Ditangkap di Tabalong, Janda asal Ampah Kalteng Sudah Teler dari Amuntai Guru Danau Imbau Ulama Kalsel Tidak Berpolitik Praktis Puncak Pandemi, Berapa Limbah Infeksius Covid-19 di Kalsel? Amankan Pilgub Kalsel 2020, Polres Tapin Siapkan 258 Personel Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing

Demonstran dari 13 Ormas Pasang Keranda di Depan Gedung KPK

- Apahabar.com Rabu, 25 September 2019 - 17:00 WIB

Demonstran dari 13 Ormas Pasang Keranda di Depan Gedung KPK

Demonstran memecahkan balon di kawat pembatas lingkungan KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/09). Massa juga membawa keranda dan menaburkan bunga sebagai visualisasi KPK yang dianggap tidak lagi profesional. Foto – Antara/Andi Firdaus

apahabar.com, JAKARTA – Ratusan demonstran dari 13 organisasi masyarakat memasang keranda mayat dan menaburkan bunga di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu siang.

Koordinator aksi, Rizal Sutan Bagindo, menyebut kegiatan itu sebagai bentuk visualisasi aksi terhadap matinya profesionalisme KPK.

“Kami menggiring tiga keranda pertanda matinya profesionalisme KPK. Kita juga melakukan tabur bunga sebagai rasa prihatin terhadap sikap pegawai KPK yang menolak revisi Undang-Undang KPK,” katanya di Jakarta.

Massa aksi berasal dari Komando Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (Kompak), Masyarakat Pemuda Cinta Indonesia (Mat Peci), Gerakan Masyarakat Reaksioner (Gemar), Kopi-Indonesia.

Komite Aksi Mahasiswa Pemuda Untuk Sang Merah Putih, Forum Silaturrahmi Pemuda Indonesia (FSPI), Forum Masyarakat Demokrasi Indonesia ( FMDI ), Komunitas Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Korupsi, Gerakan Masyarakat Peduli Keadilan (GMPK).

Berikutnya, Jaringan Masyarakat Jayakarta, Forum Masyarakat Cinta (Formaci) KPK, Srikandi Millenial dan Api Demokrasi.

Massa menyuarakan tiga tuntutan, di antaranya, mendukung hasil revisi UU KPK, mengusir Saut Situmorang dan Agus Raharjo dan kolega dari KPK karena telah mengundurkan diri, serta meminta Presiden segera melantik pimpinan KPK 2019-2023.

Demonstran juga memecahkan balon berwarna merah dan putih di pagar kawat yang menjadi pembatas gedung KPK dengan lokasi unjuk rasa.

“Pecahkan balonnya, sebagai tanda bahwa konsistensi pegawai KPK dalam mengawal kedaulatan rakyat telah pupus,” ujar demonstran.

Aksi unjuk rasa berlangsung kondusif dengan dikawal puluhan petugas berseragam polisi. Massa membubarkan diri dengan tertib setelah dua jam berorasi sejak pukul 14.00 WIB.

Baca Juga: China Resmi Buka Bandara Bintang Laut Raksasa Bernilai Rp882 Triliun

Baca Juga: Gelar Event Internasional, Pemerintah Anggarkan Rp6,5 Miliar

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Banjir dan Longsor Menerjang, Aktivis Lingkungan Soroti Tambang Batu Bara
apahabar.com

Nasional

Bani Seventeen Bakal Dimakamkan di Sleman
apahabar.com

Nasional

OIF UMSU: Besok Gerhana Matahari Langka
apahabar.com

Nasional

Presiden Jokowi Dorong Kolaborasi Indo-Pasifik
apahabar.com

Nasional

Jokowi Intruksikan Strategi Gas dan Rem Jangan Kasih Kendur
apahabar.com

Nasional

Korban Banjir Sentani Jadi 79 Jiwa, Ribuan Warga Mengungsi
apahabar.com

Nasional

Demi Siram Toilet, Pelajar di Flores Rela Pikul Air 5 Km
apahabar.com

Nasional

Waspada! Pegadaian Tak Pernah Jual Emas Secara Online
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com