H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat Ribuan Vial Vaksin Covid-19 Tahap II Tiba di Kapuas Sempat Tertunda karena Banjir, Akhirnya Vaksin Covid-19 Tiba di Tala

Euforia Pemindahan Ibu Kota Tampak Jelas Jelang Harjad Banjarmasin

- Apahabar.com Kamis, 5 September 2019 - 16:55 WIB

Euforia Pemindahan Ibu Kota Tampak Jelas Jelang Harjad Banjarmasin

Ikon Kota Banjarmasin, Menara Pandang. Foto-Net

apahabar.com, BANJARMASIN – Kota Banjarmasin rupanya tak hanya berbahagia menyambut Hari Jadi Ke 493 pada 24 September nanti. Namun, kota yang dipimpin oleh Ibnu Sina tersebut juga menyambut pemindahan ibu kota dengan optimisme tinggi.

Seperti diketahui, Kabupaten Panajam dan Kutai Kartanegera, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terpilih menjadi lokasi ibu kota baru mengantikan DKI Jakarta.

Pemindahan ibu kota negara itu juga disambut Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, dengan penuh harapan. Ia menilai keberadaan Banjarmasin akan makin vital. Sebab, secara geografis, letak Banjarmasin dan Panajam tidak begitu jauh. Jarak tempuhnya hanya mencapai 9 jam melalui perjalanan darat.

“Ketika ibukota negara dipindah ke Kaltim, kota seribu sungai menjadi sangat penting,” terang Ibnu Sina.

Atas dasar itulah Ibnu mengharapkan pemindahan ibu kota negara dapat memberikan dampak signifikan terhadap pembangunan infrastruktur dan pengembangan sektor wisata di kota Banjarmasin, khususnya destinasi wisata susur sungai yang dianggap bisa go internasional.

“Ketika ibu kota baru ditetapkan di Kaltim, posisi kita Banjarmasin kurang lebih seperti Bandung yang berdekatan dengan Jakarta,” ujar mantan anggota DPRD Kalsel ini.

Ibnu Sina juga sempat melontarkan candaan terkait pemindahan ibu kota negara. Sebelum ibu kota pindah ke Kaltim, setiap warga Kalimantan yang datang ke Jakarta akan disebut sebagai “orang daerah”.

Akan tetapi, saat ibu kota sudah dipindah ke Kaltim, orang Jakarta akan disebut sebagai orang daerah. Sementara bagi warga Banjarmasin yang ke ibukota baru, akan disebut orang kota yang kembali ke kota.

“Saat kita ke ibukota baru, orang Banjarmasin akan dibilang orang kota bukan orang daerah,” kata Ibnu Sina, dengan nada bercanda. (Adv)

Baca Juga: Spesies Lele Baru Ditemukan di Calon Ibu Kota RI

Baca Juga: Ibu Kota Pindah, Teluk Balikpapan Kian Terancam

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Puja Mandela

Editor: Amrullah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Harjad Banjarmasin

Peresmian Restoran Terapung di Momen Harjad Banjarmasin Terancam Gagal
apahabar.com

Harjad Banjarmasin

Harjad Banjarmasin, Ada Ketangkasan Bersepeda BMX  
apahabar.com

Harjad Banjarmasin

Pemko Bakal Gusur Rumah Warga Sekitar RS Sultan Suriansyah
apahabar.com

Harjad Banjarmasin

Grand Launching RSUD Sultan Suriansyah Tawarkan Berbagai Pelayanan Gratis
apahabar.com

Harjad Banjarmasin

Harjad Banjarmasin ke-493, GP Al Washliyah Minta Pemko Lebih Perhatikan Aspirasi
apahabar.com

Harjad Banjarmasin

Harjad Kota Banjarmasin ke-494 Disederhanakan, Ibnu Sina Ziarah ke Makam Sultan Suriansyah
apahabar.com

Harjad Banjarmasin

Jelang HUT ke-493 Banjarmasin, Pemkot Gelar Sayembara Pembuatan Logo Hari Jadi
apahabar.com

Harjad Banjarmasin

Ramaikan Puncak Hari Jadi Banjarmasin, Intip Harapan Paman Birin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com