Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan 13 Menit di SDL, Jokowi Disambut Meriah Ribuan Pengungsi Banjir Kalsel

Hari Ini, Jarak Pandang Penerbangan di Bandara Syamsuddin Noor Sempat 400 Meter

- Apahabar.com Rabu, 11 September 2019 - 16:21 WIB

Hari Ini, Jarak Pandang Penerbangan di Bandara Syamsuddin Noor Sempat 400 Meter

Kabut asap tebal menyelimuti Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru. Foto-Banjarmasinpost.co.id

apahabar.com, BANJARMASIN – Hari ini, jarak pandang penerbangan di Bandara Syamsuddin Noor, Banjarbaru, sempat mencapai 400 meter.

Kebakaran hutan dan lahan ditengarai masih menjadi faktor utama penyebab kabut asap di area Bandara.

“Memang dari 1500 meter sempat turun menjadi 400 meter. Tepatnya, pukul 07.25 WITA,” ucap Kepala Komunikasi dan Legal Bandara Syamsuddin Noor Aditya Putra Patria kepada apahabar.com, Rabu (11/9) siang.

Beruntungnya, ujar dia, kondisi itu tak menggangu jadwal penerbangan. Mengingat, semua pesawat telah berhasil lepas landas.

Pihaknya terus bekerja sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi), yakni mengantisipasi adanya penundaan penerbangan.

“Khususnya agar tak terjadi penumpukan penumpang di terminal Bandara Syamsuddin Noor,” bebernya.

Hari ini, sambung dia, kabut asap hanya terjadi pada penerbangan pertama. Sehingga masih banyak waktu untuk penerbangan selanjutnya.

“Alhasil, penumpukan penumpang pun tak terjadi,” pungkasnya.

Sebelumnya, meminjam data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, per 10 September 2019, hutan dan lahan terbakar mencapai 3.308,60 hektar.

Terdiri dari kebakaran hutan seluas 79,75 hektar atau sebanyak 11 kasus dan lahan seluas 3.228,85 hektar, dengan 1112 kasus.

Kebakaran hutan didominasi Kabupaten Banjar seluas 61 hektar, Banjarbaru 6 hektar, Tanah Laut 6 hektar dan, Barito Kuala 2,25 hektar.

Sedangkan kebakaran lahan didominasi Kabupaten Banjar seluas 581,28 hektar atau 100 kasus. Disusul Tanah Laut 577,55 hektar atau 287 kasus.

“Ketiga, Tapin 560,77 hektar, dengan 130 kasus,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Wahyuddin kepada apahabar.com, Rabu (11/9) pagi.

Terdapat beberapa titik hotspot di Kalsel. Di antaranya NOAA 254, SNPP 277 dan
AQUA/ TERRA 362.

Baca Juga: Hari Ini, Kabut Asap Masih Selimuti Wilayah Kalsel

Baca Juga: Syamsudin Noor Terganggu Gara-Gara Kabut Asap Kiriman

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Hujan Deras, Wilayah Sekumpul Banjir
apahabar.com

Kalsel

Pulihkan Ekonomi, Kelompok Pengrajin di Sei Hanyar Tabalong Dibantu Mesin Penumbuk Purun
apahabar.com

Kalsel

Hari Jadi Satui ke-356; Warga kenang Idham Chalid di Pergelaran Seni
apahabar.com

Kalsel

Masih Ada Titik Asap Pagi Ini

Kalsel

Wali Kota Banjarbaru dan Istrinya Positif Covid-19, Simak Pesannya
Pengepul

Kalsel

Galian Sungai Miai: Bahayakan Pengguna Jalan, Pemkot Belum Bergerak
apahabar.com

Kalsel

IMEC Dukung Pemilu Nyaman  
apahabar.com

Kalsel

Kejar Tertib Arsip, Dinas Perpustakaan Tabalong Bina 10 SKPD
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com