Apa Kabar Megaproyek Kereta Api Tabalong-Banjarmasin? Booming Bersepeda, Pemkot Banjarmasin Bikin Jalur Khusus Siapkan Poros Ketiga, Rosehan Gandeng Putra Eks Gubernur Kalsel Kena Provokasi, Warga Pekapuran Raya Tolak Tes Covid-19! Terbanyak! Nyaris Seratus Pasien Covid-19 Kalsel Sembuh Hari Ini




Home ACT

Minggu, 1 September 2019 - 15:21 WIB

Arutmin Satui Akan Gelar Pelatihan Relawan Siaga Bencana

Redaksi - Apahabar.com

 Retno Sulisetiyani. Foto-ACT Kalsel for apahabar.com

Retno Sulisetiyani. Foto-ACT Kalsel for apahabar.com

apahabar.com, BATULICIN – Potensi bencana alam di Indonesia yang cukup tinggi, termasuk di Kalimantan Selatan, menjadi perhatian PT Arutmin Tambang Satui.

Hal ini ditunjukkan dengan kolaborasi kemanusiaan bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalimantan Selatan melalui kegiatan pelatihan relawan siaga bencana. Kegiatan akan dilaksanakan pada Selasa (03/09) di Desa Sungai Cuka, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

Gusti Surya selaku CDEA Superintendent PT Arutmin Tambang Satui menyebutkan bahwa latar belakang kegiatan tersebut tak lepas dari bencana banjir di Tanah Bumbu yang setiap tahun terjadi. “Bencana alam yang rutin ini harus kita perhatikan bersama-sama, minimal kewaspadaan dan bagaimana menangani bencana alam yang benar itu muncul di tengah masyarakat,” ucapnya.

Menjawab tantangan itu, PT Arutmin Satui bekerjasama dengan ACT Kalsel menggelar pelatihan relawan siaga bencana berbasis Total Disaster Management (TDM). “Pemahaman yang komprehensif terhadap bencana alam memang masih rendah di kalangan masyarakat awam, maka apa yang diinisiasi PT Arutmin Satui ini patut diapresiasi dan harus didukung,” ucap Zainal Arifin selaku Kepala Cabang ACT Kalsel.

Tak tanggung-tanggung, pelatihan dikelola oleh lembaga profesional yang berkhidmat pada manajemen bencana tingkat nasional, yaitu Disaster Management Institute of Indonesia (DMII).

Ubaidillah dari tim DMII menjelaskan bahwa pengembangan manajemen bencana yang dilakukan DMII berbasis Total Disaster Management (TDM). “DMII bekerja dengan konsentrasi pada tahap preventif, mitigasi dan kesiapsiagaan. Peserta nantinya tidak hanya dibekali kemampuan dasar bertahan hidup, tetap bagaimana menjadi penyelamat,” terang pria asal Jakarta itu.

Pelatihan akan berlangsung selama dua hari, Selasa (3/8) dan Rabu (4/8).  Sebanyak 100 orang yang terdiri dari masyarakat di 16 desa dan komunitas direncanakan hadir sebagai peserta. “Kami berharap dari kegiatan ini muncul semangat kerelawanan dan pemahaman yang benar terhadap penanganan bencana alam,” imbuh Ubaidillah.

apahabar.com

Retno Sulisetiyani. Foto-ACT Kalsel for apahabar.com

Baca Juga: Humanity Food Car, Wujud Konsistensi Kebaikan Dermawan

Baca Juga: Global Zakat-ACT Distribusikan Air Bersih dan Makanan Gratis Bagi Warga Terdampak…

Sumber: ACT Kalsel
Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

ACT

ACT Kalsel Sapa Warga Terdampak Banjir di Tanah Bumbu
apahabar.com

ACT

Kebakaran di Pulau Sebuku Kotabaru, 270 Keluarga Kehilangan Rumah
apahabar.com

ACT

Pasca Serangan Israel ke Palestina Jelang Ramadan, ACT Terus Gencarkan Bantuan
apahabar.com

ACT

Nonton Bareng Film Hayya, ACT Kalsel dan Gentara Gerakkan Kepedulian Banua
apahabar.com

ACT

Kemarau Tahun Ini Lebih Kering Dibanding 2019
apahabar.com

ACT

Senangnya Aida, Berkah Kerja di Warung Wakaf
apahabar.com

ACT

ACT Kalsel Ajak Doakan Remaja Palestina yang Gugur Akibat Tembakan Israel
apahabar.com

ACT

Malnutrisi Masih Membelenggu Anak-anak Gaza
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com