BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin Nasihat Umar bin Abdul Aziz Tentang Kematian

Diduga Cabuli 9 Santriwati, Pengasuh Ponpes Limpasu HST Segera Diadili

- Apahabar.com Selasa, 3 September 2019 - 19:30 WIB

Diduga Cabuli 9 Santriwati, Pengasuh Ponpes Limpasu HST Segera Diadili

Oknum pengasuh sekaligus pimpinan Ponpes, AJM (berpeci) saat digelandang polisi menuju ruang tahanan di Mapolres HST. Foto-apahabar.com/Hawari

apahabar.com, BARABAI – Polisi akhirnya melimpahkan berkas perkara asusila Ahmad Junaidi Mukti, oknum pengasuh Pondok Pesantren di Limpasu, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

“[Berkas perkara] baru masuk sekitar pukul 13.00 siang tadi,” kata Humas Pengadilan Negeri (PN) Barabai Kelas II, Ariansyah didampingi Panitera, Masrawan saat ditemui apahabar.com, Selasa (3/9) sore.

AJM yang juga pimpinan Ponpes tersebut dilaporkan mencabuli sembilan santriwatinya. Kapan perkara AJM disidangkan, kata dia, baru akan diputuskan esok.

“Kan baru masuk siang tadi jadi besok kita tentukan majelis-nya dan kapan waktunya,” terang Ariansyah.

Sebelumnya, dua kali dinyatakan belum lengkap atau P-18, Kejaksaan Negeri (Kejari) HST meminta polisi untuk melengkapi berkas perkara AJM.

Kepala Kejari Wagiyo beberapa waktu lalu ditemui apahabar.com mengatakan ada sedikit kekurangan pada berkas perkara itu. Khususnya, berkaitan dengan pembuktian atau korban serta saksi.

“Sepekan lalu (27 Agustus) sudah kita limpahkan ke Kejaksaan dan dinyatakan lengkap,” terang Kasat Reskrim, Iptu Sandi saat dihubungi apahabar.com melalui sambungan telepon, sore tadi.

Terungkapnya kasus kekerasan seksual anak di bawah umur ini bermula dari laporan salah satu orang tua korban berinisial KA yakni, Uwah pada 9 Mei 2019.

Pada 17 Mei AJM dipanggil sebagai saksi oleh polisi. Hingga akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan 23 Mei.

Sebulan lamanya bagi polisi mendalami kasus ini sebelum benar-benar menyampaikannya ke publik.

Hingga saat ini, Polres HST menetapkan 9 santri sebagai korban pencabulan HST. Tak cuma dari Kalsel, ada juga yang berasal dari Kalteng, dan Kaltim. “Tidak ada yang melapor lagi. Hanya itu,” ujar Sandi.

Sampai saat ini AJM sendiri masih mendekam di balik jeruji besi Mapolres HST.

Baca Juga: Tragedi Ponpes Limpasu HST, Belum Semua Korban Dapat Pendampingan!

Baca Juga: Dari Tragedi Limpasu HST, Pengajar ULM Dorong Perlindungan Santriwati

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Ahmad Dhani Tolak Tanda Tangan, Jaksa: Perpanjangan Masa Penahanan Jalan Terus
apahabar.com

Hukum

LSM Cium Bau Korupsi di Proyek IPLT HST dan Embung Liang Anggang
apahabar.com

Hukum

Modus Isi Tenaga Dalam, Guru Silat di HSU Cabuli Muridnya hingga Hamil
apahabar.com

Hukum

Di Polres Tanbu, Ibu Muda Kepergok Bawa Sabu Pesanan Suami  
apahabar.com

Hukum

Polisi Tangkap Terduga Pengedar di Banjarmasin Barat
apahabar.com

Hukum

Asik di Warung, Supir Truk Kedapatan Bawa 8 Paket Sabu
apahabar.com

Hukum

Ratusan Satwa Dilindungi Gagal Diseludupkan, Polisi Amankan 2 Pelaku
apahabar.com

Hukum

Sepekan Puluhan Kasus Diungkap, Peredaran Narkoba Kalsel Mengkhawatirkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com