Usai Kios Pasar Kuripan Dibongkar, Pemkot Banjarmasin Incar Ruko dan TPS Veteran BMW M1 milik mendiang Paul Walker “Fast and Furious” Dilelang Rumdin Kepala Kemenag HSU Ambruk ke Air, Begini Nasib Penghuninya 2 Segmen Rampung, Jembatan Bailey Pabahanan Tala Sudah Bisa Dilewati Kenakan Sarung, Mayat Gegerkan Warga Ratu Zaleha Banjarmasin

Jokowi Restui Tambahan Subsidi untuk 80 Ribu Rumah  

- Apahabar.com Selasa, 17 September 2019 - 06:00 WIB

Jokowi Restui Tambahan Subsidi untuk 80 Ribu Rumah   

Ilustrasi perumahan. Foto-Republika

apahabar.com, JAKARTA – Kabar gembira untuk masyarakat Indonesia yang ingin mendapatkan rumah bersubsidi. Sebab Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhir merestui pencairan tambahan anggaran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) atau subsidi rumah sebesar Rp 8,6 triliun per September 2019 ini. Angka itu setara dengan pembangunan rumah subsidi sebanyak 80 ribu unit.

Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) Soelaeman Soemawinata mengungkapkan, pengajuan tambahan anggaran yang diminta pengembang sebetulnya mencapai 130 ribu unit rumah hingga akhir 2019. Namun, pemerintah memberi lampu hijau untuk 80 ribu unit terlebih dulu.

“Saya kira bagi kami ini cukup untuk mengambil napas sampai November, tapi ini tidak ada masalah, sejauh kuota FLPP ini bisa direalisasikan di bulan September,” ujar Soelaeman usai bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ia menambahkan, pencairan anggaran tambahan FLPP tersebut bisa cair dalam dua pekan ke depan. Sebelumnya, pengembang dan konsumen sempat mengeluhkan tertundanya akad penyerahan rumah lantaran anggaran FLPP yang sudah habis pada Agustus 2019.

“Ini merupakan sebuah angin segar bagi para konsumen yang sudah mendambakan masuk ke rumah, karena dengan KPR, teman-teman semua juga bisa merealisasikan KPR-nya bagi konsumen di seluruh indonesia,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyampaikan adanya backlog rumah (defisit pemenuhan rumah) di Indonesia mencapai 11,4 juta unit. Pemerintah, ujar Presiden, juga terus berkomitmen melanjutkan program 1 juta rumah yang pada 2018 lalu realisasinya tembus angka 1,1 juta unit rumah. Pada 2019, pemerintah memasang target membangun 1,25 juta rumah bagi masyarakat.

Baca Juga: Tala Siap Jadi Penyuplai Pangan Ibu Kota Baru Indonesia

Baca Juga: Presiden Jokowi Beberkan Lokasi Calon Ibu Kota Baru di Kukar

Sumber: Republika
Editor: Syarif

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

China Percaya Kemitraannya dengan Indonesia Tak Terganggu Wabah Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Jokowi Dikabarkan Kembali Hadir pada Haul Guru Sekumpul
apahabar.com

Nasional

Waspada! 13 Kabupaten/Kota Miliki Kasus Aktif Covid-19 di Atas 1.000, Simak Daerahnya
apahabar.com

Nasional

Jokowi Incar 2 Lokasi Cetak Sawah Baru di Kalimantan
apahabar.com

Nasional

Mantan Rektor UIN: Elite Politik Harus Tunjukkan Kedewasaan
apahabar.com

Nasional

Kisah Pilu di Balik Operasi Penyergapan Begal Sapi di Tanah Laut
apahabar.com

Nasional

Survei Indo Barometer: Mayoritas Publik Setuju Pindah Ibu Kota
apahabar.com

Nasional

SINDIKASI Luncurkan Pedoman Kontrak Kerja untuk Freelancer
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com