Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT UU Cipta Kerja, Ketum Hipmi Yakin Indonesia Lolos dari Midlle Income Trap Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres Live Streaming SCTV & Link Siaran Langsung Liga Champions Ajax vs Liverpool, Prediksi Pemain!

Gunakan Peralatan Seadanya, Kepala Tahura Sultan Adam Berjibaku Padamkan Karhutla

- Apahabar.com Kamis, 19 September 2019 - 17:41 WIB

Gunakan Peralatan Seadanya, Kepala Tahura Sultan Adam Berjibaku Padamkan Karhutla

Kepala Tahura Sultan Adam Rahmad Riansyah bersama Tim Brigdal Karhutla berusaha melakukan pemadaman karhutla di perbatasan Desa Artain dengan Rantau Balai. Foto – Dishut Kalsel for apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Dalam perjalanan dari Desa Artain, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar menuju Banjarbaru, Kepala Tahura Sultan Adam Rahmad Riansyah dikagetkan dengan kobaran si jago merah, pada Rabu (18/09) kemarin.

“Si jago merah berkobar tepat di tepi jalan perbatasan Desa Artain dengan Rantau Balai,” ucap Kepala Tahura Sultan Adam, Rahmad Riansyah melalui siaran pers yang diterima apahabar.com, Kamis (19/09) siang.

Melihat kobaran api, ia bersama rombongan langsung turun ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Pastinya, dengan jetshoter yang selalu dibawa ke mana saja,” bebernya.

Mereka bersama-sama menanggulangi kebakaran, dengan peralatan seadanya.

Di lokasi kejadian, ia mengakui sangat kesulitan memperoleh air. Meski ada, namun jaraknya sangat jauh.

“Sedikitnya, perlu waktu 20 menit untuk mengambilnya,” ungkapnya.

Demi menghindari meluasnya kobaran api, ia pun meminta bantuan Tim Brigdal Karhutla melalui radio komunikasi (HT).

“Sekitar 1,5 jam, Tim Brigdal Karhutla pun tiba. Dengan sigap mereka mengatasi kebakaran lahan yang terjadi,” tandasnya.

Sebelumnya, kedatangan Kepala Tahura Sultan Adam ke Desa Artain, Kecamatan Aranio, Kabupaten Banjar, dalam rangka mensosialisasikan Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait hukum membakar hutan dan lahan.

Ia tak sendiri. Melainkan, ditemani Kepala Seksi Pemanfaatan, KRPH Sungai Luar, Penyuluh Kehutanan, dan Media Info Tahura Sultan Adam.

Di hadapan para pemilik izin pinjam pakai kawasan hutan (IPPKH), Rahmad menuturkan, haram hukumnya membakar hutan dan lahan.

Warga, kata dia, diharapkan tak membakar hutan dan lahan. Namun, ikut serta dalam mengendalikan dan mengantisipasi terjadi kobaran api.

Selain itu, ia juga melakukan survei tentang potensi desa yang bisa dikembangkan. Seperti halnya, lebah madu hutan yang merupakan hasil hutan bukan kayu (HHBK).

Dalam perbincangannya bersama Kepala Desa Artain, ia melihat, desa itu banyak memiliki potensi yang layak untuk dikembangkan.

Misalnya, agrowisata dan menjadikan pisang sunrise sebagai produk unggulan.

“Sehingga, jika menyebut Artain, orang pasti ingat pisang sunrise,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Artain, Asmadi sangat bangga atas kunjungan Kepala Tahura Sultan Adam bersama rombongan.

Ia mengucapkan syukur yang tak terhingga. Apalagi, akses menuju desa Artain sudah bisa dilewati menggunakan mobil.

Mengingat, kurang lebih 25 tahun silam kendaraan roda empat belum bisa menuju desa tersebut.

“Mendengar arahan dan harapan Kepala Tahura agar desa Artain dijadikan agrowisata, kami atas nama warga menyambut baik ide tersebut.  Kami akan siapkan lahan seluas 15 hektare, tidak jauh dari permukiman warga,” pungkasnya.

apahabar.com

Foto – Dishut Kalsel for apahabar.com

Baca Juga: KPH Cantung Padamkan Api di Kotabaru, 6 Hektar Lahan Ludes!

Baca Juga: Hadapi Karhutla, Dishut Kalsel Gelar Salat Istigasah bersama Anak Yatim

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Dishut Kalsel

KIE Dishut Kalsel Sosialisasikan Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Banjarmasin
apahabar.com

Dishut Kalsel

Paman Birin Unjuk Gigi Saat Latihan Karateka Dishut
apahabar.com

Dishut Kalsel

Penyulaman Tanaman Kakija di Perkantoran Sekretariat Daerah Kalsel
apahabar.com

Dishut Kalsel

Desa Rantau Bujur Dukung Program Masyarakat Peduli Api Berbasis Desa
apahabar.com

Dishut Kalsel

BPTH Monitor Sarana dan Prasarana Persemaian KPH Hulu Sungai
apahabar.com

Dishut Kalsel

Pemulihan Ekonomi Nasional, Pemprov Kalsel Tanam Ribuan Mangrove di Tala
apahabar.com

Dishut Kalsel

Kelompok Tani Hutan di Tabalong Terima Bantuan Alat Pengolah Asap Cair
apahabar.com

Dishut Kalsel

Siaga Karhutla, KPH Tanah Laut Bentuk Tim Ground Check Hotspot
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com