Fix, Pengeboran Migas di Mahakam Ulu Kaltim Lanjut 2021 Seruan Jokowi: Buru Pelaku Pembantaian Satu Keluarga di Sigi! Malu-maluin! Pemuda di Kotabaru Jambret Wanita demi Komix Terungkap, Korban Tewas Kecelakaan di Tapin Warga Wildan Banjarmasin INALILAHI Hujan Lebat, Pengendara Vario di Tapin Tewas

Harga Sayuran di Banjarbaru Naik, Pedagang dan Pembeli Mengeluh

- Apahabar.com Jumat, 27 September 2019 - 12:53 WIB

Harga Sayuran di Banjarbaru Naik, Pedagang dan Pembeli Mengeluh

Pedagang sayur di pasar Bauntung Banjarbaru. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

apahabar.com, BANJARBARU – Menginjak kemarau, harga sayur-mayur di Banjarbaru merangkak naik. Pedagang dan pembeli kompak mengeluh.

Jumat (27/09) pagi, media ini mendatangi Pasar Bauntung Banjarbaru dan menemui seorang pedagang sayur bernama Putri.

Dia mengatakan untuk sayur mayur yang berwarna hijau kebanyakan harganya naik. Namun untuk tomat, bawang, lombok besar masih normal.

“Kenaikan harga sayur ini sudah lama, semenjak kemarau lah, sayuran hijau yang mayoritas naik, kemarau kan jadi naik,” ujarnya.

Ia menjelaskan untuk rata rata kenaikan harga sayuran hijau berkisar 2 ribu sampai 3 ribu rupiah.

“Seperti sawi seikat 12 ribu dari sebelumnya 8 ribu, kangkung seikat kecil 5 ribu dari sebelumnya 2 ribu, timun 10 ribu/kg dari sebelumnya 5 ribu, bayam seikat kecil 7 ribu dari sebelumnya 4 ribu, terong 10 ribu/kg dari sebelumnya 7 ribu,” ungkap Putri.

Ia juga mengeluhkan kenaikan harga sayuran hijau ini. Karena jika sepi pembeli sayur akan layu dan semakin turun harga jualnya.

Saat ditanya mengenai apa penyebab kenaikan harga sayuran hijau, dirinya hanya dapat menduga karena banyak petani yang gagal panen akibat kekeringan.

“Mungkin karena kemarau ya, kan sayur ini butuh air banyak, tapi ini lagi musim kemarau,” katanya.

Di lain sisi, seorang pembeli sayur, Dida juga mengeluhkan kenaikan harga sayur hijau ini.

“Kalau beli di pasar sih masih terjangkau walaupun harganya naik, tapi kalau sudah ke toko sayur rumahan atau tukang sayur, harganya sangat mahal. Kemarin beli timun satu buah 3 ribu, satu terong juga 3 ribu, malah kangkung beli 5 ribu dapat sedikit banget, makanya beli dipasar aja lah,” ungkapnya.

Menurutnya kenaikan harga ini mulai awal awal musim kemarau.

“Dari Agustus kayanya ya awal kemarau lah,” jelasnya.

Meskipun terjadi kenaikan harga pada beberapa sayuran, namun untuk sayuran lainnya seperti cabai, lombok besar, tomat, dan bawang masih terpantau normal.

Untuk diketahui harga cabai tiung telah turun menjadi 70 ribu/kg dari sebelumnya 90 ribu/kg, sedangkan harga yang terus stabil seperti tomat 7 ribu/kg, lombok besar 25 ribu/kg, bawang merah 20 ribu/kg, bawang putih 30 ribu/kg, dan bawang bombay 25 ribu/kg.

Baca Juga: Makin ‘Pedas’, Harga Lombok di Pangkalan Bun Tembus Ratusan Ribu

Baca Juga: Harga ‘Si Putih” Berangsur Turun, “Si Hijau” Merangkak Naik

Baca Juga: Harga Bahan Pokok Naik, Pembeli di Dua Pasar Mengeluh

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

New Normal Bikin Rupiah Menguat Pagi Ini
apahabar.com

Ekbis

Telur Ayam hingga Tembakau Penyumbang Inflasi Maret 2020
apahabar.com

Ekbis

Izin Impor Garam 2,7 Juta Ton Diterbitkan
apahabar.com

Ekbis

Perkuat Ekspor, Kaltara Sertifikasi Komoditas Pertanian
apahabar.com

Ekbis

Imbas Banjir Jabodetabek, Sejumlah KA Terlambat
apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Antam Naik Tipis
apahabar.com

Ekbis

Makin Menggairahkan, Nilai Tukar Petani di Kaltim Naik
apahabar.com

Ekbis

Khawatir Gelombang Ke-2 Covid-19, Bursa Saham Tokyo Ditutup Turun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com