3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

HST Bebas Pertambangan dan Sawit sampai 2025

- Apahabar.com Rabu, 25 September 2019 - 16:36 WIB

HST Bebas Pertambangan dan Sawit sampai 2025

Bupati HST, HA Chairansyah menerima buku kajian terkait fiskal regional oleh Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran, Giri Susilo, Rabu siang. Foto-apahabar.com/HN Lazuardi

apahabar.com, BARABAI – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Pemkab HST) tak bakal mengeluarkan izin pertambangan batu bara dan perkebunan sawit. Sampai kapan?

Jika dilihat dari Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP), komitmen tolak batu bara dan sawit akan berlaku 2025.

Praktis HST yang merupakan benteng terakhir pegunungan Meratus ini bakal banyak mengandalkan sektor pertanian dan industri rumah tangga.

“Saat ini kami bisa mengembangkan ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada pertanian, perikanan, perkebunan maupun perdagangan,” jelas Bupati Chairansyah saat Sharing Season Pelaksanaan Anggaran Pemerintah dengan Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kalsel di Auditorium Pemkab HST, Rabu (25/09).

HST merupakan kabupaten di utara Kalsel. Kabupaten berjuluk Bumi Murakata ini berbatasan langsung dengan Balangan, Kotabaru, dan Hulu Sungai Selatan.

“Mengingat letak geografis wilayah yang strategis, dalam penyusunan anggaran pemerintah daerah tidak terlepas dari unsur tadi,” ujarnya Bupati saat

Komitmen itu pun mendapat pujian dari Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran, Kanwil Ditjen Perbendaharaan Kalsel, Giri Susilo.

Dalam sharing, Bupati juga menerima buku Kajian Fiskal Regional dari

Isu buku kajian dapat mempermudah pemerintah dalam hal perencanaan, penyusunan serta dalam merealisasikan anggaran daerah.

Giri memandang HST sebagai kabupaten yang mempunyai karakteristik khusus dibanding kabupaten lain karena mampu mengembangkan ekonomi kerakyatan.

Namun, terkait anggaran pemerintah pusat dan daerah, Giri berharap HST dapat menyatukan visi dan mengembangkan serta menyamakan solusi terhadap permasalahan yang ada.

“Kondisi ekonomi global sekarang turut berdampak pada ekonomi Indonesia. Kementerian Keuangan salah satu fungsinya menjaga fiskal terus berupaya agar ekonomi kerakyatan di masyarakat terus didorong sehingga dampak kriris global tidak secara langsung dirasakan pada masyarakat,” ujar Giri.

Adapun dalam agenda saharing itu, hadir pula Staf Ahli Bupati, jajaran SKPD serta Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Barabai, Dayu Rusanto.

Baca Juga: RS Baru H Boejasin Tala Tunggu Audit Forensik

Baca Juga: Home Industri Miras Sungai Lulut Coreng Citra Kota Baiman

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pakaian Harian DPRD Batola Seharga Rp1,3 Juta
apahabar.com

Kalsel

Refleksi Hari Kartini di Kalsel, Hanna: Saatnya ‘Out of The Box’
Ketahuan Curi Rokok, Sales Tisu Nyaris Diamuk Warga Banua Anyar

Kalsel

Ketahuan Curi Rokok, Sales Tisu Nyaris Diamuk Warga Banua Anyar
apahabar.com

Kalsel

Tunjang Aktivitas Pasar, Pemkab HST Bangun Musala Senilai 640 Juta
apahabar.com

Kalsel

Pada 2020, Anggaran Tiap Kecamatan di Banjarmasin Capai Rp8 Miliar
apahabar.com

Kalsel

Cari ABK Tenggelam, Tim Gabungan Sisir Sungai Margasari
apahabar.com

Kalsel

Tak Kunjung Dijemput, Motor Milik Pembalap Liar Terancam ‘Disita’ Negara

Kalsel

16 Wanita Pemandu Karaoke di LAU Barabai Digaruk Petugas, 3 Masih Bocah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com