Kapuas Terbakar
apahabar.com

Kalteng

Penerima BST di Kapuas Terbanyak se-Kalteng
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com