3 Jam Hujan Deras, Ratusan Rumah Warga Desa Miawa Tapin Kebanjiran Kisah Pilu Istri Korban Disambar Buaya di Kotabaru, Harus Rawat 4 Anak, 1 di Antaranya Berusia 6 Bulan Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah Produksi Migas Kalimantan-Sulawesi Lampaui Target, Kok Bisa? PLTS Tak Berfungsi, Kades Panaan Mengadu ke Dinas ESDM Kalsel

Kampanye Anti Ilegal Fishing di Lomba “Maunjun Papuyu”

- Apahabar.com Selasa, 3 September 2019 - 08:26 WIB

Kampanye Anti Ilegal Fishing di Lomba “Maunjun Papuyu”

Seorang pemancing mengkampanyekan anti ilegal fishing pada event Lomba Mancing Papuyu Desa Sardangan 2019. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Lomba “maunjun papuyu” yang digelar di Desa Sardangan, Kabupaten Tanah Bumbu, telah usai. Namun lomba tersebut tidak sekadar lomba mancing biasa, ada pesan penting yang disampaikan di dalamnya.

Anggota DPRD Tanah Bumbu, Sayyid Ismail Khollil Alydrus, menyampaikan kampanye ilegal fishing tetap menjadi pesan utama yang disampaikan para pemancing pada event tersebut.

Ia meminta kepada seluruh masyarakat yang menjadikan wilayah Tanah Bumbu menjadi tempat pemancingan untuk menjaga keperawanan spot-spot pemancingan dari tangan-tangan iseng yang hobi merusak habitat ikan.

“Kami minta untuk tetap menjaga spot memancing di Tanah Bumbu. Stop racun, stop setrum. Mari jaga lingkungan kita,” kata Said Ismail yang juga anggota Pemancing Tanah Bumbu (PETA), kepada apahabar.com, Selasa (03/09).

Anggota DPRD Tanah Bumbu yang sangat menyukai ikan papuyu ini pun sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Desa Sardangan yang mau membuka diri terhadap komunitas pemancing. Sebab, ada saja masyarakat yang tak mau desanya dimasuki para pemancing.

“Terimakasih untuk Desa Sardangan yang mau membuka diri untuk para pemancing,” sebut Said Ismail yang menjadi penanggung jawab kegiatan.

apahabar.com

Sayyid Ismail Khollil Alydrus (no 2 dari kanan) berfoto bersama para pemancing. Foto-Istimewa

Antusiasme pemancing yang besar membuat Kepala Desa Sardangan, Andi Tanra, terkejut. Sebab, awalnya hanya 300 pemancing yang mendaftar. Tapi, belakangan peserta membludak dan menyentuh angka 1000 peserta.

“Antusiasme teman-teman luar biasa. Tidak sampai 1×24 jam seribu tiket habis terjual,” katanya.

Andi Tanra juga menyampaikan event bertajuk Lomba Mancing Papuyu Sardangan 2019 digelar sebagai media silaturahmi antar sesama pemancing.

Event tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74. Namun, harapan terbesarnya ialah untuk memperkenalkan potensi wisata dan menjadikan Desa Sardangan sebagai desa wisata di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Semua tidak terlepas dari campur tangan semua pihak terutama pemerintah daerah. Tujuannya adalah mengangkat roda perekonomian masyarakat,” tandas Andi Tanra.

Baca Juga: Kampanye #Savemeratus di MAN 1 Rantau

Baca Juga: Kampanye Stop Narkoba Melalui Pagelaran Seni 

Reporter : Puja Mandela
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Penyaluran Dana Desa Tahap III di Tanbu Rampung
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Angka Karhutla di Tanbu Turun Drastis
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Brigadir Andi Ajak Anak-anak Bikin Puisi Bertema Polisi
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Jajaran Kantor Imigrasi Batulicin Gelar Tabur Bunga di Makam Pahlawan
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Dukung Karantina Wilayah, Tanbu Usul Pelabuhan Ditutup
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Melalui Vicon, Sekda Tanbu Ikuti Penandatanganan Pedoman Pengawasan Netralitas ASN pada Pilkada 2020
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Nekat Nikah di Musim Corona, Mempelai: Yang Penting Halal
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Update Covid-19 di Tanbu: Pasien Sembuh Terus Bertambah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com