BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

FESyar 2019 di Banjarmasin Ditarget Lampaui Rp1,7 T dari Business Matching

- Apahabar.com Kamis, 12 September 2019 - 21:40 WIB

FESyar 2019 di Banjarmasin Ditarget Lampaui Rp1,7 T dari Business Matching

Pembukaan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) di Hotel Mercuret, Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Gelaran Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia (KTI) di Banjarmasin resmi dimulai hari ini dan berakhir Sabtu (14/09) mendatang.

Dalam perhelatan tersebut, Bank Indonesia menargetkan Banjarmasin dapat kesepakatan dari business matching lebih dari Rp1,7 triliun.

“Kemarin FESyar di Balikpapan 2018 kesepakan business matching di Rp1,7 triliun. Dengan kesepakatan tertinggi diraup Koperasi NU senilai Rp1,1 triliun. Mudah-mudahan di Banjarmsin bisa lebih dari itu,” ujar Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan, Herawanto,Kamis(12/9).

Lewat FESyar di Banjarmasin, ia juga berharap bisa menjadi triger berbagai bisnis lain untuk mengunakan prinsip dasar ekonomi dan keuangan syariah.

Herawanto menjelaskan, ekonomi dan keuangan syariah bukan suatu konsep yang secara eksklusif hanya ditujukan untuk umat Islam saja.

Namun lanjutnya, ekonomi dan keuangan syariah merupakan sebuah konsep yang inklusif. Bahkan, secara aktif dapat melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam pergerakan roda perekonomian.

Ekonomi syariah dianggap mampu menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, kemaslahatan, kebersamaan, dan keseimbangan, sebagaimana nilai-nilai kebajikan lainnya. Diyakini dalam rangka pengelolaan sumber daya titipan Tuhan.

FESyar kali ini mengusung tema ‘Bergerak bersama ekonomi syariah’.

Potensi Kalsel sendiri terbilang besar untuk mengembangkan ekonomi syariah, sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Pasalnya Kalsel memiliki jumlah penduduk muslim sebanyak 3,5 juta jiwa atau 96,7% dari total populasi penduduk. Hal ini didukung dengan 283 Pesantren yang juga merupakan terbanyak di Wilayah Kalimantan.

Namun demikian, ekonomi keuangan syariah tidak hanya secara eksklusif ditujukan kepada umat Islam saja. Tapi secara inklusif juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kalangan dan khalayak umum.

Baca Juga: BI Kenalkan Ekonomi Digital ke Perwakilan Ponpes se Kalsel

Baca Juga: Sempat Anjlok, Harga Cabe di Marabahan Bergerak Naik

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Pemkot Banjarmasin Tarik Pajak Warung Kopi Modern
apahabar.com

Ekbis

Catat, Ini Daftar Pelanggan Dapat Insentif Listrik hingga Akhir Tahun
apahabar.com

Ekbis

Gagal Bayar Utang, Pendiri Ponsel Cina Dilarang Naik Pesawat
apahabar.com

Ekbis

Bayar PPB di Tokopedia, Warga Kalsel Ikut Dorong Perekonomian Daerah
apahabar.com

Ekbis

Riau Peroleh Rp 109 Miliar dari Penghapusan Denda Pajak Kendaraan
apahabar.com

Ekbis

Proses Sertifikasi Halal akan Dipermudah
apahabar.com

Ekbis

‘Si Putih’ BPJS Kesehatan Barabai Berikan Layanan Jemput Bola
apahabar.com

Ekbis

Pejabat BI Blusukan Sosialiasikan QRIS di Antasari Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com