Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Pak Wali… Pengungsi Banjir di Banjarmasin Mulai Sakit-sakitan, Poskes Over Diduga Sakit Hati, Pria Gantung Diri di Batulicin Sering Cekcok dengan Istri Banjir dan Ancaman Tim Paman Birin, “Sudah Jatuh Warga Tertimpa Tangga” PMI Balikpapan Tak Terima Bantuan Pakaian Bekas untuk Korban Banjir Kalsel

Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes, Pemkab Tanbu Kembangkan Gula Semut

- Apahabar.com Kamis, 5 September 2019 - 11:47 WIB

Aman Dikonsumsi Penderita Diabetes, Pemkab Tanbu Kembangkan Gula Semut

Suasana pelatihan pembuatan gula semut di Desa Sungai Rukam, Kecamatan Kusan Hulu. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) sedang mengembangkan produk gula semut.

Gula semut dinilai memiliki potensi besar jika terus dikembangkan. Apalagi Tanbu termasuk wilayah penghasil gula aren yang menjadi bahan dasar pembuatan gula semut.

“Produk gula semut akan terus kita kembangkan. Branding-nya akan kita perbaiki,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan melalui Kepala Bidang Perindustrian, Fityanto, kepada apahabar.com, Kamis (05/09).

Berbeda dengan gula aren yang terbuat dari nira pohon enau dan diolah secara tradisional yang kemudian dicetak di batok kelapa, gula semut atau kebanyakan orang menyebutnya gula palem adalah gula yang terbuat dari nira atau sari batang palem.

Gula semut memiliki aroma yang lebih wangi dan khas jika dibandingkan dengan gula Jawa maupun gula aren. Teksturnya lebih empuk dan terkadang menyerupai gula pasir yang dipadatkan.

Melihat potensi besar pengembangan gula semut, muncul ide dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk mencoba mengembangkan gula aren menjadi gula semut dengan berbagai varian rasa seperti rasa original dan jahe.

Fityanto mengungkapkan keunggulan dari gula semut ini adalah lebih praktis dan tahan lama. Hal ini karena kadar air gula semut jauh lebih sedikit dibanding gula aren. Jika gula aren umumnya bisa tahan paling lama dua sampai tiga bulan, gula semut bisa bertahan sampai satu tahun.

“Dari sisi kesehatan, gula semut juga aman dikonsumsi penderita diabetes dan kolesterol,” tandasnya.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tanbu akan terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan banyak pihak untuk meningkatkan produksi gula semut. Pihaknya, kata Fityanto, juga akan menggelar pelatihan kepada masyarakat agar bisa menghasilkan produk gula semut yang baik dengan kemasan menarik.

Belum lama ini, pelatihan pembuatan gula semut yang dilaksanakan di Desa Sungai Rukam Kecamatan Kusan Hulu.

Baca Juga: Pilkada Tanbu, Saipul Rahman, dan Makna Salam Satu Rasa

Baca Juga: Siap Maju Pilkada Tanbu, Besok Pagi Saipul Rahman Daftarkan Diri

Reporter: Puja Mandela
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Berikan Dana Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kotabaru
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

38 Warga Desa Bulu Rejo Tanbu Terima Bantuan BLT JPS
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

PMI Dapat Hibah Rp1 Miliar, Ini Harapan Sekda
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Kasus DBD di Tanbu Mulai Turun
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Cerita Anggota TNI Buka Warung Bubur Ayam Sarang Walet di Tanbu
Covid-19

Pemkab Tanah Bumbu

Koordinasi Covid-19, Dinkes Provinsi Kunjungi Tanbu
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Kunjungi SLBN Tanah Bumbu, Sudian Noor Bagi-Bagi Botol Minuman dan Sepeda
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Gelar Jalan Santai, Desa Mattone Tukar Kupon dengan Sampah Plastik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com