ga('send', 'pageview');
Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia




Home Nasional

Senin, 23 September 2019 - 11:59 WIB

Densus 88 Antiteror Tangkap Terduga Teroris Jaringan JAD di Jakarta dan Bekasi

Redaksi - apahabar.com

Densus 88 Antiteror Mabes Polri menggeledah rumah mertua terduga teroris Bekasi, di Ledoksari RT 8 RW 10 Pajang, Laweyan, Solo. Foto-Fajar Abrori/Liputan6.com

Densus 88 Antiteror Mabes Polri menggeledah rumah mertua terduga teroris Bekasi, di Ledoksari RT 8 RW 10 Pajang, Laweyan, Solo. Foto-Fajar Abrori/Liputan6.com

apahabar.com, JAKARTA – Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap sejumlah terduga teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) pada lokasi berbeda di Jakarta dan Bekasi, Senin (23/09). Selain mengamankan tersangka, polisi menemukan bahan peledak jenis TATP seberat 500 gram saat menggeledah rumah tersangka.

“Saat ini sudah dilakukan preventif srike di beberapa lokasi guna mencegah serangan aksi teror,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Jakarta.

Dari terduga teroris, Densus 88 menemukan materi bom berdaya ledak tinggi Triaseton Triperoksida (TATP) dan beberapa barang bukti yang dinilai berbahaya lainnya.

Baca juga :  PNS Silakan Cek Rekening, Gaji Ke-13 Cair Hari Ini

Tim disebutnya masih berada di lapangan untuk melakukan pendalaman.

Dedi tak menyebutkan secara detail lokasi penangkapan, penggeledahan dan jumlah terduga teroris yang diamankan. Namun dia menuturkan saat ini lebih dari satu tersangka sedang diperiksa penyidik Densus 88 Antiteror.

“Ada beberapa tersangka yang sedang diamankan dan dimintai keterangan. Saya masih menunggu data yang akurat dari Densus,” ucap Dedi.

Baca juga :  8 Orang Tewas Kecelakaan di Tol Cipali Km 184, Berikut Kronologinya

Dedi menerangkan saat ini Densus 88 Antiteror sedang melakukan upaya disposal 500 gram TATP tersebut. Dedi menyebut barang bukti itu berdaya ledak tinggi atau high explosive.

“TATP itu dari hasil penggeledahan dari penangkapan di beberapa titik. Itu sensitif dan memiliki daya ledak high explosive. Sedang mau didisposal,” terang Dedi.

Baca Juga: Densus 88 Antiteror Tangkap Terduga Teroris di Ponorogo

Baca Juga: Cegah Terorisme, BNPT Pinta Partisipasi Aparat Kelurahan

Sumber: Antara/Detik.com
Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Warga Anyer Dengar Dentuman Keras dari Arah Laut
apahabar.com

Nasional

Nahas, Suami Istri Tewas Terbakar Usai Terjebak di Kamar Mandi
apahabar.com

Nasional

Ibunda Jokowi Meninggal Bukan karena Covid-19
apahabar.com

Nasional

Tempuh 2000 Kilometer Perjalanan, Tim Touring Kemerdekaan Tiba di Malaysia
apahabar.com

Nasional

Reaksi Penderita Asam Lambung Mengetahui Obat Ranitidin Ditarik  
apahabar.com

Nasional

Trending Twitter Gilang dan Bungkus, Fetish Kain Jarik Berkedok Riset
apahabar.com

Nasional

Jelang Debat Cawapres: Sandiaga Janji Santun, Ma’ruf Amin Menyesuaikan Durasi
apahabar.com

Nasional

Konflik Nelayan di Bengkulu, Kapal Trawl Diserang!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com