apahabar.com
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor meninjau lokasi bekas kebakaran di kawasan Alalak Selatan, Rabu siang. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Bantuan untuk korban kebakaran di Alalak Selatan RT 04 dan RT 05, Banjarmasin Utara kembali mengalir.

Kali ini, bantuan datang langsung dari orang nomor satu di Kalsel, Sahbirin Noor bersama Dinas Sosial (Dinsos) setempat.

Nominal bantuan yang diberikan oleh Dinsos Kalsel untuk korban kebakaran di kawasan padat penduduk tersebut ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

“Totalnya sekitar Rp138.759.000,” kata Kepala Bidang Perlindungan Jaminan Sosial (Perlinjamsos), Dinsos Kalsel, Suryadi kepada apahabar.com, Rabu siang.

Bantuan yang diberikan tersebut berupa air mineral, bahan makanan (lauk pauk, makanan siap saji kalengan, mie instant, dll), pakaian.

Ada juga peralatan ibadah, family kit, peralatan khusus anak, peralatan dapur, peralatan tidur sementara (tenda gulung, matras, selimut) serta masih banyak lagi.

Selain itu, bantuan yang diberikan langsung dari kantong pribadi Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin, yaitu uang tunai sebesar Rp500.000.

Paman Birin turut prihatin serta ikut merasakan yang dialami warga. Ia mendoakan, korban diberikan ketabahan, dan semoga digantikan dengan rezeki yang lain.

Bantuan itu, kata Paman Birin, akan diserahkan kepada setiap kepala keluarga yang terdampak kebakaran.

Setelah ngobrol bersama, Paman meninjau lokasi kebakaran tersebut. Berjalan sambil melihat sisa puing-puing bangunan, ia bertemu warga yang sedang bekerja mendirikan tiang bangunan beliau ikut memalu batang kayu tersebut.

Tak berhenti sampai di situ, Paman Birin juga menuju ke tenda tempat warga sementara tinggal.

Di sana beliau berbincang-bincang sambil mendengarkan keluh kesah warga dan menghibur mereka dengan bernyanyi bersama, saweran dari saku paman pun ke luar untuk warga.

Sekadar diketahui, kebakaran yang melanda kawasan Alalak Selatan RT 04 dan RT 05, Kecamatan Banjarmasin Utara, dini hari tadi, menghuskan sebanyak 64 rumah di kawasan padat penduduk tersebut.

Dari data yang dihimpun sebanyak 222 jiwa dari 75 kepala keluarga harus mengungsi ke masjid dan rumah tetangga atau keluarga terdekat lantaran kehilangan rumah.

Baca Juga: Foto Guru Sekumpul dan Alquran Selamat dari Amukan Api

Baca Juga: Kawasan Tahura Kebakaran, Hanif Turun Tangan Padamkan Api

Reporter: Riyad Dafhi R.
Editor: Fariz Fadhillah