[ANALISIS] Bisakah Gugatan UU Kalsel Dicabut di Tengah Jalan? Launching OPOP di Kalsel, Wapres Ma’ruf Ingin Produk Pesantren Go Internasional Resmi Dibuka, Menko Airlangga Sebut GIIAS Jadi Kesuksesan Banyaknya Kendaraan Listrik Kalsel Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat Dianggap Lebih Berbahaya dari Narkoba, Ini 3 Manfaat Lain dari Kratom
agustus

Danau Canting Jadi Etalase Komunitas Adat Terpencil

- Apahabar.com     Sabtu, 21 September 2019 - 13:53 WITA

Danau Canting Jadi Etalase Komunitas Adat Terpencil

Gerbang memasuki Dusun Danau Canting di Desa Hinas Kiri Kecamtan BAT, HST. Foto-Indra Fironi for apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Dusun Danau Canting di Desa Hinas Kiri, Kecamatan Batang Alai (BAT) terpilih sebagai lokasi etalase Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Hulu Sungai Tengah (HST).

Terpilihnya sebagai tempat yang bakal dipamerkan itu berdasarkan pantauan Kementerian Sosial terkait potensi alam yang dimiliki dusun tersebut.

Untuk mempercepat pergerakan ekonomi dusun itu, maka diperlukan diperhatikan secara cermat atas potensi alam yang ada.

“Apakah nantinya potensi wisata arung jeram yang dikembangkan atau potensi pertanian untuk mempercepat pergerakan ekonomi desa,” kata Inspektur Bidang Rehabilitas Sosial Kemensos RI, Hasbullah.

Bupati HST, HA Chairansyah pun mengharapkan pembangunan terhadap komunitas adat terpencil harus mendapatkan perhatian tersendiri. Selain itu, kolaborasi dan sinergitas setiap unsur dari SOPD, instansi terkait harus mengangkat kemajuan daerah yang terpencil.

“Agar KAT mendapatkan sentuhan kemajuan, perlu upaya bersama membangun daerah terisolir,” kata Bupati HST HA Chairansyah saat menggelar acara pertemuan dalam rangka legitimasi lokasi etalase KAT di Auditorium Pemkab HST belum lama ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial PPKB dan PPA, M Yusuf menyebutkan bahwa pertemuan yang digelar belum lama itu merupakan kegiatan lanjutan setelah dilaksanakannya tahapan penyusunan rencana aksi pengukuhan etalase beberapa waktu yang lalu.

“Kita berupaya optimal untuk mendorong terwujudnya pemberdayaan dan penguatan masyarakat adat terpencil di setiap aspek kehidupan  pada lokasi desa yang ditunjuk,” ujar Yusuf.

Baca Juga: Menengok Persiapan Warga Meratus HST untuk HUT RI

Baca Juga: Dampingi KAT di HST, Kemensos RI Kirim 2 Orang Petugasnya

Baca juga: Kemarau di Tanbu; Sumur Kering, Warga Mandi di Danau

Baca Juga: Minibus Guru Danau Mengalami Kecelakaan di Kandangan

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Serahkan DIPA 2020, Ini Pesan Jokowi kepada Paman Birin
apahabar.com

Kalsel

Terkuak, Motif Bidan Muda di Teweh Nekat Habisi Anak Sendiri
apahabar.com

Kalsel

Ikuti Penyuluhan Ditresnarkoba Polda Kalsel via Online, Hadiah Mulai dari Sepeda Gunung Hingga Motor Matic
apahabar.com

Kalsel

3 Destinasi Wisata Alam nan Menawan di Kalsel yang Sayang Jika Dilewatkan
Pembunuhan

Kalsel

Rekonstruksi Pembunuhan di Jalan Hauling Batu Bara Tapin, Peragakan 20 Adegan
Banjar

Kalsel

Dugaan Pemalsuan Surat Pernyataan Komisioner KPU Banjar, Polisi Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Tambah 74 Kasus, Positif Covid-19 di Kalsel Sudah 893

Kalsel

Kunjungi Masyarakat Adat Dayak, Kapolres Tabalong Ajak Bersama Cegah Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com