2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel Cara Nonton Live Streaming El Clasico Barcelona vs Real Madrid di Bein Sport & Vidio.com Malam Ini Jam Tayang & Link Live Streaming UFC 254 Khabib vs Gaethje di ESPN+, Duel Dua Juara! Jadwal Timnas U16 Indonesia vs UEA Malam Ini, Live NET TV & Live Streaming Mola TV, Prediksi Skor! Kontroversi Pencopotan Sekda Tanah Bumbu, Ombudsman: Jangan Lampaui Kewenangan

Tunggakan Iuran BPJS Mandiri Penajam Tembus Miliaran Rupiah

- Apahabar.com Rabu, 7 Agustus 2019 - 18:03 WIB

Tunggakan Iuran BPJS Mandiri Penajam Tembus Miliaran Rupiah

Foto-ilustrasi Beritagar.id

apahabar.com, PENAJAM – Tunggakan iuran peserta bukan penerima upah atau peserta mandiri Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan Sosial atau BPJS Kesehatan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mencapai Rp4,2 miliar.

“Dilaporkan tunggakan iuran dari peserta mandiri di Kabupaten Penajam Paser Utara tembus Rp4,2 miliar,” ungkap Wakil Bupati Penajam Paser Utara, Hamdam, Rabu, dikutip dari Antara.

Untuk menekan tunggakan iuran kepesertaan BPJS Kesehatan secara mandiri tersebut, Pemkab Penajam Paser Utara membuka kesempatan bagi peserta BPJS Kesehatan mandiri beralih ke penerima bantuan iuran atau PBI APBD.

“Kami persilakan warga peserta BPJS Kesehatan mandiri untuk beralih ke program PBI BPJS Kesehatan dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD Kabupaten Penajam Paser Utara,” kata Hamdam.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan Sugianto melaporkan, sebanyak 11.320 peserta mandiri BPJS Kesehatan di Kabupaten Penajam Paser Utara belum membayar iuran kepesertaannya.

“Warga yang dilaporkan menunggak pembayaran iuran kepesertaan BPJS Kesehatan mandiri itu kemungkinan lupa atau tidak lagi bekerja di swasta,” ujar Hamdam.

Untuk itu Wabup meminta BPJS menelusuri data peserta BPJS Kesehatan secara mandiri tersebut sampai ke rumah warga bersangkutan.

Hamdam juga menyampaikan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara masih membuka peluang bagi peserta BPJS Kesehatan secara mandiri yang ingin beralih ke PBI APBD.

Namun lanjut Wabup, tetap tidak menghilangkan tunggakan iuran kepesertaan BPJS Kesehatan mandiri, kendati beralih ke program PBI kepesertaan BPJS Kesehatan dari APBD.

“Warga peserta BPJS Kesehatan mandiri boleh beralih ke PBI APBD, tapi tidak menghilangkan tunggakannya artinya harus tetap membayar tunggakan iuran mandiri itu,” jelas Hamdam.

Kepesertaan BPJS Kesehatan yang iurannya dibayarkan melalui APBD Kabupaten Penajam Paser Utara per Juni 2019, menurut data BPJS Kesehatan Cabang Balikpapan mencapai 56.398 orang dari jumlah penduduk 170.475 jiwa.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Defisit, Iuran Dinaikkan

Baca Juga: Pemilu 2019 Jadi Bahan Evaluasi Hadapi Pilkada 2020

Sumber: Antara
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Produksi Melimpah, Kaltim Naikan Target Ekspor Udang Windu
apahabar.com

Kaltim

17 April Libur Nasional, Wagub Hadi: Bukan untuk Berwisata tapi Nyoblos
apahabar.com

Kaltim

Demo Tolak Pabrik Semen Ricuh Lagi, AMPK: Statement Wagub Bukan Solusi
apahabar.com

Kaltim

IKN di Penajam, Butuh Rp 60 M untuk Lahan Bendungan
apahabar.com

Kaltim

Di Rumah Aja, Telkomsel Kalimantan Sajikan Kajian Online Ramadan
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Mulai Normalisasi Karang Mumus, Isran: Sudah Izin KPK

Kaltim

Demo Pabrik Semen Ricuh, Polisi dan Mahasiswa Sama-Sama Dilarikan ke RS
apahabar.com

Kaltim

Dirjen Otda: Kaltim Masuk Zona Kondusif Tahun Politik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com