Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

Dorong Budaya Literasi, Penulis Diberi Doorprize

- Apahabar.com Rabu, 18 September 2019 - 12:58 WIB

Dorong Budaya Literasi, Penulis Diberi Doorprize

Selain mengandalkan buku yang tersedia, Perpustakaan Daerah Barito Kuala juga segera dilengkapi e-book. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARABAHAN – Tidak cuma berusaha meningkatkan minat membaca, warga Barito Kuala juga didorong berliterasi.

Dorongan tersebut dilakukan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Batola melalui program Kaleng Karya Baca (Kaca).

“Sekarang sudah memasuki tahun kedua dari program Kaleng Kaca yang merupakan salah satu upaya meningkatkan pengunjung perpustakaan,” ungkap Hj Harliani, Kepala Dispersip Batola.

“Sekarang sudah terdapat tiga buku, dua buku di antaranya sudah diterbitkan. Semuanya merupakan hasil karya masyarakat Batola yang diperoleh dari membaca,” imbuhnya.

Menopang program tersebut, Dispersip Batola juga membuat Komunitas Cinta Buku (Kocibu) di delapan kecamatan sepanjang 2018. Sedangkan sisanya dilanjutkan hingga akhir 2019.

“Kocibu merupakan penggerak di desa agar membaca dan berliterasi. Juga melalui Kocibu, karya ditampung dan disampaikan ke Dispersip Batola,” beber Harliani.

“Kalau tidak diantar sendiri, karya bisa dititipkan melalui camat. Untuk memotivasi budaya literasi, disediakan berbagai macam doorprize,” sambungnya.

Melalui Kocibu tersebut, Dispersip menyediakan buku, termasuk memfasilitasi bantuan buku dari Perpustakaan Nasional.

“Terdapat tiga Kocibu yang telah mendapatkan bantuan dengan masing-masing memperoleh 500 eksemplar. Mereka adalah Terbit Fajar Ulu Benteng, Raja Tumpang Marabahan dan Karya Tani Jejangkit,” jelas Harliani.

“Khusus Karya Tani, semula merupakan kelompok tani. Namun mereka meminta buku yang berkaitan dengan pertanian, perkebunan dan perikanan, sehingga didorong membuat Kocibu,” tambahnya.

Selain budaya literasi, upaya Dispersip Batola meningkatkan jumlah kunjungan ke Perpustakaan Daerah adalah dengan menyediakan elektronic book (e-book).

“Program e-book masih dalam tahap finalisasi. Kami berencana bekerjasama dengan Kubuku Yogyakarta sebagai penyedia server,” beber Harliani.

Kubuku sendiri tercatat sudah bekerjasama dengan 81 perpustakaan daerah, 423 perguruan tinggi, 221 SMA sederajat, 196 SMP sederajat, 28 SD sederajat dan 27 perpustakaan umum.

“Untuk mengakses e-book tersebut, warga terlebih dulu mendaftar sebagai anggota perpustakaan. Diharapkan proyek ini meminimalisir penurunan minat baca masyarakat yang di antaranya disebabkan media sosial,” tandas Harliani.

Baca Juga: Minat Baca Indonesia Berada di Peringkat 16 Dunia

Baca Juga: Ikatan Pustakawan Indonesia Kalteng Puji Dispersip Kalsel

Reporter: Bastian Alkaf
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

PNS Dapat THR, Ribuan Guru Honorer Kalsel Gigit Jari
Banjarmasin Covid-19

Kalsel

Tertinggi Kasus Covid-19, Kelurahan di Banjarmasin Selatan Segera ‘Dihijaukan’
apahabar.com

Kalsel

Resah Penyalahgunaan Lem Pox di Banjarmasin, Hermansyah: Perketat Penjualan
apahabar.com

Kalsel

Lelang Aset, Pemkot Banjarmasin Sukses Raup Puluhan Juta
apahabar.com

Kalsel

Lanjutkan Program Penghijauan, Polres HST Tanam 1000 Pohon
apahabar.com

Kalsel

Setdaprov Kalsel Gelar Orientasi, Siswansyah: Anggota Dewan Terpilih Harus Tahu Tugasnya
apahabar.com

Kalsel

Hasil Pemilu 2019, Partai Ini Bakal Dominasi Parlemen Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Siap-Siap! 1 Juni Kotabaru Terapkan New Normal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com