BREAKING! Banjiri Kamboja Banjarmasin, Massa #SAVEKPK Long March ke DPRD Kalsel Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Gugatan Jilid II H2D ke MK Siang Ini, Denny Gandeng Lawyer “Level Dewa” Somasi Tim BirinMu ke Uhaib, Komnas HAM hingga H2D Pasang Badan Hujan Lebat, Desa Hawang HST Banjir Lagi

Karhutla di Kalsel Sulit Dibendung, Dampaknya Kini Mulai Terasa

- Apahabar.com Sabtu, 7 September 2019 - 12:39 WIB

Karhutla di Kalsel Sulit Dibendung, Dampaknya Kini Mulai Terasa

Foto Ilustrasi. BNPB terpaksa menambah satu unit helikopter water bombing untuk mengatasi kebakaran lahan dan hutan di Kalsel. Foto-airbushelicopters.com

apahabar.com, BANJARBARU – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus saja terjadi. Dampaknya kini, asap mulai menyelimuti langit Kalimantan Selatan (Kalsel).

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, hingga 6 September 2019, sedikitnya 2.834,59 hektar kawasan hutan dan lahan ludes terbakar. Itu terbagi dari kebakaran lahan seluas 2.756,84 hektar dan hutan 77,75 hektar.

“Untuk lahan sebanyak 978 kasus dan hutan 10 kasus,” ucap Kepala Pelaksana BPBD Kalsel Wahyuddin, Sabtu (6/9) di Fasi Bandara Samsyudin Noor.

Terdapat tiga kabupaten teratas yang luasan lahannya terbakar di Kalsel. Yakni, Tanah Laut seluas 520,95 hektar, Tapin 481,54 hektar dan Banjar 436,47 hektar. “Sisanya terbagi di seluruh wilayah di Kalsel,” ungkap Wahyuddin.

Begitu juga kebakaran hutan di Kalsel. Tiga posisi kab/kota di Kalsel teratas yang hutannya terbakar. Seperti Kabupaten Banjar seluas 61 hektar, Kota Banjarbaru 6 hektar dan Kabupaten Batola 2,25 hektar.

Tak sedikit pula, dari kasus ini menghasilkan kepulan asap yang luar biasa.
“Adapun untuk penyumbang asap terbesar dari Liang Anggang (Kota Banjarbaru), dan asap terbanyak ke wilayah bandara dari Bati-Bati, (Kabupaten) Tanah Laut” pungkasnya.

Sekadar diketahui BPBD Kalsel terus berjibaku memadamkan api menggunakan Helikopter Bombing milik BNPB RI.

Kebakaran di lahan gambut jadi kendala lain BPBD Kalsel melakukan pemadaman. Meskipun telah dilakukan pembahasan diawal, namun api tak kunjung padam. Sampai-sampai BNPB harus menambah satu buah helikopter.

“Kemarin datang 1 heli lagi untuk patroli jadi total ada 7 heli, 2 heli patroli dan 5 heli boombing” ungkapnya.

Setiap pagi dan sore, Tim Pemantau Karhutla terus melalukan patroli di beberapa titik api di Kalsel. Khususnya di sekitar Bandara Syamsuddin Noor, yang dikenal sebagai kawasan objek vital nasional.

Baca Juga: TNI dan Satgas Siaga Karhutla di Bandara Syamsudin Noor

Baca Juga: Teror Karhutla Belum Usai, BMKG Kembali Deteksi Ratusan Hotspot Kalsel

Baca Juga: Waspada! Dua Wilayah di Banjarmasin Rawan Karhutla

Reporter : Nurul Mufidah
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Siang Ini Masjid Al-Jihad Banjarmasin Gelar Jumatan, Simak Imbauannya
apahabar.com

Kalsel

Warga di Tapin Dites PCR 13 Kali Baru Dinyatakan Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Dukung Perwali Banjarmasin, HBI Ketat Terapkan Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Tri Ibadah, Tawarkan Kemudahan Komunikasi pada Calon Haji Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Giat Polmas, Satpolairud Polres Tala Imbau Pesan Kamtibmas
apahabar.com

Kalsel

Bapemperda Segera Menyusun Program Raperda
apahabar.com

Kalsel

Per November 2019, 362 Wanita di Batola Pilih Menjanda
apahabar.com

Kalsel

‘Anak Jin’ Banjarmasin Kembali Mencuri, Aksinya Terekam CCTV
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com