Banjir Belum Reda, Warga Desa Bincau Terancam Kekurangan Makanan Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Kobar Diliburkan

- Apahabar.com Selasa, 17 September 2019 - 12:57 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, Sekolah di Kobar Diliburkan

Ilustrasi kabut asap. Foto-net

apahabar.com, PANGKALANBUN – Akibat Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kotawaringin Barat (Kobar) diselimuti asap tebal.

Pemerintah setempat pun memutuskan untuk meliburkan seluruh sekolah. Mulai dari PAUD hingga SMA.

Diliburkannya sekolah sesuai hasil rapat koordinasi Karhutla yang digelar Pemkab Kobar.

apahabar.com

Bupati Kobar Hj.Nurhidayah. Foto-apahabar.com/Wiraharja

“Kebijakan meliburkan sekolah mulai hari ini Selasa 17 September 2019. Dan keputusan libur tersebut hanya berlaku bagi satuan pendidikan,” jelas Bupati Kobar Hj.Nurhidayah, kepada apahabar.com, Selasa.

Untuk para aparatur sipil negara (ASN), kata dia, tetap masuk bekerja seperti biasa.

“Memberikan pelayanan kepada masyarakat. Hanya saja jam masuk bekerja para ASN ini diundur waktunya menjadi pukul 07.30,” kata bupati.

Bupati mengimbau agar masyarakat mengurangi aktifitas di luar rumah. Kalaupun terpaksa keluar wajib menggunakan masker.

“Ini untuk meminimalikan dampak kesehatan akibat asap, sehingga tidak terserang ISPA,” ujarnya.

Sebelumnya, meminjam data Dinkes Kobar ada sebanyak 21.413 warga terserang Inspeksi Saluran Pernapasan itu.

“Dari jumlah tersebut terdiri pneumonia terhadap balita 16 kasus, pneumonia dewasa 77 kasus,” terang Ahmat Sulkan Kabid Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Kobar kepada apahabar.com, Selasa.

Selanjutnya, balita yang terserang batuk ada sebanyak 1.195 kasus, serta orang dewasa 2.095 kasus.

“Kalau seminggu lagi hujan masih belum turun diperkirakan warga Kobar yang terpapar ISPA semakin bertambah,” jelas Sulkan.

Dari 18 puskesmas jumlah penderita yang telah didata masing-masing Puskesmas Madurejo sebanyak 2.239 penderita, Natai Pelingkau 1.936, Kumpai Batu Atas 502, Runtu 178, Kumai 518, Teluk Bogam 590, Sungai Rangit 2.054, Pangklan Lada 1.645, Pandu Sanjaya 108, Semanggang 875, Karang Mulya 878, Aruta 159, Sambi 159, Kotawaringin Lama 533, Riam Durian 878, I.B Jaya 245. Puskesmas Arsel 1.393, dan Mendawai 2.010 penderita.

Baca Juga: Makin Gawat, Puluhan Ribu Warga Kotawaringin Barat Terserang ISPA

Baca Juga: Kabut Asap, Masyarakat Juga Diminta Waspada Rabies

Baca Juga: Kaltara Buat Posko Informasi Karhutla dan Kabut Asap

Reporter: Ahc16
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

pesawat

Kalteng

Fix, Serpihan Pesawat di Kalteng Ternyata Roket Cina
apahabar.com

Kalteng

Sambut HUT RI ke-75, TMP Kencana Kapuas Diperindah
apahabar.com

Kalteng

Abdul Razak Nyatakan Serius Maju sebagai Calon Gubernur Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Satu Kadis di Barut Meninggal Positif Covid-19, Gugus Tugas Angkat Bicara
apahabar.com

Kalteng

20 Pasien Covid-19 di Kalteng Sembuh
apahabar.com

Kalteng

Gugus Tugas Covid-19 Barut Terus Pantau Klaster Gowa
apahabar.com

Kalteng

5 Hari Berturut, 5 Kabupaten di Kalteng Nihil Kasus Covid-19
Vaksin

Kalteng

Sudah Tiba, Siapa Target Vaksin Covid-19 Tahap Pertama di Kalteng?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com