Masuk 10 Terbaik Nasional, Pertumbuhan Mobile Banking bank bjb Tercatat Paling Pesat Nah Lho.. Anggota DPRD Kalsel Terjaring Jam Malam di Banjarmasin Yang Terjadi Jika MK Menerima Permohonan AnandaMu… Saat Banjarmasin Berlakukan Jam Malam: Lampu-Lampu Dimatikan, ‘Jalur Tikus’ Dijaga Ketat 3 Pelajar Banjarmasin Raih Juara Lomba Baca Berita, Salah Satunya dari SMP Almazaya

Antisipasi Dampak Kabut Asap di HSU, BPBD Kalsel Bagikan 2.000 Masker

- Apahabar.com Kamis, 5 September 2019 - 16:13 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap di HSU, BPBD Kalsel Bagikan 2.000 Masker

Kabut asap yang tebal di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kamis (05/09). Foto - BPBD Kalsel for apahabar.com

apahabar.com, BANJARBARU – Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan menyelimuti Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Mengantisipasi dampak dampak buruk kabut asap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan membagikan 2.000 masker pada warga, Kamis (05/09).

Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Wahyuddin mengatakan pihaknya memiliki stok yang cukup untuk kebutuhan masker.

“Sementara kita bagi ke HSU karena daerah tersebut yang cukup parah” ujarnya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kalsel Abriansyah Alam menambahkan untuk stok persedian masker BPBD memiliki 20 ribu masker.

“Dan kita akan kembali bagi bila ada daerah yang membutuhkan” ujarnya.

Sementara, Kasubid Kesiapsiagaan, Muhari mengatakan, kabut asap yang melanda kawasan Tapin dan hulu sungai menurut berdasar informasi BMKG, disebabkan oleh sebaran hotspot di wilayah tersebut cukup tinggi.

“Setidaknya terdapat 29 titik api, ditambah cuaca cerah, dan angin kencang,” ujarnya.

Terpisah, Kadis Kesehatan Kalsel, Muslim menghimbau masyarakat, apabila terjadi peningkatan kabut asap maka sebaiknya tidak beraktivitas diluar rumah, jika tak dalam keadaan penting.

“Jika harus keluar rumah hendaknya menggunakan masker. Bagi masyarakat yang terpapar kabut asap yang kemudian berakibat timbul penyakit ISPA segera datang ke fasiltas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” kata Muslim.

Dinas kesehatan Kalsel juga siap mendistribusikan PMT atau MP-ASI bagi masyarakat terdampak asap, seperti ibu hamil dan balita untuk meningkatkan gizinya.

Perlu diketahui, menurut data BPBD Kalsel, hingga (04/09) kemarin tercatat telah terjadi kebakaran lahan di Kalsel seluas 2.660,46 ribu hektar dengan jumlah kejadian sebanyak 934 kali.

Baca Juga: Bahaya Kebakaran Masih Mengintai, Potensi Kabut Asap Mulai Terlihat

Baca Juga: Barito Utara Mulai Diselimuti Kabut Asap

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tanpa Job Akibat Pandemi, Begini Nasib Puluhan Biduan di Batola
Jamu Gendong Ibu Neneng

Kalsel

Top! Jamu Gendong Ibu Nining asal Kintap Tembus Pasar Eropa
Kodim 1007/Banjarmasin

Kalsel

Gerak Cepat, Babinsa Kodim 1007/Banjarmasin Suplai Makanan Siap Saji untuk Korban Banjir
apahabar.com

Kalsel

H+6 Pencarian 30 Korban Tenggelam KM Pieces Masih Nihil!!!
apahabar.com

Kalsel

TKD Jokowi-Ma’ruf Kalsel Nilai Keputusan Muhidin Tepat

Kalsel

Produsen Tempe Tahu Menjerit, PSI Kalsel Dorong Pemerintah Kendalikan Harga Kedelai
apahabar.com

Kalsel

Heboh Bajakah, Simak Ulasan MUI Kalsel tentang Pengobatan Islami
apahabar.com

Kalsel

Kerap Berdebu dan Becek, Warga Keluhkan Proyek Taman Nol Kilometer
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com