Akhirnya! Honorer Puskesmas se-Banjarmasin Bakal Segera Gajian Siram Wajah Petugas dengan Air Cabai, Tahanan BNN Kabur Brakkkk!! Mobil Relawan Kebakaran di Banjarmasin Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas Duduk Perkara Viral Pencurian RX King di Kelayan, Warga Sempat Salah Tangkap! Keluarga Tolak Otopsi, Pria Paruh Baya di Kasbah Banjarmasin Diduga Meninggal Lantaran Sakit

Kabut Asap Menebal di Banjarmasin, Liburan Sekolah Tiba?

- Apahabar.com Kamis, 12 September 2019 - 11:06 WIB

Kabut Asap Menebal di Banjarmasin, Liburan Sekolah Tiba?

Kawasan Wisata Siring Banjarmasin mulai diselimuti kabut asap. Foto diambil pada Kamis (12/09) pagi. Foto-MNC for apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Hari ini, Kamis (12/09), kabut asap pekat mulai menyelimuti Banjarmasin. Bahaya Infeksi Saluran Pernapasan Akut atau ISPA mengintai.

Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) Banjarmasin sudah mendekati level tidak sehat.

Itu terpampang jelas dari papan informasi ISPU yang terletak di perempatan Jalan Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mengakui kabut asap yang timbul akibat kebakaran hutan atau lahan itu sudah sangat menganggu.

Namun, Pemkot Banjarmasin belum mau mengeluarkan instruksi untuk meliburkan siswa/i SD serta SMP.

“Sampai detik ini, kami melihat kabut asap belum bisa dikatakan rawan untuk anak anak, sehingga saya tidak meliburkan sekolah,” terang Ibnu.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin, Totok Agus Daryanto.

Ia sepakat dengan sikap Wali Kota Banjarmasin. Aktivitas belajar-mengajar tidak akan diliburkan karena kondisi udara memburuk.

Baginya, perintah untuk meliburkan sekolah itu disesuaikan dengan kondisi dan kualitas udara di Banjarmasin.

“Saat ini kualitas udara Banjarmasin dalam kondisi baik, masih memungkinkan pembelajaran normal,” tutur Totok.

Sementara, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin memastikan kabut asap pekat mulai muncul. Namun tidak terlalu parah dan membahayakan kesehatan masyarakat.

“Kualitas [udara] masih tergolong aman, karena asap dari Karhutla tidak sampai ke sini,” ujar Kepala Bidang Pengawasan DLH Banjarmasin, Wahyu Hardi Canyono kepada apahabar.com, Kamis.

“Kualitas udara kita masih aman. Apalagi beberapa hari ini ada hujan. Kabut sifatnya sementara saja,” ucapnya.

Kata dia, pencemaran udara bisa dikatakan berbahaya jika debu dalam udara sudah mencapai 200 sampai 259 Part per Miliknya (PPM). Sedangkan saat ini angka pencemaran masih di batas 0 sampai 50 PPM.

“Artinya itu masih aman. Semoga saja hujan bisa terus terjadi. Dan bisa mengurangi kabut asap yang terjadi akhir-akhir ini,” pungkasnya.

Ia juga menerangkan daerah Banjarmasin ini kebanyakan adalah lahan pertanian, bukan lahan yang mudah terbakar.

Ketika terbakar akibat kemarau pun, pastinya tidak akan menimbulkan kabut asap yang parah. Besar kemungkinan kabut asap yang menyelimuti adalah kiriman dari daerah tetangga.

Dari informasi dihimpun, sejumlah daerah meliburkan sekolah gara-gara kabut asap.

Akibat kondisi udara yang semakin memburuk, Gubernur Kalbar Sutarmidji mengeluarkan instruksi meliburkan sekolah.

ISPU di Pontianak hari ini, dikutip dari Gatra, untuk konsentrasi PM10 mencapai angka 276,77 µgram/m3 atau dalam level tidak sehat.

Libur sekolah dimulai sejak hari ini hingga 14 September. Itu untuk seluruh jenjang pendidikan sekolah. Mereka akan masuk kembali pada 16 September.

Sedangkan, dari Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Dinas Pendidikan setempat sudah meliburkan anak sekolah sejak Selasa dan Rabu kemarin. Buntut dari kabut asap yang kian hari makin menebal, libur sekolah di sana diperpanjang sampai Jumat pekan ini.

Baca Juga: Breaking News; Kabut Asap Parah! 7 Penerbangan di Bandara Syamsuddin Noor Delay

Baca Juga: Mengatasi Karhutla, Perlu Kesadaran Bersama

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Aparat Tembak Mati KKB Eksekutor Pekerja Freeport
apahabar.com

Nasional

Rawat Wanita 350 Kg, Gunakan Tempat Tidur Beralas Brankas Baja
apahabar.com

Nasional

Keracunan Ayam Kremes, Korban Mencapai 93 Orang
apahabar.com

Nasional

Proses Pemilihan Komisaris dan Direksi Perusahaan BUMN Digelar Seperti Era SBY
apahabar.com

Nasional

AHY: Ibu Ani Saat Ini Butuh Penanganan Ekstra
apahabar.com

Nasional

Jelang Pengiriman Ibadah Umrah, Kemenag dan Kemenkes Bahas Persiapan
Banjir

Nasional

Malam Natal Hujan Deras, Bandung Kebanjiran
apahabar.com

Nasional

Jokowi Serahkan 2.020 Sertifikat Tanah di Jawa Timur
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com