Keren, RSD Idaman Banjarbaru Ditetapkan Sebagai RS Unggulan Pelayanan KB Simakalama Pembelajaran Tatap Muka OTT Amuntai, Giliran Orang Dekat Bupati HSU Diperiksa KPK KPK Tangkap Tangan Maliki, Bupati HSU Tunjuk Plt Kadis PUPRP Baru PLN Suplai Listrik untuk Kawasan Food Estate Kalteng

Dukung Gerakan Revolusi Mental, Sekretariat DPRD Kalsel Turunkan Tim ‘Sapu Bersih’

- Apahabar.com     Sabtu, 21 September 2019 - 05:30 WITA

Dukung Gerakan Revolusi Mental, Sekretariat DPRD Kalsel Turunkan Tim ‘Sapu Bersih’

Sekretariat DPRD Kalsel menurunkan pasukan bersih-bersih. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Untuk mendukung gerakan revolusi mental yang kini tengah digalakkan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, Sekretariat DPRD Kalsel pun berpartisipasi dengan menurunkan tim ‘sapu bersih’.

Kepala Bagian Tata Usaha Sekretariat DPRD Kalsel, Riduansyah mengatakan, kurang lebih ada 50 orang gabungan aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga kontrak dilibatkan dalam kegiatan bersih-bersih tersebut.

“Kita kebagian di KM 8 jalan, A Yani. Tidak hanya menyapu jalan, tapi sampah di sungai pinggir jalan pun kita pungut,” katanya, Jumat (20/9).

Aksi bersih-bersih ini, jelas Riduan adalah salah satu bentuk partisipasi mendukung revolusi mental. Salah satunya adalah dengan memulai aksi bersih-bersih di lingkungan masyarakat.

Dijelaskan, tidak hanya Sekretariat DPRD Kalsel, akan tetapi seluruh SKPD dianjurkan untuk turun ke jalan.

“Kami baru tadi pagi, dapat surat perintah Gubernur, langsung diumumkan saat apel rutin dan langsung bergerak,” tuturnya.

Informasi tambahan, Revolusi Mental adalah gerakan sosial untuk bersama-sama menuju Indonesia yang lebih baik.

Harus didukung oleh tekad politik (political will) Pemerintah harus bersifat lintas sektoral.

Kolaborasi masyarakat, sektor privat, akademisi dan pemerintah.

Dilakukan dengan program “gempuran nilai” (value attack) untuk senantiasa mengingatkan masyarakat terhadap nilai-nilai strategis dalam setiap ruang publik.

Desain program harus mudah dilaksanakan (user friendly), menyenangkan (popular) bagi seluruh segmen masyarakat.

Nilai-nilai yang dikembangkan terutama ditujukan untuk mengatur moralitas publik (sosial) bukan moralitas privat (individual).

Baca Juga: Gerakan Nasional Revolusi Mental di Kalsel, Ratusan Petugas Bersihkan Sungai Besok

Baca Juga: Ditjen Perhubungan Darat dan BPTD XV Kalsel Galakkan Gerakan Ketertiban di Jalan

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kotabaru

Kalsel

Sudah 3 Kades Kotabaru Tersandung Rasuah: Dari Utang Kampanye hingga Mobil Sampah, Fenomena Baru?
PSU

Kalsel

Menengok Pilwali Banjarmasin 2020 hingga Berujung PSU
apahabar.com

Kalsel

Polsek Banjarmasin Timur ‘Diserbu’ Tukang Becak
apahabar.com

Kalsel

Pelantikan DPRD Kalsel: Akses Jalan Ditutup, 3 Mobil Lapis Baja Disiagakan
apahabar.com

Kalsel

KPU HST dan PPK Haruyan Terbukti Melanggar Administrasi
apahabar.com

Kalsel

Ini Alasan BBTKLPP Banjarbaru Belum Berfungsi Sebagai Lab Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Satgas TMMD Bagikan Sembako ke Warga Pinggiran Sungai
apahabar.com

Kalsel

Pengendara Aerox Tewas Mengenaskan di Perempatan KM 6 Sari Gadung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com