ga('send', 'pageview');
Kalsel Siaga Karhutla, Ring Satu Jadi Atensi FOTO: Serba Putih, Massa Tolak RUU HIP di Banjarmasin Tolak RUU HIP, Ratusan Massa Geruduk Rumah Banjar! Diskotik Dilarang, Banjarmasin Bolehkan THM Lain Beroperasi Demo RUU HIP di Rumah Banjar, Ratusan Polisi Disiagakan




Home Ekbis

Jumat, 27 September 2019 - 13:28 WIB

Kalsel Keluhkan 10% DBH dan PI Blok Sebuku Tak Kunjung Terealisasi

Redaksi - Apahabar.com

Ilustrasi. Foto-liputan6.com

Ilustrasi. Foto-liputan6.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam mengelola Migas dinilai sangat kecil.

Tak ayal, hingga saat ini, dana bagi hasil (DBH) dan partisipacing interest (PI) 10% terhadap pengelolaan blok Sebuku, masih belum terealisasi.

“Kami berharap agar pemerintah daerah suatu saat nanti diberikan kewenangan lebih besar dalam pengelolaan Migas,” ucap Asisten III Pemprov Kalsel, Heriansyah, Jumat (27/9) pagi.

Padahal, kata dia, kesepakatan bersama antara Gubernur Kalsel dan Gubernur Sulbar untuk PI 10% itu telah ditandatangani di hadapan Wakil Presiden Republik Indonesia, pada 29 Juli 2015 silam.

Baca juga :  Bantu UMKM Indonesia, TikTok Luncurkan Solusi Periklanan

“Ini kiranya menjadi salah satu kasus, betapa terbatasnya kewenangan pemerintah daerah dalam pengelolaan Migas,” bebernya.

Pemprov Kalsel dan Sulbar hanya bisa menanti realisasi PI 10% dari pengelolaan blok Sebuku.

Ia berharap, pengalaman seperti pengelolaan blok Sebuku yang belum terealisasi, menjadi salah satu bahan yang menarik untuk didiskusikan.

“Apa masalah dan kendalanya, sehingga PI 10% untuk belum terealisasi. Apakah ada aturan yang berbenturan atau permasalahan kebijakan lain yang belum dituntaskan,” tegasnya.

Baca juga :  Dewan Minta Pemprov Kalsel Segera Beri Stimulus Pelaku UMKM

Namun, Pemprov Kalsel menyadari, perundang-undangan telah menentukan tatanan pengelolaan Migas hampir sepenuhnya di tangan pemerintah pusat.

“Sehingga daerah hanya bisa menunggu dan menanti,” pungkasnya.

Baca Juga: Selasa Siang, KPK Umumkan Tersangka Terkait Mafia Migas

Baca Juga: BPH Migas: Pembangunan Pipa Gas Trans Kalimantan Suatu Keharusan

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Pekan Terakhir Juli, Harga Cabai di Banjarbaru Berangsur Turun
apahabar.com

Ekbis

Polemik Tiket Pesawat, Intip Harga Terupdate Penerbangan dari Banjarmasin
apahabar.com

Ekbis

Terikat Utang Online Abal-abal, Korban Disuruh Jual Ginjal
apahabar.com

Ekbis

Bank Royal Ganti Nama Jadi Bank Digital BCA
apahabar.com

Ekbis

Cadangan Devisa Indonesia September 124,3 Miliar Dolar
apahabar.com

Ekbis

Imbas Corona, Puluhan Karyawan Hotel Berbintang di Banjarmasin Diistirahatkan
apahabar.com

Ekbis

Imbas Covid-19, DPP Inkindo Kalsel: Banyak Lelang Dibatalkan
apahabar..com

Ekbis

Harga Emas Antam Turun Rp1000
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com