apahabar.com
Selain melakukan mabit di Muzdalifah, jemaah haji juga mengumpulkan batu kecil untuk melempar jumrah. Foto-net.

apahabar.com, MEKAH – Puncak haji, wukuf di Arafah telah selesai. Kini jutaan jemaah haji penjuru dunia menuju Muzdalifah.

Di sana jemaah akan melaksanakan mabit (berdiam diri) semalam, sembari mengumpulkan batu kerikil yang nantinya digunakan saat melempar jumrah.

Untuk jemaah haji Indonesia juga telah diberangkatkan sebelum salat Maghrib, sekira pukul 17.30 waktu Arab Saudi. Sebelum itu, PPIH Arab Saudi telah memberangkatkan petugas haji Daker Mekah untuk berada lebih awal di titik mabit pos 1 hingga 11 di Muzdalifah.

“Pada prinsipnya seluruh petugas PPIH Arab Saudi pada setiap titik sasaran jemaah, harus lebih awal datang dan berada untuk mempersiapkan diri memberikan layanan kepada jemaah haji kita di setiap sasaran,” kata Kepala Satuan Operasi Armuzna, Jaetul Muchlis di Arafah dikutip dari viva.com.

Kemudian, PPIH Arab Saudi untuk Satgas Mina yang berjumlah 1.072 orang, telah diberangkatkan sekira pukul 16.00 Was. Mereka akan ditempatkan di pos-pos stasioner yang ada di Mina dan Jamarat, serta juga sektor-sektor adhoc yang ada di Mina.

Meski demikian, Muchlis masih sulit memprediksi pergerakan akhir jemaah dari Arafah ke Muzdalifah, karena semua proses pendorongan jemaah masih berjalan.

Untuk rute Arafah-Muzdalifah, bus yang dikerahkan per maktabnya sebanyak 6 bus. Bus dimaksimalkan setiap tripnya membawa penumpang. “Mudah-mudahan tidak sampai dini hari, jam 1 dini hari sudah clear di Arafah ini,” ujarnya.

Setelah mabit di Muzdalifah, jemaah ditempatkan ke maktab tenda-tenda jemaah di Mina. Diharapkan pukul 02.00 Was jemaah sudah digeser menuju Mina dan menempati tenda-tenda yang telah disiapkan.

“Kita berharap mudah-mudahan Muzdalifah sudah clear sebelum pagi, sudah terdorong semuanya ke Mina,” terang Muchlis.

Baca Juga: Hari Ini, Jemaah Haji Menuju Arafah

Baca Juga: Hari Masyarakat se-Dunia, Kenang 20 Tahun Penindasan

Sumber: viva.com
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin