apahabar.com
Khairullah terduga pelaku pencurian dan penembak polisi di kawasan Batu Tungku, Pelaihari semasa hidup. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Hari ini, pelarian Khairullah resmi berakhir. Warga Desa Bakarung, HSS itu meregang nyawa dalam operasi penyergapan dini hari, Rabu (11/09).

Sempat bungkam, Polda Kalsel akhirnya buka suara ihwal penyergapan di Desa Telaga Sili, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) itu.

Pelaku berhasil dilumpuhkan dalam suatu operasi penyergapan tim Reserse mobil atau Resmob gabungan Polda Kalsel.

Pernyataan itu disampaikan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kalsel, Mochamad Rifai kepada apahabar.com di Banjarmasin.

Kepolisian harus bekerja ekstra saat menyergap bekas prajurit zeni tempur itu. Selain dibekali senjata api, pelaku juga mahir dalam kontak senjata.

“Betul, tersangka sudah dilumpuhkan (tewas,red). Tidak mudah memang saat mengamankan dia, selain mantan anggota militer, dia juga memegang senpi yang tentu saja bisa membahayakan anggota di lapangan,” ucap Rifai, kepada apahabar.com.

Tersangka Khairullah terpaksa ditembak lantaran melakukan perlawanan. Ia tewas di lokasi kejadian akibat terjangan peluru tajam polisi. “Tersangka itu terkena tembakan petugas,” kata Rifai lagi.

Namun mantan Kepala SPN Banjarbaru itu enggan merinci kronologis penyergapan. Pun demikian saat dikonfirmasi perihal senpi yang digunakan si disertir Zipur itu.

Sebelumnya, Khairullah buron usai berhasil lolos dari penyergapan tim gabungan di Desa Batu Tungku, Pelaihari, Tanah Laut, Sabtu (07/09) lalu.

Usai baku tembak dengan polisi, mobil pelaku berhenti di areal sekitar hutan karet kawasan setempat. Namun ia berhasil melukai seorang anggota unit Intel Polsek Panyipayan. Seorang bocah perempuan juga tertembak, dan belakangan meregang nyawa.

Singkat cerita, menginjak hari kelima pencarian, jejak buronan Polda Kalsel dan Polda Kalteng itu terendus di Desa Telaga Sili, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Khairullah dilaporkan bersembunyi di sebuah pondok di tengah hutan. Polisi yang mendapati informasi keberadaan pelaku langsung menyisir kawasan persawahan setempat. Sebelum penangkapan, rentetan tembakan senjata api juga didengar warga sekitar.

Jasad Khairullah, terduga pencuri sapi sekaligus penembak polisi tiba di RSUD Ulin Banjarmasin, Rabu (11/09) siang.

Dari Kandangan, jasad eks prajurit itu tiba menggunakan ambulans RSUD Brigjen Hasan Basri.

Terbungkus kantong mayat, jasad kemudian dibawa ke dalam Instalasi Pemulasaran Jenazah oleh sejumlah polisi berpakaian sipil.

Baca Juga: Isyarat Kematian Khairullah, Begal Sapi Penembak Polisi Tala dan Permintaan Maaf Keluarga

Baca Juga: Jasad Begal Sapi Tiba di Banjarmasin, Polisi Masih Bungkam

Baca Juga: Pagi Buta, Begal Sapi Penembak Polisi di Tala Berhasil Diringkus!

Baca Juga: Kisah Pilu di Balik Operasi Penyergapan Begal Sapi di Tanah Laut

Baca Juga: Isak Tangis Iringi Pemakaman Novianti, Bocah Tertembak Saat Penyergapan Begal Sapi

Baca Juga: Begal Sapi Penembak Polisi di Tanah Laut Masih Buron

Reporter: Eddy Andriyanto
Editor: Fariz Fadhillah