apahabar.com
Penampakan bangunan Pasar Rakyat Galuh Cempaka di Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru. Foto-apahabar.com/Nurul Mufida

apahabar.com, BANJARBARU – Setelah sekian lama, pembangunan Pasar Rakyat Galuh Cempaka akhirnya menemukan titik terang.

Pemkot Banjarbaru berencana menyelesaikan proyek yang sempat mandek hampir dua tahun lamanya, atau sejak 2017 silam itu.

Jika tak ada aral, maka Pasar Cempaka akan bisa digunakan pada Desember 2019 atau awal Januari 2020 nanti.

“Selama ini terlihat stagnan pembangunan Pasar Cempaka ini karena memang ada permasalahan administrasi,” ujar Sekretaris Daerah Kota (Setdakkot) Banjarbaru H Said Abdullah kepada apahabar.com.

Karena bermacam masalah, seiring berjalannya proyek ini banyak waktu yang terbuang. Mulai dari lokasi, sampai proses lelang dan pengerjaannya.

“Karena itu pekerjaan menjadi tidak tepat waktu,” sambungnya.

Said mengaku bersyukur mengingat permasalahan administrasi ini sudah selesai. Keputusan Pengadilan kepada Pemko Banjarbaru, yang menjelaskan bisa untuk membayarkan pekerjaan yang dikerjakan oleh kontraktor sebelumnya telah keluar.

“Selain itu hal yang kedua sudah ada penyerahan aset hibah dari Kementerian Perdagangan RI kepada Pemkot Banjarbaru. Sehingga saat ini kami bisa melakukan lanjutan pembangunan di atas aset Pemkot ini. Karena sudah menjadi milik Pemkot,” jelasnya.

Karena itu, akhirnya pekerjaan lanjutan untuk menyelesaikan pembangunan pasar ini akan bisa dilaksanakan secepatnya.

“Saat ini sedang proses lelang, insyaallah jika pekerjaan lancar maka tidak lama lagi kami akan melakukan peresmian di sana dan segera menempatkan pedagang di Pasar Cempaka ini,” harapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan untuk pekerjaan penyelesaian akan diusahakan dalam waktu dekat ini.

“Saya kira 40 hari sudah bisa selesai. Nanti kita akan pakai dana APBD untuk penyelesaiannya,” jelasnya lagi.

Senada, pada 12 September ini Kepala Disprindag Banjarbaru dikabarkan akan meneken penyerahan aset di Kementerian Perdagangan. Sehingga semua syaratnya sudah terpenuhi.

“Proyek penyelesaian pembangunan Pasar Cempaka ini dananya sebesar Rp1,5 miliar,” Kabid Pengelolaan Pasar Disprindag, Wahyudillah menerangkan.

Saat ini sudah proses lelang, setelah selesai langsung bisa dikerjakan. Rincian angkanya adalah untuk pembuatan los pedagang sekitar Rp900 juta, pemasangan paving sekitar Rp400 juta dan pemasangan besi sekitar Rp100 juta.

“Setelah itu clear semua pengerjaannya,” terangnya lagi.

Dirinya yakin, jika sesuai rencana pada akhir Desember 2019 atau awal Januari 2020 pasar ini sudah bisa ditempati para pedagang.

“Kami juga sudah melakukan pendataan terhadap para pedagang. Kami pilah-pilih sesuai dengan zonasi, sehingga nanti banyak pedagang yang tertampung. Mulai dari pedagang sembako, sayur, daging, sampai dengan pedagang ikan basah,” tegasnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang Pasar Galuh Cempaka mengatakan sampai hari ini belum ada pemindahan pasar.

“Dalam gedung itu luas, diresmikan saja belum apalagi dipindah,”ujar seorang pedagang ikan, Sarkiah.

Namun jika akan segera dipindahkan, dirinya dan pedagang lain siap “Kalau kami ya setuju saja jika dipindah, kan sesuai kuasa perintah dari pemerintah asalkan jualan lancar dan laku,” tutupnya.

apahabar.com
Pasar Galuh Cempaka sebelumnya. Foto-apahabar.com/Nurul Mufida

Baca Juga: Sah! RAPBD Perubahan 2019 Kota Banjarbaru Disepakati

Baca Juga: Ribuan Warga Banjarbaru Ikut Berselawat bersama Habib Syekh

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah