Akhir Pekan Ini, Wisata Siring Banjarmasin Resmi Ditutup Lagi Dokter Kalsel Gugur karena Covid-19, IDI: Sudah 55 Terjangkit! Ibunya Reaktif Tes Covid-19, Bayi di Banjarmasin Meninggal Dunia Rapid Test di Banjarmasin Rp 500 Ribu, Dinkes Siapkan Sanksi Klarifikasi Oknum Dokter Banjarbaru Dugaan KDRT Istri Pertama




Home Pemkab Tanah Bumbu

Selasa, 3 September 2019 - 08:26 WIB

Kampanye Anti Ilegal Fishing di Lomba “Maunjun Papuyu”

Redaksi - Apahabar.com

Seorang pemancing mengkampanyekan anti ilegal fishing pada event Lomba Mancing Papuyu Desa Sardangan 2019. Foto-Istimewa

Seorang pemancing mengkampanyekan anti ilegal fishing pada event Lomba Mancing Papuyu Desa Sardangan 2019. Foto-Istimewa

apahabar.com, BATULICIN – Lomba “maunjun papuyu” yang digelar di Desa Sardangan, Kabupaten Tanah Bumbu, telah usai. Namun lomba tersebut tidak sekadar lomba mancing biasa, ada pesan penting yang disampaikan di dalamnya.

Anggota DPRD Tanah Bumbu, Sayyid Ismail Khollil Alydrus, menyampaikan kampanye ilegal fishing tetap menjadi pesan utama yang disampaikan para pemancing pada event tersebut.

Ia meminta kepada seluruh masyarakat yang menjadikan wilayah Tanah Bumbu menjadi tempat pemancingan untuk menjaga keperawanan spot-spot pemancingan dari tangan-tangan iseng yang hobi merusak habitat ikan.

“Kami minta untuk tetap menjaga spot memancing di Tanah Bumbu. Stop racun, stop setrum. Mari jaga lingkungan kita,” kata Said Ismail yang juga anggota Pemancing Tanah Bumbu (PETA), kepada apahabar.com, Selasa (03/09).

Anggota DPRD Tanah Bumbu yang sangat menyukai ikan papuyu ini pun sangat mengapresiasi kepada Pemerintah Desa Sardangan yang mau membuka diri terhadap komunitas pemancing. Sebab, ada saja masyarakat yang tak mau desanya dimasuki para pemancing.

“Terimakasih untuk Desa Sardangan yang mau membuka diri untuk para pemancing,” sebut Said Ismail yang menjadi penanggung jawab kegiatan.

apahabar.com

Sayyid Ismail Khollil Alydrus (no 2 dari kanan) berfoto bersama para pemancing. Foto-Istimewa

Antusiasme pemancing yang besar membuat Kepala Desa Sardangan, Andi Tanra, terkejut. Sebab, awalnya hanya 300 pemancing yang mendaftar. Tapi, belakangan peserta membludak dan menyentuh angka 1000 peserta.

“Antusiasme teman-teman luar biasa. Tidak sampai 1×24 jam seribu tiket habis terjual,” katanya.

Andi Tanra juga menyampaikan event bertajuk Lomba Mancing Papuyu Sardangan 2019 digelar sebagai media silaturahmi antar sesama pemancing.

Event tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74. Namun, harapan terbesarnya ialah untuk memperkenalkan potensi wisata dan menjadikan Desa Sardangan sebagai desa wisata di Kabupaten Tanah Bumbu.

“Semua tidak terlepas dari campur tangan semua pihak terutama pemerintah daerah. Tujuannya adalah mengangkat roda perekonomian masyarakat,” tandas Andi Tanra.

Baca Juga: Kampanye #Savemeratus di MAN 1 Rantau

Baca Juga: Kampanye Stop Narkoba Melalui Pagelaran Seni 

Reporter : Puja Mandela
Editor: Muhammad Bulkini

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Di Hari Juang TNI AD, Dandim dan Kapolres Suap-suapan Pentol
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Organisasi dan Komunitas di Tanbu Ramai-Ramai Bantu Korban Banjir
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Jadi Calon Wakil Bupati, Ready Kambo Belum Pernah Tengok Objek Wisata Tanbu
Pemkab Tanbu Raih SAKIP B+ dari Kemenpan RB

Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Raih SAKIP B+ dari Kemenpan RB
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Hj Arbayah Nahkodai KADIN Tanbu Periode 2020-2025
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Komentar Kepala Kesbangpol soal Radikalisme di Tanbu
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Imbau ASN dan Non ASN Sosialisasikan Pencegahan Covid-19
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Pendidikan Merata, Sudian Noor Diganjar Penghargaan dari Gubernur Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com