Tenang.. Kombes Subchan Jamin Stok Oksigen Kalsel Aman! Resmi, Jokowi Perpanjang PPKM Level IV hingga 2 Agustus Pakar ULM: Pelacakan Covid-19 di Banjarmasin Mendekati Nol! STOK Oksigen di RS Ulin Banjarmasin Tinggal Hitungan Jam, Cek Faktanya Kucurkan Miliaran Rupiah, PPKM Level IV Banjarmasin Tanpa Jam Malam

Bocah SD Limpasu Tewas Dipenggal, DPRD Kalsel: Tak Waras Jangan Jadi Alasan

- Apahabar.com     Selasa, 17 September 2019 - 19:38 WITA

Bocah SD Limpasu Tewas Dipenggal, DPRD Kalsel: Tak Waras Jangan Jadi Alasan

Anggota DPRD Kalsel M Lutfi Saifuddin. apahabar.com/Rizal

apahabar.com, BANJARMASIN – Kabar seorang bocah Sekolah Dasar (SD) tewas dipenggal di Limpasu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), mengundang sorotan anggota DPRD Kalsel.

Bocah perempuan berusia 10 tahun itu tewas seketika akibat tebasan parang di bagian leher.

Tak hanya membawa luka mendalam bagi keluarga korban, duka juga dirasakan oleh salah seorang anggota DPRD Kalsel M Lutfi Saifuddin.

“Yang pasti kita semua pasti berduka dan mengutuk kejadian ini. Meminta pihak berwajib memberikan hukuman maksimal agar memberi dampak psikologis terhadap oknum yang melakukan kekerasan terhadap anak,” ujar politikus Gerindra itu dihubungi apahabar.com, Selasa sore.

Meski sudah diamankan polisi, Lutfi meminta supaya pelaku diproses hukum maksimal hingga jera.

“Hukuman mati kalau perlu. Karena perbuatan pelaku dilakukan dengan sadar dan sadis. Sadis itu memang tidak waras. Jangan dijadikan alasan apalagi pembenaran,” tuturnya.

Dia juga mengimbau para orang tua untuk berhati-hati dan selalu mengawasi setiap aktifitas anak.

Dari kesaksian warga, Akhmad, terduga pembunuh RA diduga mengalami gangguan jiwa.

Sebelumnya aksi pria 35 tahun itu menebas leher anak SD hingga putus itu bikin gempar warga sekitar, Selasa (17/09) siang.

Video penangkapan warga Kecamatan Limpasu HST itu beredar luas di media sosial. Pun dengan sejumlah foto korban.

“Pelaku ini sudah lama mengalami gangguan jiwa,” ujar salah satu warga yang enggan namanya dimediakan, Selasa sore.

Akhmad sudah mengalami gangguan jiwa selama 5 tahun. Bahkan menurut warga, pelaku juga pernah membunuh sebelumnya.

“Pelaku suka mengamuk,” ujar warga tadi.

Berdasarkan saksi mata, sekitar pukul 12.30, korban belajar bersama dua kawannya, KK  (8) dan K (6) di depan rumah pelaku.

Dari penuturan kawan korban kepada orang tuanya, pelaku datang dari dalam rumah dengan sebilah parang.

Pelaku kemudian menghampiri dan menebas leher korban hingga putus. Jasad korban tergeletak begitu saja di terah rumah pelaku.

Melihat kejadian tersebut teman korban lari menyelamatkan diri dan menceritakan kepada Arbaidah, orang tua KK.

Sembari menunggu kepolisian dam tim medis datang, warga mengejar pelaku yang lari ke belakang rumah.

Usai ditangkap, warga mengikat pelaku sampai polisi datang. Dari olah tempat kejadian perkara, polisi mendapati sebilah parang.

“Parang itu didapat di bawah pohon bambu,” ujar Rika.

Belum ada penjelasan lanjutan dari polisi. Namun Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, melalui Kasat Reskrim, Iptu Sandi didampingi Ps Paur Humas, Bripka Husaini membenarkan kasus itu.

Husaini mengatakan bahwa korban menjalani visum di Rumah Sakit H Dhamanhuri. “Untuk pelaku sudah diamankan di Mako Polres HST guna penyidikan lanjut,” kata Husaini.

apahabar.com

Pelaku atas nama Akhmad (35) yang juga warga Limpasu berhasil diamankan berkat bantuan warga sekitar. Foto: Polsek Limpasu HST for apahabar.com.

Baca Juga: Sosok Akhmad, Pemenggal Kepala Bocah SD Limpasu HST di Mata Warga

Baca Juga: Geger, Bocah SD di Limpasu HST Tewas dengan Kepala Putus!

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Legislator Kalsel

DPRD Kalsel

Banjir di Kabupaten Banjar, Legislator Kalsel Sorot Langkah Pemkab
apahabar.com

DPRD Kalsel

Komisi IV DPRD Kalsel Tinjau Lokasi Pembangunan Stadion di HSS
apahabar.com

DPRD Kalsel

Antisipasi Covid-19, Ruang Kerja Ketua DPRD Kalsel pun Disterilkan
DPRD Kalsel

DPRD Kalsel

Elpiji 3 Kg Meroket, Dewan Kalsel Siap Dengar Keluhan Masyarakat
apahabar.com

DPRD Kalsel

Tangkal Embargo Sawit Oleh UE, DPRD Kalsel: Kita Bisa Lakukan Hilirisasi

DPRD Kalsel

Fraksi PDIP Soroti Ganti Rugi Lahan Pemprov Kalsel yang Belum Dibayar
apahabar.com

DPRD Kalsel

Dewan Sebut Kemiskinan di Kalsel Terendah se Kalimantan  
apahabar.com

DPRD Kalsel

Lewat Revolusi Hijau, Bang Dhin: Dewan Dukung Keinginan Presiden Jokowi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com