Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Terparah, Walhi-Jatam Sepakat Class Action Data Lengkap Korban Longsor Mantewe Tanah Bumbu, Dari Amuntai hingga Kapuas Banjir Kalsel Berbuntut Panjang, Lawyer Banua Ancam Gugat Paman Birin Banjir Kalsel, Warga Kompleks Elite Nyinyir Rumah Miliaran “Calap Jua” Berakhir Hari Ini, Pembatasan Banjarmasin Ambyar Diterjang Banjir

Divonis Seumur Hidup, Prada DP Dianggap Tidak Miliki Perikemanusian

- Apahabar.com Kamis, 26 September 2019 - 17:48 WIB

Divonis Seumur Hidup, Prada DP Dianggap Tidak Miliki Perikemanusian

Prada Deri Permana mendengarkan pembacaan vonis di Pengadilan Militer I-04 Palembang, Kamis (26/09). Foto - Antara/Aziz Munajar

apahabar.com, PALEMBANG – Terdakwa Prada Deri Permana (DP), pembunuh kekasihnya, Fera Oktaria (21) yang merupakan kasir minimarket di Kota Palembang, divonis hukuman penjara seumur hidup.

Prada DP terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Fera karena dianggap perbuatannya tidak mencerminkan perikemanusiaan.

Anggapan tersebut dikatakan Majelis Hakim Letkol Chk Khazim saat membacakan vonis di Pengadilan Militer I-04. Ia menilai perbuatan terdakwa saat membunuh kekasihnya termasuk sadis.

“Terdakwa berupaya menghilangkan jejak pembunuhan dengan rasa tenang seolah-olah sedang memberlakukan korban seperti binatang,” ujar Letkol Chk Khazim membacakan poin-poin pemberatan vonis, Kamis (26/09).

Hakim mengungkapkan beberapa poin yang memberatkan vonis Prada DP, yakni perbuatannya membunuh Vera Oktaria bertentangan dengan sikap militer prajurit TNI dan bertentangan dengan aspek keadilan masyarakat.

Sehingga terdakwa resmi dipecat dari satuan TNI karena dianggap mencoreng nama baik TNI khususnya Kodam II Sriwijaya.

Terdakwa juga dianggap tidak jujur dalam persidangan karena memberikan keterangan berbelit-belit dan berbeda dengan hasil pemeriksaan.

Selain itu, tidak dimaafkannya terdakwa oleh keluarga korban menambah poin pemberatan terhadap vonis yang diterimanya, sedangkan poin peringan hanya ada dua.

“Adapun poin-poin yang meringankan yakni terdakwa menyerahkan diri sebagai langkah sadar mengikuti proses hukum dan terdakwa mengaku menyesal atas perbuatannya,” kata majelis hakim.

Hakikat perbuatan terdakwa melakukan pembunuhan berencana untuk melampiaskan rasa kecewa terhadap korban, hal itu menunjukkan arogansi dan hawa nafsu terdakwa semata, kata majelis hakim.

Akibatnya terdakwa menghilangkan nyawa Vera yang merugikan keluarga korban dan meresahkan masyarakat serta menimbulkan trauma.

Prada Deri Permana sendiri sudah dijatuhi hukuman pidana seumur hidup atau penjara sampai mati dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, semua unsur-unsur sudah terpenuhi.

Baca Juga: Wings Air Tutup 7 Rute Ini, Cek Daftarnya

Baca Juga: Menristekdikti Ancam Beri Sanksi Rektor yang Gerakkan Demo Mahasiswa

Editor: Aprianoor

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Resmi Dilantik, Intip Nama-Nama Dewan Pengawas KPK
tilang

Nasional

Tak Perlu Lakukan Tilang, Calon Kapolri Harap Polantas Hanya Atur Lalin
Ambil Paksa Jenazah

Nasional

Ngamuk, Puluhan Orang Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Brebes
apahabar.com

Nasional

Edhie Baskoro Tidak Hadir di Pemakaman Ibunda SBY
apahabar.com

Nasional

Berlaku Besok, Penukaran Uang Rp75.000 di Seluruh Bank
KPU

Nasional

KPU: Terdapat 123 Permohonan Perselisihan Hasil Pilkada Serentak 2020
apahabar.com

Nasional

Pengumuman Hasil Seleksi CPNS 2019 Hari Ini, Cek Segera
apahabar.com

Nasional

KPK Panggil Tiga Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Terkait Suap Meikarta
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com