Ribuan Warga Terdampak Banjir Mengungsi di Masjid Al-Karomah Martapura Bantu Evakuasi Korban Banjir, Pemprov Kalteng Kirim Relawan ke Kalsel Legislator Kalsel: Banjir Dahsyat dan Longsor Akibat Alih Fungsi Hutan Meski Cedera, Messi Tetap Ingin Main di Final Piala Super Spanyol Bantu Korban Banjir Kalsel, Yayasan H Maming Kirim Bantuan

153 Orang Dirawat Karena ISPA, Dinkes Banjar Belum Kantongi Data

- Apahabar.com Minggu, 8 September 2019 - 16:46 WIB

153 Orang Dirawat Karena ISPA, Dinkes Banjar Belum Kantongi Data

Kabut asap menyelimuti Jalan A Yani di Kecamatan Astambul saat pagi hari. Foto-apahabar.com/Muhammad Al Madani

apahabar.com, MARTAPURA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun ini masuk kategori mengkhawatirkan. Buktinya 153 orang warga Kabupaten Banjar dirawat karena Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Di Kawasan Kabupaten Banjar, kabut asap sangat pekat saat pagi hari. Namun dalam beberapa hari terakhir, kabut menyelimuti bahkan sampai sore hari.

Imbas dari kabut asap tersebut adalah warga yang mulai terserang penyakit ISPA. Dari data yang dihimpun apahabar.com di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha Martapura, sejak Juli hingga Agustus, pasien ISPA 153 orang. 113 diantaranya hanya rawat jalan dan 20 orang pasien harus rawat inap.

Meski ratusan positif menderita ISPA, namun Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Banjar belum mengantongi data.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar, Ikhwansyah mengaku, sejak Juli hingga saat ini pihaknya masih belum menerima laporan resmi terkait adanya pasien penderita ISPA.

“Penderita ISPA memang terdata setiap hari. Namun hingga saat ini laporan resmi belum ada terkait pasien ISPA dampak Karhutla belum ada,” ujar Ikwansyah kepada apahabar.com, Minggu (8/9/2019).

Menurut Ikhawanyah, Dinkes Kabupaten Banjar bersama dengan Tim Kesehatan dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) telah melakukan pertemuan untuk menanggulangi dampak kabut asap bagi kesehatan masyarakat.

Kepada pihak Puskesmas, terutama yang berada di wilayah rawan kabut asap, seperti Gambut dan Kertak Hanyar, diminta untuk menyiapkan masker.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar mengimbau masyarakat agar selalu menggunakan masker saat berada di luar rumah.
“Jika perlu membasahi masker menggunakan air untuk sebagai salah satu cara menghindari ISPA,” sarannya.

Baca Juga: Ketika ‘Kota Cantik’ Diselimuti Kabut Asap, Palangka Raya Perpanjang Status Siaga Karhutla

Baca Juga: Kabut Asap Akibat Karhutla Mulai Meresahkan

Reporter: AHC 15
Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mantapkan Konsolidasi Parpol Koalisi, AnandaMu Bertandang ke Markas Partai Nasdem Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Pukau Penonton, 12 Sanggar Seni di Balangan Unjuk Kebolehan
apahabar.com

Kalsel

Tambah 62 Kasus, Kalsel Sudah Jaring 1.347 Positif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Penertiban Reklame Jalan Ahmad Yani Dihentikan, Mantan Kepala Satpol PP Banjarmasin Angkat Bicara
apahabar.com

Kalsel

6 Daerah di Kalsel Diwaspadai Hujan Berpetir Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Tujuh Pendonor Kalsel Diberi Cincin Emas, Simak Manfaatnya bagi Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Istri Gus Dur: Sahur Keliling Kuatkan Silaturrahmi
apahabar.com

Kalsel

Isu Korupsi di ASABRI, Dandim Barabai Pinta Anggotanya Tenang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com