Jadwal Liga Inggris Sheffield United vs Man City Malam Ini, Live Streaming Mola TV, Guardiola Tanpa Aguero! Video Viral Pria Bawa Jenazah Ibunya Pakai Motor di Atas Bronjong, Sang Perekam pun Ketakutan! Video Detik-detik Mobil Tabrak Gerbang Masjidil Haram Mekkah dengan Kecepatan Tinggi Video Viral Rombongan Klub Harley Keroyok 2 Anggota TNI, Polisi Melerai Dicuekin, Ini Gara-garanya Biang Kebakaran Hebat di Patmaraga Kotabaru Mulai Terungkap

TNI Unjuk Kekuatan di Kalimantan, Fast Ropping hingga Serbuan Permukiman

- Apahabar.com Selasa, 6 Agustus 2019 - 22:19 WIB

TNI Unjuk Kekuatan di Kalimantan, Fast Ropping hingga Serbuan Permukiman

Salah satu demonstrasi dalam latihan gabungan tiga negara, Indonesia, Malaysia, Philipina yang digelar di Tarakan, Kaltara. Foto-Istimewa

apahabar.com, SAMARINDA – Panglima Kodam VI/Mulawarman Mayjen TNI Subiyanto meninjau kesiapan serangan permukiman dalam latihan bersama angkatan darat tiga negara, yakni Indonesia, Malaysia, dan Philipina, di Juwata Krikil, Tarakan, Kalimantan Utara. Latihan gabungan itu diberi nama sandi Indomalphi Middle Land Exercise 2019.

“Latihan bersama ini merupakan kerja sama kementerian pertahanan ketiga negara,” kata Subiyanto sebagaimana dikutip siaran pers Penerangan Korem 091/Aji Surya Natakusuma, Samarinda, Selasa.

Dalam peninjauan di Juwata Krikil, Tarakan, Kalimantan Utara, Senin, Subiyanto didampingi Asisten Intelijen Kepala Staf Kodam VI/Mulawarman Kolonel Infantri Sunaryo dan Asisten Operasi Kepala Staf Kodam VI/Mulawarman Kolonel Infantri Rudi Saladin.

Dalam peninjauan itu, terdapat materi serbuan permukiman, fast ropping, dan penembak runduk yang ditampilkan anggota Batalion Infantri Raider 613/Raja Alam.

Materi ini merupakan rangkaian materi yang beberapa hari dilatihkan bersama dengan pengamat dari Tentera Darat Diraja Malaysia dan Angkatan Darat Philipina.

Subiyanto mengatakan Latihan Bersama Indomalphil Middleland Exercise 2019 untuk menjalin kerja sama di bidang tertentu, termasuk kerja sama jika ada gangguan di kawasan perbatasan. Dalam latihan ini juga ada pengamat dari Brunei Darussalam dan Singapura untuk melihat bagaimana latihan ini berlangsung.

“Pada latihan bersama ini sifatnya mendesain bagaimana ketiga negara mencari idealnya pola latihan, kemudian di tahun-tahun berikutnya disempurnakan karena setiap hal selalu berubah dan berkembang,” katanya.

Dari pantauan Subiyanto, latihan bersama ini sudah siap karena sudah dilaksanakan pra-latihan sebelumnya. Maka pada saat akan ditampilkan dan dilihat para pengamat dari beberapa negara mereka sudah paham bagaimana pelaksanaan latihan terkoordinasi.

“Dengan dilaksanakan latihan bersama ini dihadapkan oleh keadaan di lapangan sudah mendekati kondisi nyata, karena kita sadar bahwa ketiga negara ini mempunyai musuh yang sama yaitu sering terjadi penculikan, peredaran narkoba, dan kegiatan ilegal lain di kawasan perbatasan,” ujarnya.

Untuk itu, lanjutnya, latihan bersama ini merupakan tindak lanjut dari beberapa kejadian ilegal itu sehingga diharapkan ke depan dapat mengatasi bersama sejumlah masalah yang ada di perbatasan dari tiga negara ini.

Sumber: Antara
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Tanggulangi Rabies, Kementan Luncurkan Vaksin Neorabivet
apahabar.com

Nasional

Keluarga Mendiang Ibu Rezky Febian Bersedia Apabila Diperlukan Autopsi
apahabar.com

Nasional

Jakarta PSBB Lagi, Anies Baswedan Tarik Rem Darurat
apahabar.com

Nasional

BPBD Lampung: Korban Tewas Tsunami 7 Orang, 89 Orang Luka-luka
apahabar.com

Nasional

Jokowi Putuskan Covid-19 Sebagai Bencana Nasional
apahabar.com

Nasional

Erick Thohir Nilai Keputusan Pemerintah Tidak Lockdown Tepat
apahabar.com

Nasional

Raker dengan Mentan, DPR Singgung Kalung Eucalytpus Atasi Corona
apahabar.com

Nasional

Viral Pria Tawaf Sendirian di Kakbah, Mimpi 20 Tahun yang Jadi Kenyataan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com