apahabar.com
Penampakan jalan penghubung antara Desa Bilis-bilis dengan Desa Laok Jang-jang sudah bisa dilalui warga. Foto-apahabar.com/Eddy Andrianto

apahabar.com, MADURA – Proyek pembangunan jalan penghubung yang berada di dusun Telaga Lalang Desa Bilis-bilis, Kecamatan Arjasa Pulau Kangean mulai dikerjakan. Jalan yang akan menghubungkan Desa Bilis-bilis dengan Desa Laok Jang-jang itu menggunakan pagu anggaran Rp 238 juta.

Pantauan di lapangan, Peningkatan jalan penghubung dua desa yang dibeton itu sudah mencapai 100 persen Pembangunan infrastruktur strategis jalan di desa Bilis-bilis memang sudah berjalan sebagaimana mestinya, bahkan sebagian jalan sudah bisa dilalui oleh warga setempat.

Sejumlah warga Desa Bilis-bilis Dusun Telaga Lalang memberikan komentar positif terhadap pekerjaan proyek yang dianggarkan dari dana desa (DD) tersebut.

Seperti yang diungkapkan oleh tokoh masyarakat setempat, H Kasan, ia sangat bersyukur atas perhatian pemerintah Kabupaten Sumenep dalam pembangunan jalan yang selama ini sudah sangat dikeluhkan warga masyarakat, karena keadaannya rusak parah.

“Kami sangat apresiasi atas perhatian Pemerintah untuk memajukan daerah ini. Khususnya Kepala Desa yang sudah ikut mensukseskan proyek pengerjaan jalan penghubung ini,” ujar H. Kasan kepada reporter apahabar.com saat ditemui dilokasi.

Senada dengan H Kasan, warga lainnya Daeng Muchtar juga memberikan komentar yang sama. Menurutnya, jalan penghubung itu sudah ditunggu-tunggu warga sejak puluhan tahun lalu dan bisa diwujudkan pada tahun 2019 ini.

”Kami sebagai warga disini sangat senang dengan adanya proyek ini.selain itu,juga patut diapresiasi ini pekerjanya merupakan pemuda desa yang pastinya akan bekerja dengan sungguh-sungguh (baca- tidak asal jadi),” tutur Daeng Muchtar.

Terpisah, Kepala Desa Bilis-bilis, H. Hasyim mengatakan, pembangunan peningkatan Jalan dusun Telaga Lalang terus mengalami progres dan akan selesai sesuai dengan target yang telah ditentukan. Pasalnya, setelah pemasangan U- Ditch, proyek tersebut sudah melalui tahapan-tahapan menengah, dan tinggal menyelesaikan finishingnya, pengaspalan jalan.

“Sampai dengan laporan terakhir per tanggal 13 Agustus, progres pembangunan peningkatan Jalan dusun Telaga Lalang sudah capai 100 persen. Tinggal pengerjaan tahap kedua, yakni bagian pengaspalan jalan,” ucap H. Hasyim.

Dikatakan H. Hasyim bahwa pihaknya akan terus mengontrol langsung pelaksana di lapangan. Dan untuk mengebut pekerjaan itu, pihaknya akan turun langsung ke lokasi proyek secara intensif.

“Kami akan terus pantau pembangunan proyek jalan penghubung dua Desa ini. Dan kepada para pekerja yang berada di lapangan, memang kami tekankan untuk mengebut pekerjaan itu agar sesuai progres, tentunya dengan kwalitas dan kwantitas yang baik,” jelasnya.

Baca Juga: Kepala BNPB Minta Polri Lebih Berani Tindak Pelaku Pembakar Hutan

Baca Juga: Habar Haji 2019; Menag Temui Gubernur Makkah, Bahas Perbaikan di Kawasan Mina

Baca Juga: Menpar Ingin Pegunungan Meratus Jadi Geopark Internasional UNESCO

Baca Juga: Begini Cara Menyimpan Daging Kurban Agar Awet

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Syarif