apahabar.com
Anggota Babinsa TNI saat ikut atasi kebakaran di Alalak Selatan, Kota Banjarmasin. Foto: Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Ada cerita menarik di balik kebakaran hebat yang melanda Alalak Selatan, Selasa (10/09) dini hari.

Dari puluhan rumah yang terbakar, foto Abah Guru Sekumpul berhasil selamat. Tak cuma itu, sebuah rak besar berisi kitab suci Alquran juga lolos dari amukan api.

Sebelumnya, kebakaran menerjang dua RT di kawasan Alalak Selatan, yakni RT 04 dan RT 05. Puluhan rumah hangus. Ratusan warga dari puluhan KK mengungsi.

Namun, tidak dengan foto sang ulama yang berada di dinding rumah Hj. Rabiatul Adawiyah. Sedari dulu Rabiatul selalu memajang foto Guru Sekumpul dalam bingkai besar.

apahabar.com
Foto besar Guru Sekumpul dan rak berisi Alquran di dalam rumah milik Rabiatul Adaqiyah. apahabar.com/Riyad

Nyaris tak ada barang berharga yang lolos dari amukan api, terkecuali foto Guru Sekumpul dan Alquran tadi.

“Mau menyelamatkan tapi tidak diperbolehkan sama anak. Soalnya kelihatannya api itu jauh,” ujarnya kepada apahabar.com di lokasi kejadian.

“Ternyata angin cukup kencang hingga apinya juga sampai ke sini,” tambahnya.

Adapun Guru Sekumpul memiliki nama asli Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al-Banjari. Ia adalah salah seorang ulama dan tokoh yang sangat karismatik dan populer di Bumi Lambung Mangkurat.

Diwartakan sebelumnya, ratusan jiwa terdampak kebakaran hebat yang melanda kawasan Alalak Selatan, Banjarmasin Utara, Selasa (10/9) dini hari.

Belum ada laporan korban jiwa sampai sejauh ini. Meski begitu, kebakaran diperkirakan menimbulkan kerugian yang cukup dalam.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarmasin mencatat 65 rumah warga terdampak kebakaran.

Dari sana, sebanyak 222 jiwa dari 75 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Mereka berasal dari dua RT yang berbeda. Yakni, RT 05 dan RT 04.

“Kerugian yang ditimbulkan ditaksir mencapai Rp1,5 miliar,” ujar Kepala BPBD Kota Banjarmasin, M. Hilmi kepada apahabar.com, Selasa siang.

Pantauan apahabar.com subuh tadi, kobaran api membubung tinggi membakar rumah warga secepat kilat.

Jarak antara rumah satu dengan lainnya terbilang dekat. Ditambah rumah di sana rata-rata terbuat dari kayu. Embusan angin kencang membuat api makin sulit dikendalikan.

apahabar.com
Infografis Data Kebakaran Alalak Selatan. Foto-apahabar.com/Zulfikar

Baca Juga: Kebakaran Hebat di Alalak Selatan, Dugaan Kuat Disengaja

Baca Juga: Kasihan, Warga Mengorek Puing-Puing Kebakaran di Alalak Selatan

Baca Juga: Kisah Pilu di Balik Operasi Penyergapan Begal Sapi di Tala

Reporter: Riyad Dafhi
Editor: Fariz Fadhillah