Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Talaud Sulut, Tidak Berpotensi Tsunami Potret Seribu Sungai, Serunya Memancing di Jembatan Sudimampir Banjarmasin Menengok Kondisi Pengungsi Banjar di Kota Idaman Banjarbaru Terdakwa Bantah Polisi, Sidang Sabu 300 Kg Banjarmasin Memanas Perakitan Jembatan Bailey Segmen 2 di Pabahanan Pelaihari Dikebut

Aspirasi BEM se-Kalsel Sudah ke DPR dan DPD RI

- Apahabar.com Jumat, 20 September 2019 - 18:50 WIB

Aspirasi BEM se-Kalsel Sudah ke DPR dan DPD RI

Bang Dhin (M Syaripuddin) menyerahkan aspirasi BEM se Kalsel ke Aditya Mufti Ariffin dan Habib Abdurrahman Bahasyim. Foto-Istimewa

apahabar.com,  JAKARTA – Aspirasi mahasiswa Kalsel menolak Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) sudah sampai ke pusat lewat DPR RI dan DPD RI.

Wakil Ketua Sementara DPRD Kalsel Muhammad Syaripuddin setelah menerima aspirasi mahasiswa Kamis (19/9) langsung berangkat ke Jakarta. Jumat (20/9) aspirasi tersebut sudah diserahkan ke DPR RI di Jakarta.

Pernyataan tertulis Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel itu diterima anggota DPR RI, Aditya Mufti Ariffin dan perwakilan DPD RI asal Kalsel Habib Abdurrahman Bahasyim.

Habib Abdurrahman yang akrab disapa Habib Banua ini berjanji aspirasi tersebut akan diperjuangkan. ”Mudah-mudahan semua menjadi kebaikan,” ujar Habib Banua selepas membaca surat tertulis BEM se-Kalsel.

Sementara Aditya Mufti Ariffin menyampaikan terima kasih atas aspirasi ini. Anggota Komisi 3 DPR RI ini mengemukakan, aspirasi ada dimasukkan sebagai bahan pertimbangan UU KPK. Semoga bisa rujukan agar Indonesia bisa lebih baik lagi,” tutupnya.

Seperti diketahui, aksi demo menolak UU KPK yang digelar mahasiswa depan Kantor DPRD Kalsel, Kamis (19/9) sempat panas. Mahasiswa memaksa masuk ke halaman DPRD Kalsel untuk menyampaikan aspirasi. Namun keinginan tersebut sempat terhalang karena pagar dijaga oleh polisi.

Sempat terjadi aksi dorong antara mahasiswa dan aparat kepolisian.

Tak lama, salah satu anggota DPRD Kalsel mengambil sikap dan mengizinkan mahasiswa menyampaikan aspirasi tersebut.

Menurut mahasiswa UU KPK melemahkan.  Mereka mengajak seluruh masyarakat menjaga independensi KPK. Menolak pimpinan KPK terpilih yang memiliki catatan buruk memberantas korupsi. Kecewa dengan dewan yang tidak mendengarkan suara rakyat perihal RUU KPK.

Selain itu Mahasiswa pun menyatakan tidak percaya pada siapapun yang terlibat dalam pengesahan  revisi UU KPK

Baca Juga: Memanas, Ketua DPRD Kalsel Tak Mau Disuruh Duduk Pedemo

Baca Juga: Pelantikan DPRD Kalsel: Usai Orasi, Pedemo Salat Zuhur Berjemaah

Reporter: Rizal khalqi
Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Presiden Jokowi: Pastikan Apotek dan Toko Bahan Pokok Tetap Buka

Nasional

Presiden Jokowi: Pastikan Apotek dan Toko Bahan Pokok Tetap Buka
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Akan Ada Perubahan Nomenklatur dalam Kabinet Baru
apahabar.com

Nasional

Konyol, Pimpinan KKB Egianus Kogeya Nyatakan Siap Perang Namun di Darat Saja, TNI Tak Boleh Pakai Helikopter dan Bom
apahabar.com

Nasional

Usai Keguguran, Arumi Bachsin Langsung Beraktivitas
apahabar.com

Nasional

Usai Bertemu Jokowi, AHY Harap Semua Sabar Tunggu Hasil KPU
apahabar.com

Nasional

Bandingkan dengan Orde Baru, Mahfud MD Nilai Pemilu Sekarang Lebih Baik    
apahabar.com

Nasional

Masyarakat Badui Komit Tidak Golput
jokowi

Nasional

Mahfud Bocorkan Nama 5 Jenderal Calon Kapolri yang Disetor ke Jokowi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com