BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Kapolri Dalami Keterlibatan Asing Dalam Ricuh di Papua

- Apahabar.com Senin, 2 September 2019 - 06:00 WIB

Kapolri Dalami Keterlibatan Asing Dalam Ricuh di Papua

Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Foto – Antara

apahabar.com, JAKARTA – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengakui bahwa kelompok masyarakat yang aksi anarkis di Papua dan Papua Barat memiliki hubungan dengan organisasi di luar negeri.

“Ada. Kita sama-sama tahu dari kelompok-kelompok ini ada hubungannya dengan network di internasional,” kata Jenderal Tito di acara Hari Jadi Ke-71 Polwan, di Jakarta, seperti dilansir Antara, Minggu (01/09).

Oleh karena itu, Polri saat ini tengah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan Badan Intelijen Negara (BIN) untuk menangani masalah tersebut.

Menurut dia, pihak-pihak yang diduga menggerakan kericuhan di Papua sudah diketahui.

“Pihak-pihak yang diduga menggerakkan sudah dipetakan dan sedang didalami. Kalau misal terbukti (terlibat), akan ditindak secara hukum,” ucapnya, menegaskan.

Saat ini kondisi di Papua dan Papua Barat sudah terkendali. “Sudah relatif aman ya,” ujarnya.

Hampir 6.000 pasukan gabungan TNI-Polri diperbantukan untuk menjaga wilayah timur Indonesia itu. Mereka disebar di beberapa titik di antaranya Jayapura, Nabire, Paniai, Deiyai, Manokwari, Sorong dan Fakfak.

Senada dengan Kapolri, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Mohammad Iqbal juga menduga bahwa ada kaitan antara kelompok-kelompok lokal dengan pihak luar. Namun demikian, Iqbal enggan mengungkap pihak-pihak tersebut.

“lntinya enggak bisa juga kami sampaikan di sini,” kata Iqbal.

Ia memastikan bahwa Polri akan menjamin situasi keamanan di Papua.

Ia juga meminta agar masyarakat tidak terpancing berbagai provokasi yang dapat menimbulkan kerusuhan. “Kerusuhan yang sudah terjadi, jangan terulang lagi,” tegas Iqbal, berharap.

Baca Juga: Pengamanan Objek Vital di Papua Barat Diperketat

Baca Juga: Gelar Rapat Terbatas, Jokowi Minta Kondisi Papua Segera Dipulihkan  

Baca Juga: Kaltim Jadi Ibu Kota, Tabalong dan Kotabaru Disapkan Jadi Pusat Industri

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Harga Minyak Turun, BBM Masih Dipertimbangkan
apahabar.com

Nasional

Sektor Ekonomi Indonesia Diprediksi Membaik Tahun Depan
apahabar.com

Nasional

Bersamaan! Jokowi Pidato Kemenangan, Prabowo Pidato Penolakan
apahabar.com

Nasional

Brunei Darussalam Resmi Terapkan Hukuman Rajam Mati dan Amputasi
apahabar.com

Nasional

Mantan Dirut PT PLN Sofyan Basir Divonis Bebas
apahabar.com

Nasional

Kontroversi Jumlah Halaman UU Cipta Kerja, Mensesneg Beri Penjelasan
apahabar.com

Nasional

Bupati Sidoarjo Terjaring OTT KPK
apahabar.com

Nasional

Buaya Besar Gegerkan Warga Kalianda Lampung
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com