Resmi, Pekapuran Raya-Pemurus Dalam Zona Hitam Covid-19! H2 Juli, Kalsel Tambah Ratusan Kasus Baru Covid-19 Hore! Listrik Gratis Diperpanjang hingga September Tak Punya Izin, Pemkot Banjarmasin Kembalikan Rp 200 Juta ke Pengusaha Advertising Positif Corona, Belasan Karyawan RSUD Banjarmasin Terpaksa Diistirahatkan




Home Nasional

Senin, 16 September 2019 - 05:45 WIB

Iran Tolak Tuduhan AS Berada di Balik Serangan Minyak Saudi

Uploader - Apahabar.com

Kebakaran terlihat dari kejauhan setelah serangan drone oleh kelompok Houthi Iran Yaman di fasilitas pengolahan minyak milik perusahaan Arab Saudi, Aramco, di Buqayq, Arab Saudi, Sabtu (14/09), dalam gambar yang diambil dari video media sosial yang didapatkan REUTERS. Foto – Antara/REUTERS

Kebakaran terlihat dari kejauhan setelah serangan drone oleh kelompok Houthi Iran Yaman di fasilitas pengolahan minyak milik perusahaan Arab Saudi, Aramco, di Buqayq, Arab Saudi, Sabtu (14/09), dalam gambar yang diambil dari video media sosial yang didapatkan REUTERS. Foto – Antara/REUTERS

apahabar.com, DUBAI – Iran menolak tuduhan oleh Amerika Serikat (AS) berada di belakang serangan terhadap fasilitas minyak Saudi yang berisiko mengganggu pasokan energi global.

Iran juga memperingatkan pada Minggu (15/09), bahwa pangkalan-pangkalan dan kapal-kapal induk AS berada dalam jangkauan serangan peluru kendalinya.

Kelompok Al-Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran mengaku bertanggung jawab atas serangan-serangan pada Sabtu yang mengakibatkan lebih dari setengah produksi minyak Saudi terganggu. Tetapi Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan tak ada bukti serangan-serangan tersebut berasal dari Yaman dan menuding Iran melancarkan “serangan tak terduga atas pemasokan energi dunia itu.”

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Abbas Mousavi, yang berbicara di TV negara, menolak klaim AS sebagai “sia-sia”. Seorang komandan senior Pengawal Revolusi memperingatkan bahwa Iran siap untuk berperang “dengan skala penuh” dan aset-aset militer AS berada dalam jangkauan peluru-peluru kendali Iran.

Baca juga :  Mendikbud: Pendidikan Jarak Jauh Dapat Dipermanenkan

“Siapa saja harus tahu bahwa semua pangkalan Amerika dan kapal-kapal induk mereka yang berada dalam jarak 2.000 kilometer sekitar Iran berada dalam jangkauan peluru-peluru kendali kami,” kata Kepala Korps Pasukan Antariksa Pengawal Revolusi Amirali Hajjzadeh, yang dikutip kantor berita semi resmi Tasnim.

Perusahaan minyak Saudi Aramco mengatakan serangan-serangan itu mengurangi keluaran sebanyak 5,7 juta barel per hari, atau lebih 5 persen dari pasokan minyak mentah dunia pada saat ketika Aramco berusaha keras untuk memasarkan di pasar saham.

Baca juga :  Jokowi Beri Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya pada 4 Anggota Polri

Aramco tidak menyebutkan jadwal waktu kapan keluaran minyaknya akan kembali normal tetapi mengatakan pada Ahad pagi pihaknya akan menyampaikan informasi terkini dalam sekitar 48 jam. Satu sumber yang dekat dengan masalah itu mengatakan kepada Reuters, diperlukan waktu “beberapa pekan bukan beberapa hari” untuk kembali ke kapasitas minyak penuh.

Arab Saudi, eksporter minyak terbesar di dunia, mengapalkan lebih 7 juta barel minyak ke tempat-tempat tujuan di seluruh dunia tiap hari, dan selama bertahun-tahun telah bertindak sebagai pemasok jalan terakhir ke pasar-pasar.

Baca Juga: Pabrik Minyak Saudi Diserang, Dunia Hadapi Krisis Pasokan

Baca Juga: Pabrik Pengolahan Minyak Saudi Aramco Diserang Drone Al-Houthi

Sumber: Antara

Editor: Aprianoor

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

BNPB: Pandeglang Terparah, Korban Tsunami Jadi 62 Orang
apahabar.com

Nasional

Petaka Tumpahan Minyak Balikpapan, Kompak Resmi Gugat Pemerintah !
apahabar.com

Nasional

Menag Minta Masyarakat Tak Tergiur Haji Ilegal
apahabar.com

Nasional

Gagasan Sertifikat Nikah, Kemenag Siapkan Pendidikan Tenaga KUA
apahabar.com

Nasional

TNI-Polri Siap Amankan HUT OPM di Sentani Papua
apahabar.com

Nasional

Tertangkap di Kolong Rumah, Pelaku Pencabulan Anak Dihajar Massa
apahabar.com

Nasional

Pemalsu Dokumen Terancam Hukuman 8 Tahun Penjara
apahabar.com

Nasional

Fiki Alman, Pria yang Berada Sekamar dengan Angel Lelga
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com