Ditangkap di Tabalong, Janda asal Ampah Kalteng Sudah Teler dari Amuntai Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis Puncak Pandemi, Berapa Limbah Infeksius Covid-19 di Kalsel? Amankan Pilgub Kalsel 2020, Polres Tapin Siapkan 258 Personel Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

Antisipasi Dampak Kabut Asap di HSU, BPBD Kalsel Bagikan 2.000 Masker

- Apahabar.com Kamis, 5 September 2019 - 16:13 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap di HSU, BPBD Kalsel Bagikan 2.000 Masker

Kabut asap yang tebal di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kamis (05/09). Foto - BPBD Kalsel for apahabar.com

apahabar.com, BANJARBARU – Kabut asap tebal akibat kebakaran hutan dan lahan menyelimuti Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Mengantisipasi dampak dampak buruk kabut asap Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Selatan membagikan 2.000 masker pada warga, Kamis (05/09).

Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Wahyuddin mengatakan pihaknya memiliki stok yang cukup untuk kebutuhan masker.

“Sementara kita bagi ke HSU karena daerah tersebut yang cukup parah” ujarnya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kalsel Abriansyah Alam menambahkan untuk stok persedian masker BPBD memiliki 20 ribu masker.

“Dan kita akan kembali bagi bila ada daerah yang membutuhkan” ujarnya.

Sementara, Kasubid Kesiapsiagaan, Muhari mengatakan, kabut asap yang melanda kawasan Tapin dan hulu sungai menurut berdasar informasi BMKG, disebabkan oleh sebaran hotspot di wilayah tersebut cukup tinggi.

“Setidaknya terdapat 29 titik api, ditambah cuaca cerah, dan angin kencang,” ujarnya.

Terpisah, Kadis Kesehatan Kalsel, Muslim menghimbau masyarakat, apabila terjadi peningkatan kabut asap maka sebaiknya tidak beraktivitas diluar rumah, jika tak dalam keadaan penting.

“Jika harus keluar rumah hendaknya menggunakan masker. Bagi masyarakat yang terpapar kabut asap yang kemudian berakibat timbul penyakit ISPA segera datang ke fasiltas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” kata Muslim.

Dinas kesehatan Kalsel juga siap mendistribusikan PMT atau MP-ASI bagi masyarakat terdampak asap, seperti ibu hamil dan balita untuk meningkatkan gizinya.

Perlu diketahui, menurut data BPBD Kalsel, hingga (04/09) kemarin tercatat telah terjadi kebakaran lahan di Kalsel seluas 2.660,46 ribu hektar dengan jumlah kejadian sebanyak 934 kali.

Baca Juga: Bahaya Kebakaran Masih Mengintai, Potensi Kabut Asap Mulai Terlihat

Baca Juga: Barito Utara Mulai Diselimuti Kabut Asap

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pantau PSBB Banjarmasin, Kapolda Kalsel: Perlu Dukungan Masyarakat
apahabar.com

Kalsel

Berpuasa, Tak Surutkan Semangat Staf Bawaslu Banjarmasin dalam Bekerja
apahabar.com

Kalsel

Siswa SMKN 3 Banjarmasin Salat Jumat Perdana di Masjid Outdoor
apahabar.com

Kalsel

Hari Ini, Hujan Berpetir dan Angin Kencang Masih Ancam Kalsel

Kalsel

Catat! Selama Jam Malam Pintu Masuk ke Banjarmasin Ditutup
5 Unit Kendaraan Roda 3 Milik DLH Kota Masih Nganggur

Kalsel

5 Unit Kendaraan Roda 3 Milik DLH Kota Masih Nganggur
apahabar.com

Kalsel

Harga Elpiji 3 Kg Meroket di Kalsel, Ini Dalih Pertamina
apahabar.com

Kalsel

Kurang Bukti, Bawaslu Hentikan Laporan Ali Syahbana
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com