Remaja Korban Tabrakan di Tabalong Akhirnya Diamputasi, Keluarga Pilih Ikhlas Update Daftar Zona Sebaran Covid-19 di Banjarmasin Pengembalian Tengkorak Demang Lehman dan Dugaan Penghapusan Sejarah oleh Belanda Tenang, Gempa 5,5 R di Pangandaran Tak Berpotensi Tsunami 2021, Kemenhub Kaji Wacana Pembangunan Bandara di Barabai HST Kalsel

Dikepung Kabut Asap, Perbatasan Banjarbaru-Tala Macet Parah

- Apahabar.com Sabtu, 14 September 2019 - 20:31 WIB

Dikepung Kabut Asap, Perbatasan Banjarbaru-Tala Macet Parah

Jalan jurusan Pelaihari perbatasan antara Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Laut, macet parah, Sabtu sore, sekitar 16.00. Foto: Polsek Banjarbaru Barat for apahabar.com

apahabar.com, BANJARBARU – Si jago merah beraksi lagi. 400 hektare lahan semak belukar di Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang ludes terbakar.

Dampak kabut asap pun tak terelakkan. Jalan jurusan Pelaihari perbatasan antara Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Laut, sampai dibuat macet parah, Sabtu (14/09) sore, sekitar 16.00.

Kondisi semak belukar yang kering, minim air dan sulit dijangkau menggunakan mobil tangki pemadam menyebabkan sulitnya proses pemadaman.

“Kebakaran ini mengakibatkan kemacetan lalu lintas. Jarak pandang sekitar 50 meter. Rawan kecelakaan lalu lintas,” terang Kapolsek Banjarbaru Barat Kompol Syaiful Bob, kepada apahabar.com sore tadi.

Saat ini proses pemadam telah selesai dilakukan tim gabungan dari Polsek Banjarbaru Barat bersama TNI, BPBD Banjarbaru.

Indriani, salah seorang warga khawatir kebakaran di dekat rumahnya merembet ke permukiman masyarakat.

“Sudah dekat rumah api terlihat sekitar jam 2 lebih, dan baru padam sekitar jam 6-an lah,” ujarnya.

Bahkan, dari kesaksiaannya, satu rumah kosong, dan lahan kayu Galam belakangan ikut terbakar. “Kebakaran ini membuat macet parah kiri kanan, sekitar 2 kilometer,” sambungnya lagi.

Indriani mewakili warga berharap agar kebakaran hutan dan lahan dapat diredam pemerintah sehingga kabut asap tidak bertambah pekat.

“Kalau pagi kabut tebalnya bikin sesak, mengganggu pernafasan, jarak pandang juga minim, semoga cepat teratasi,” ujarnya mengakhiri.

Baca Juga: Kabut Asap di Barut Makin Tebal, Sekolah Diliburkan

Baca Juga: Kabut Asap Makin Pekat, Pemko Palangkaraya Liburkan Sekolah

Baca Juga: Waspada, Kabut Asap Pekat Selimuti Jalan Trans Kalimantan di Tala

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kondisi Terkini Aksi Tolak UU Cipta Kerja: Water Cannon Disiapkan di Tengah Guyuran Hujan!
apahabar.com

Kalsel

Pangdam Imbau Masyarakat HST Jaga Keutuhan NKRI
apahabar.com

Kalsel

Potensial, Destinasi Wisata Goa Lowo Tegelarejo Kotabaru Resmi Dibuka
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Serangan ISPA, Dinkes Kalsel Siapkan Oksigen Gratis
apahabar.com

Kalsel

CCTV Mati, Wajah Pelaku Penyiraman Air Keras Sulit Dikenali
apahabar.com

Kalsel

Mengandung Gas, Air Sumur Bor Badandan Batola Layak Konsumsi
apahabar.com

Kalsel

Ibnu Sina Dukung Sineas Muda Banua
apahabar.com

Kalsel

Tersangka Asusila, Nasib Gusti Makmur di KPU Banjarmasin di Ujung Tanduk
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com