Kasus Covid-19 Indonesia Tembus 275.213, Letjen Doni Sebut OTG Silent Killer Buron, Suami Penggorok Istri di Kintap Tala Kuasai Medan Pelarian KDRT di Kintap Tala: Cemburu, Suami Tebas Leher Istri Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2020, Live Trans7, Kans Rossi Podium Hasil Kualifikasi MotoGP Catalunya 2020, Morbidelli Pole Position, Rossi Start Ketiga, Live Trans7

Kabut Asap Makin Pekat, Pemko Palangkaraya Liburkan Sekolah

- Apahabar.com Sabtu, 14 September 2019 - 15:46 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, Pemko Palangkaraya Liburkan Sekolah

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. Foto – Antara/Syifa Yulinnas

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Semakin pekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah membuat pemerintah kota setempat mengambil tindakan untuk meleburkan sekolah-sekolah di daerah itu.

Hal itu setelah adanya Gubernur Kalteng yang kemudian menjadi surat edaran Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin untuk menginstruksikan kepada seluruh sekolah baik itu TK, SD/Mi, SMP/MTsN, maupun SMA/SMK/MA di Palangkaraya agar meliburkan kegiatan belajar mengajar selama tiga hari.

Tindakan ini diambil pemerintah Palangkaraya setelah melihat indikator Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Kota Palangkaraya yang sudah mencapai level tidak sehat. Terlebih ketebalan asap di Kota Palangkaraya saat ini sangat pekat membuat jarak pandang minim.

Adapun tiga poin dalam isi surat tersebut menyebutkan sesuai dengan intruksi Gubernur Kalteng tertanggal 13 September 2019. Pertama meliburkan kegiatan belajar mengajar selama tiga hari dimulai tanggal 16 September sampai dengan 18 September 2019.

Kedua meminta agar para guru memberikan tugas berupa pekerjaan rumah kepada siswa selama libur dan meminta kepada para siswa agar mengurangi aktivitas di luar rumah serta menggunakan masker jika bepergian. Poin ketiga terakhir apabila kondisi udara sudah membaik maka aktivitas belajar mengajar bisa kembali dilakukan.

Sementara Yulianti, salah seorang warga Palangkaraya menyambut baik dengan adanya surat edaran meliburkan sekolah ini.

“Asap memang sudah sangat pekat, kasihan juga kalau anak-anak harus beraktivitas di luar rumah, takutnya malah terserang penyakit,” bebernya kepada media ini, Sabtu (14/09).

Yuli sendiri mempunyai dua anak masih duduk di Sekolah Dasar. Sehingga dia bersyukur adanya libur sekolah ini bisa menjaga anaknya agar tidak terkena penyakit saluran pernafasan.

“Anak saya sekolah di SD 11 Palangkaraya sementara diliburkan tidak membuat khawatir anak-anak. Apalagi bau asap sudah sangat menyengat masuk sampai ke dalam rumah,” tandasnya.

apahabar.com

Surat Edaran Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menginstruksikan untuk meliburkan sekolah karena dampak asap yang menyelimuti Kota Palangkaraya. Foto- Istimewa

Baca Juga: Kabut Asap Semakin Tebal, BPBD Barut Bagikan 10 Ribu Masker

Baca Juga: Partisipasi Jaga Fasilitas Umum di Barito Utara Masih Rendah

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Berebut Simpati Warga, 75 Calon Kades Duduk di ‘Kursi Panas’ 
apahabar.com

Kalteng

Kalapas Palangkaraya: Kami Siap Bantu BNNP Bongkar Jaringan Narkoba di Dalam Lapas
apahabar.com

Kalteng

Kominfo Kapuas Bakal Manfaatkan Videotron untuk Hasilkan PAD
apahabar.com

Kalteng

Besok Gugus Tugas Gelar Rapid Test, Incar Pedagang Pasar Tradisional di Muara Teweh
apahabar.com

Kalteng

Penerjun Asal Kalteng Diusulkan Dapat Gelar Pahlawan Nasional
apahabar.com

Kalteng

Kebakaran Pasar Pujon, Legislator Ini Sayangkan Pemkab Kapuas Batalkan Pengadaan Mobil Damkar
apahabar.com

Kalteng

Nikmatnya Soto Batara Kuin, Kuliner Banjar di Muara Teweh yang Raih Bintang 4

Kalteng

Kades di Barito Utara Klarifikasi Tudingan Selingkuhi Istri Orang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com