Baru Diresmikan, Jembatan Alalak Langsung Diserbu Warga Jokowi Blakblakan Alasannya Resmikan Langsung Pabrik Jhonlin di Tanah Bumbu Jokowi Resmikan Jembatan Alalak, Jalan Hasan Basri Kayutangi Macet Parah Jokowi Resmikan Pabrik Johnlin, Paman Birin Pinta Dua PSN Tiba di Banjarbaru, Presiden Jokowi Bertolak ke Banjarmasin

Kapolri Dalami Keterlibatan Asing Dalam Ricuh di Papua

- Apahabar.com     Senin, 2 September 2019 - 06:00 WITA

Kapolri Dalami Keterlibatan Asing Dalam Ricuh di Papua

Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto – Antara

apahabar.com, JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengakui bahwa kelompok masyarakat yang aksi anarkis di Papua dan Papua Barat memiliki hubungan dengan organisasi di luar negeri.

“Ada. Kita sama-sama tahu dari kelompok-kelompok ini ada hubungannya dengan network di internasional,” kata Jenderal Tito di acara Hari Jadi Ke-71 Polwan, di Jakarta, seperti dilansir Antara, Minggu (01/09).

Oleh karena itu, Polri saat ini tengah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk menangani masalah tersebut.

Menurut dia, pihak-pihak yang diduga menggerakan kericuhan di Papua sudah diketahui.

“Pihak-pihak yang diduga menggerakkan sudah dipetakan dan sedang didalami. Kalau misal terbukti (terlibat), akan ditindak secara hukum,” ucapnya, menegaskan.

Saat ini kondisi di Papua dan Papua Barat sudah terkendali. “Sudah relatif aman ya,” ujarnya.

Hampir 6.000 pasukan gabungan TNI-Polri diperbantukan untuk menjaga wilayah timur Indonesia itu. Mereka disebar di beberapa titik di antaranya Jayapura, Nabire, Paniai, Deiyai, Manokwari, Sorong dan Fakfak.

Senada dengan Kapolri, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal juga menduga bahwa ada kaitan antara kelompok-kelompok lokal dengan pihak luar. Namun demikian, Iqbal enggan mengungkap pihak-pihak tersebut.

“lntinya enggak bisa juga kami sampaikan di sini,” kata Iqbal.

Ia memastikan bahwa Polri akan menjamin situasi keamanan di Papua.

Ia juga meminta agar masyarakat tidak terpancing berbagai provokasi yang dapat menimbulkan kerusuhan. “Kerusuhan yang sudah terjadi, jangan terulang lagi,” tegas Iqbal, berharap.

Baca Juga: Pengamanan Objek Vital di Papua Barat Diperketat

Baca Juga: Gelar Rapat Terbatas, Jokowi Minta Kondisi Papua Segera Dipulihkan  

Baca Juga: Kaltim Jadi Ibu Kota, Tabalong dan Kotabaru Disapkan Jadi Pusat Industri

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Usulan RUU Permusikan Ditarik, Ini Alasan Anang Hermansyah
apahabar.com

Nasional

Suara Misterius Juga Terdengar Meraung-raung di Langit Semarang
apahabar.com

Nasional

Gojek Kerahkan Tim untuk Sosialisasi Jaga Jarak ke Pengemudi
PON Papua

Nasional

Memesona, 5 Spot Foto Menarik di Jayapura Jelang PON Papua
apahabar.com

Nasional

Ketum JMSI: Negara Sistem Politik Tertutup Lebih Mampu Hadapi Krisis Kesehatan Pandemi Covid-19
apahabar.com

Nasional

Busyro Artikan Sujud Syukur Prabowo Bukan Rayakan Kemenangan
apahabar.com

Nasional

Jokowi Beri Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya pada 4 Anggota Polri
apahabar.com

Nasional

Ibu Kota Pindah, Teluk Balikpapan Kian Terancam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com