Kadesnya Dijebloskan ke Bui, Plh Bupati Kotabaru Buka Suara Breaking! Heboh Mobil Terbakar di Tapin, 1 Warga Jadi Korban Masih Ada 122 Ribu Rumah di Kalteng Tak Layak Huni Dituding Gelembungkan Suara, Komisioner KPU Banjar Belum Berniat Polisikan Saksi Pencuri Mobil di Balikpapan Tak Ditahan Polisi, Kok Bisa?

Tunggakan Iuran BPJS Mandiri Penajam Tembus Miliaran Rupiah

- Apahabar.com Rabu, 7 Agustus 2019 - 18:03 WIB

Tunggakan Iuran BPJS Mandiri Penajam Tembus Miliaran Rupiah

Foto-ilustrasi Beritagar.id

apahabar.com, PENAJAM – Tunggakan iuran peserta bukan penerima upah atau peserta mandiri Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan Sosial atau BPJS Kesehatan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mencapai Rp4,2 miliar.

“Dilaporkan tunggakan iuran dari peserta mandiri di Kabupaten Penajam Paser Utara tembus Rp4,2 miliar,” ungkap Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Hamdam, Rabu, dikutip dari Antara.

Untuk menekan tunggakan iuran kepesertaan BPJS Kesehatan secara mandiri tersebut, Pemkab Penajam Paser Utara membuka kesempatan bagi peserta BPJS Kesehatan mandiri beralih ke penerima bantuan iuran atau PBI APBD.

“Kami persilakan warga peserta BPJS Kesehatan mandiri untuk beralih ke program PBI BPJS Kesehatan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD Kabupaten Penajam Paser Utara,” kata Hamdam.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan Sugianto melaporkan, sebanyak 11.320 peserta mandiri BPJS Kesehatan di Kabupaten Penajam Paser Utara belum membayar iuran kepesertaannya.

“Warga yang dilaporkan menunggak pembayaran iuran kepesertaan BPJS Kesehatan mandiri itu kemungkinan lupa atau tidak lagi bekerja di swasta,” ujar Hamdam.

Untuk itu Wabup meminta BPJS menelusuri data peserta BPJS Kesehatan secara mandiri tersebut sampai ke rumah warga bersangkutan.

Hamdam juga menyampaikan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara masih membuka peluang bagi peserta BPJS Kesehatan secara mandiri yang ingin beralih ke PBI APBD.

Namun lanjut Wabup, tetap tidak menghilangkan tunggakan iuran kepesertaan BPJS Kesehatan mandiri, kendati beralih ke program PBI kepesertaan BPJS Kesehatan dari APBD.

“Warga peserta BPJS Kesehatan mandiri boleh beralih ke PBI APBD, tapi tidak menghilangkan tunggakannya artinya harus tetap membayar tunggakan iuran mandiri itu,” jelas Hamdam.

Kepesertaan BPJS Kesehatan yang iurannya dibayarkan melalui APBD Kabupaten Penajam Paser Utara per Juni 2019, menurut data BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan mencapai 56.398 orang dari jumlah penduduk 170.475 jiwa.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Defisit, Iuran Dinaikkan

Baca Juga: Pemilu 2019 Jadi Bahan Evaluasi Hadapi Pilkada 2020

Sumber: Antara
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Jamin Keandalan Listrik, PLN Siagakan Ribuan Petugas di Kaltimra
apahabar.com

Kaltim

Pembatasan Produksi Batubara IUP, Isran Minta Pengusaha Tak Khawatir
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Urutan Ke-14 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
apahabar.com

Kaltim

“Mengelola Konflik Itu Seperti Proses Menjodohkan”
apahabar.com

Kaltim

Pemilik Speed Ditemukan Meninggal di Perairan Kutai Lama
apahabar.com

Kaltim

Esok Lusa, Gubernur Umumkan UMP Kaltim 2020
apahabar.com

Kaltim

Positif Covid-19 Bertambah, IDI Kaltim Cemas Pilkada Serentak Picu Klaster Baru
apahabar.com

Kaltim

Ekonomi Bergairah, APBD Kaltim Ditarget Naik 40 Persen
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com