Bocoran Lima Kepala Dinas Pemkot Banjarmasin Terpilih Keluar, Simak Nama-Namanya Resmi, Mendagri Tunjuk Dua Pjs Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Kotabaru Nomor 1 di Pilbup Tanah Bumbu, Cuncung Bakal Ulang Sukses Mardani H Maming Viral, Kisah Nelayan Kotabaru Terombang-ambing 6 Hari di Laut karena Perahu Karam Skandal Sabu IRT Kotabaru, Ditangkap Gegara 0,36 Gram

Tim BNPB Pusat Pantau Posko Karhutla Kodim Martapura

- Apahabar.com Jumat, 16 Agustus 2019 - 19:37 WIB

Tim BNPB Pusat Pantau Posko Karhutla Kodim Martapura

Dansub Satgas - 6 Kodim Martapura Letkol Arm Siswo Budiarto saat memberikan penjelasan kepada Tim BPBD Pusat di Posko Siaga Karhutla Tim-7 di Koramil 1006-12/ Liang Anggang. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kebakaran lahan gambut di Kecamatan Sungai Lulut, Kabupaten Banjar menjadi atensi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat.

Hal ini terlihat saat salah satu staf ahli, Mayjen TNI (Purn) Amrin didampingi Kolonel Inf Fajar Cahyono LO mengunjungi langsung lokasi kebakaran lahan dan hutan yang terletak di Posko Siaga Karhutla Tim-7 di Koramil 1006-12/ Liang Anggang.

Kunjungan ke Posko pencegahan kebakaran hutan dan lahan itu untuk melihat secara langsung kesiapan Satgas. Dalam kesempatan itu juga, Mayjen TNI (Purn) Amrin dihadapan personel Satgas Karhutla menurut fakta dilapangkan dirinya melihat sendiri lahan rawa gambut dengan kedalaman dua meter terbakar meski sudah lebih 20 kali di Bom water asap kepulan keluar tidak akan mati.

“Lahan gambut itu susah dipadamkan. Sekarang kita bom pakai heli, namun api masih membara di dalam. Dan sewaktu-waktu bisa muncul ke permukaan,” ucap Mayjen TNI ( Purn) Amrin dihadapan tim satgas Karhutla 7.

Selain itu, angin kencang memicu loncatan bara api ke tempat lain. Hal tersebut ditambah lagi sumber daya manusia  dan sarana-prasarana terbatas. “Untuk itu saya minta, semua tim tetap siaga. Upayakan patroli untuk mendeteksi secara dini titik api yang muncul,” harapnya.

Selain itu, Bukan hanya mengecek kesiapan personel tetapi juga masalah kelengkapan peralatan dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan tersebut.

Dalam pemantauan itu pihaknya juga mengajak Satgas antisipasi kebakaran hutan dan lahan untuk memaksimalkan pencegahan menghadapi musim kemarau 2019.

“Jangan bakar, kalau bakar, itu tidak bisa dipadamkan dan akan padam itu pada musim hujan. Berapa pun helikopter kita kerahkan tetap tak maksimal, beri dan himbau peringatkan kepada masyarakat larangan betul kalau perlu beri tindakan dan sanksi siapa saja sengaja membakar serta police line area dan laporkan,” tegasnya.

Di lokasi yang sama, Danramil-08/Gambut menyampaikan semula asap terlihat namun ada api dapat dipadamkan oleh satgas Karhutla. Selang tiga jam kemudian kembali api dengan kepulan asap  membakar lahan.

“Lokasi kebakaran lahan gambut milik warga yang sudah dibuka pemiliknya sesaat sebelum musim panas sampai saat ini pemiliknya masih dicari untuk diminta keterangan. Hingga pukul 13.30 wita, asap dapat dipadamkan, namun demikian tim satgas tetap berjaga jaga guna antisipasi munculnya api di susulan di lahan Gambut,” pungkasnya.

Baca Juga: Bungas Mulai Diminati, Kadis Perhubungan: Siap Tambah Unit

Baca Juga: Angkasa Pura Salurkan Ratusan Juta Kepada 32 UMKM Kalsel

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Dari Launching Buku “Bang Dhin Tokoh Inspiratif Muda”, Merekam Perjalanan Panjang Anak Muda Inspiratif

Kalsel

Dewan Dorong Realisasi Waduk Riam Kiwa dan Bendungan Kusan Hulu
apahabar.com

Kalsel

Bank Sampah Go Green Bastari Rantau Mulai Pikat Nasabah
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Mobil Ambulans Konvoi di Tanbu, Ada Apa?
apahabar.com

Kalsel

Serapan Rendah, Wali Kota Banjarmasin Pangkas Tunjangan ASN
apahabar.com

Kalsel

Paman Birin Pantau Warga Pinggiran Sungai
apahabar.com

Kalsel

Prostitusi Online di Martapura: Cari Pelanggan via MiChat, Tarif Ratusan Ribu
apahabar.com

Kalsel

Cegah Sebaran Covid-19, Kodim 1008 Tanjung Semprot Disinfektan Pasar dan Tempat Ibadah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com