Viral Aksi Brutal ABG Dianiaya di Hotel Banjarmasin, Pacar Pelaku Ternyata Salah Kamar Jejak 6 Preman Perbatasan Kalsel-Kaltim yang Disikat Polisi, Galang Dana dengan Memeras Pascabanjir Kalsel, Wamen LHK Siapkan 5 Aspek Pemulihan Lingkungan Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi

Biaya Transfer Uang Turun, Ini Paparan BI

- Apahabar.com Senin, 2 September 2019 - 18:58 WIB

Biaya Transfer Uang Turun, Ini Paparan BI

Konferensi Pers Bank Indonesia Kalimantan Selatan di Kantor Perwakilan BI, Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Kabar gembira untuk para nasabah yang sering mentransfer uang.  Bank Indonesia (BI) membuat komitmen baru untuk biaya layanan transfer dana melalui Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI).

Kepala Kantor Perwakilan BI Kalsel, Herawanto menjelaskan, layanan transfer dana dari bank ke nasabah yang tadinya Rp 5.000 akan menjadi Rp 3.500. Turunnya biaya transfer berlaku sejak 1 September 2019.

Dikemukakan Herawanto, Senin (2/9/2019), tak hanya biaya transfer dana yang turun, BI juga melonggarkan batas atas transfer dari Rp 500 juta menjadi Rp 1 miliar.

“Sama pada layanan reguler, yang tadinya maksimal Rp 500 juta juga ditingkatkan menjadi Rp 1 miliar,” sambungnya.

Ia menyebut, peningkatan nominal maksimal transaksi itu untuk meningkatkan fleksibilitas transaksi dan peningkatan periode settlement menjadi 9 x sehari untuk memaksimalkan kecepatan transaksi.

Dari catatan BI Kalsel, provinsi ini adalah daerah yang transaksinya lebih tinggi di banding provinsi lain, termasuk Jawa. Biaya transaksi di Kalsel mencapai Rp431,78 miliar atau 75,77 persen.

Dikatakan, tingginya transaksi kliring Kalsel disebabkan daerah ini menjadi jalur distribusi barang dan jasa di Kalimantan. Sehingga provinsi sekitarnya melakukan transfer dana ke Kalsel.

Implementasi penyempurnaan ini tentunya memiliki potensi untuk kembali dapat meningkatkan jumlah transaksi di Kalsel.

“Dengan kemudahan implementasi penyempurnaan SKNBI ini, diharapkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kalsel dapat terus tumbuh. Antara lain melalui kemudahan transaksi dengan biaya yang lebih murah, lebih cepat, dan lebih efisien, baik melalui e-commerce maupun kegiatan transaksi sehari–hari,” ucapnya.

Sebagai wujud sinergitas program dengan perbankan di Kalsel, kegiatan ini juga turut dihadiri jajaran pimpinan BNI, BCA, Bank Mandiri dan BTN di Kalsel.

Implementasi penyempurnaan ini disambut baik oleh kalangan perbankan di Kalsel. Khususnya dalam hal peningkatan jumlah dan nominal transaksi yang lebih tinggi. Diharapkan, penyempurnaan tersebut dapat meningkatkan gairah industri keuangan baik secara nasional maupun regional Kalsel.

Baca Juga: Peroleh Rekomendasi, Rois Sunandar H. Maming Maju Caketum BPD HIPMI Kalsel

Baca Juga: Ketersediaan Energi Warga Ibu Kota Baru Dijamin Aman

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Sektor Potensial di Mata Pengusaha Seiring Rampungnya Bandara Syamsuddin Noor
apahabar.com

Ekbis

Produksi Ayam Kaltim Capai 95 Persen
apahabar.com

Ekbis

Setelah Natal, Harga Emas Antam Melambung Rp 6.000

Ekbis

Dukung Pemulihan Ekonomi, OJK Resmi Perpanjang Restrukturisasi Kredit Sampai Setahun
apahabar.com

Ekbis

AHM Ekspor Honda PCX ke Brasil
Sambangi SMAN 1 Banjarmasin, Bank Indonesia Sosialisasikan QRIS

Ekbis

Sambangi SMAN 1 Banjarmasin, Bank Indonesia Sosialisasikan QRIS
apahabar.com

Ekbis

Biang Kerok Mahalnya Gula Pasir di Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Selama Pandemi, PGN Salurkan Gas Bumi ke Pelanggan Industri Baru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com