Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Update Daftar Zona Sebaran Covid-19 di Banjarmasin Pengembalian Tengkorak Demang Lehman dan Dugaan Penghapusan Sejarah oleh Belanda Tenang, Gempa 5,5 R di Pangandaran Tak Berpotensi Tsunami 2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel

Danau Canting Jadi Etalase Komunitas Adat Terpencil

- Apahabar.com Sabtu, 21 September 2019 - 13:53 WIB

Danau Canting Jadi Etalase Komunitas Adat Terpencil

Gerbang memasuki Dusun Danau Canting di Desa Hinas Kiri Kecamtan BAT, HST. Foto-Indra Fironi for apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Dusun Danau Canting di Desa Hinas Kiri, Kecamatan Batang Alai (BAT) terpilih sebagai lokasi etalase Komunitas Adat Terpencil (KAT) di Hulu Sungai Tengah (HST).

Terpilihnya sebagai tempat yang bakal dipamerkan itu berdasarkan pantauan Kementerian Sosial terkait potensi alam yang dimiliki dusun tersebut.

Untuk mempercepat pergerakan ekonomi dusun itu, maka diperlukan diperhatikan secara cermat atas potensi alam yang ada.

“Apakah nantinya potensi wisata arung jeram yang dikembangkan atau potensi pertanian untuk mempercepat pergerakan ekonomi desa,” kata Inspektur Bidang Rehabilitas Sosial Kemensos RI, Hasbullah.

Bupati HST, HA Chairansyah pun mengharapkan pembangunan terhadap komunitas adat terpencil harus mendapatkan perhatian tersendiri. Selain itu, kolaborasi dan sinergitas setiap unsur dari SOPD, instansi terkait harus mengangkat kemajuan daerah yang terpencil.

“Agar KAT mendapatkan sentuhan kemajuan, perlu upaya bersama membangun daerah terisolir,” kata Bupati HST HA Chairansyah saat menggelar acara pertemuan dalam rangka legitimasi lokasi etalase KAT di Auditorium Pemkab HST belum lama ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial PPKB dan PPA, M Yusuf menyebutkan bahwa pertemuan yang digelar belum lama itu merupakan kegiatan lanjutan setelah dilaksanakannya tahapan penyusunan rencana aksi pengukuhan etalase beberapa waktu yang lalu.

“Kita berupaya optimal untuk mendorong terwujudnya pemberdayaan dan penguatan masyarakat adat terpencil di setiap aspek kehidupan  pada lokasi desa yang ditunjuk,” ujar Yusuf.

Baca Juga: Menengok Persiapan Warga Meratus HST untuk HUT RI

Baca Juga: Dampingi KAT di HST, Kemensos RI Kirim 2 Orang Petugasnya

Baca juga: Kemarau di Tanbu; Sumur Kering, Warga Mandi di Danau

Baca Juga: Minibus Guru Danau Mengalami Kecelakaan di Kandangan

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Syarif

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pencarian Bocah Hilang di Sungai Martapura Terus Berlanjut, Libatkan Penyelam Khusus
apahabar.com

Kalsel

Pemerintah Harus Selamatkan Meratus
apahabar.com

Kalsel

Giliran Bawaslu Kalsel Bantu Korban Kebakaran di Pulau Sebuku
apahabar.com

Kalsel

53 Kendaraan Dinas Pemkot Banjarmasin Berusia 7 Tahun Dilelang, Penawar Wajib Bayar 50 persen
apahabar.com

Kalsel

Adaro Spectrapreuner Berhasil Ciptakan UMKM Mandiri
apahabar.com

Kalsel

Ini Alasan Warga Menutup Dengan Portal Jalan Simpang Adhyaksa
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Banjarmasin Tengah, Api Berasal dari Bengkel Velg
apahabar.com

Kalsel

Pandemi Ganggu Perut Warga Pelosok Kotabaru, Dokter Zainal Turun Tangan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com