Lucky Birthday Bjb 60versary Tawarkan Hadiah Jutaan Rupiah, Ayo Ikuti Promonya Hilal Belum Nongol di Kalsel, 1 Syawal 1442 H Tunggu Sidang Isbat Tak Mau Kecolongan Pemudik, Aktivitas Kapal Tradisional di Kalsel Diawasi Ketat Detik-Detik Longsor Maut di Desa Batu Bini HSS Timbun 4 Pencari Batu Satresnarkoba Polresta Banjarmasin Tangkap Kakak Beradik Pemilik 2,1 Kg Sabu-Sabu

Kasus ISPA Meningkat Drastis, Dinkes Banjarmasin: Jangan Panik

- Apahabar.com Kamis, 26 September 2019 - 18:02 WIB

Kasus ISPA Meningkat Drastis, Dinkes Banjarmasin: Jangan Panik

Ilustrasi ISPA . Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kunjungan pasien Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Puskesmas Banjarmasin meningkat drastis.

Sebelumnya hingga pekan ke 37, lebih dari 1.734 pasien terdampak ISPA.
Namun pekan ini, kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, secara keseluruhan menjadi 3.291 orang.

Semuanya itu terdata di 26 Puskesmas yang tersebar di Banjarmasin. “Itu tentu bukan secara keseluruhan terdampak dari asap. Artinya ada orang yang memang kondisi ISPA-nya sudah ada. Karena ISPA ini sebenarnya juga urutan penyakit 5 besar di Kota Banjarmasin,” papar Machli disela kegiatan Bimtek dan Pengukuhan Tim Pengaduan Masyarakat di Gedung Dinkes Banjarmasin, Kamis (26/9) siang.

Evaluasi telah dilakukan Dinkes selama satu bulan terakhir hingga minggu ke empat pantauan dampak kabut asap.

Rata-rata pasien yang terdampak kabut asap adalah kalangan anak-anak. “Paling banyak anak-anak usia 10 tahun ke bawah,” sebut dia.

Meski terjadi peningkatan secara drastis, namun dia meminta masyarakat tidak perlu panik dan khawatir berlebihan.

Berdasarkan pantauan dan laporan yang diterima dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), indeks standar pencemaran udara di Banjarmasin masih belum memasuki kategori berbahaya.

“Karena di Banjarmasin masih belum kategori pencemaran udara yang berbahaya. Jadi aktivitas anak-anak seperti biasa saja. Tidak apa-apa dan tidak ada libur sekolah,” ungkapnya.

Dirinya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga kesehatan dan tetap menjalankan aktivitas seperti biasa.

“Tetap jaga kesehatan dengan cara makan buah-buahan, minum air putih minimal 8 gelas, berolahraga rutin untuk menyeimbangkan tubuh. Kecuali ketebalan asap semakin meningkat, ya gunakanlah masker,” imbaunya.

apahabar.com

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi. Foto-apahabar.com/Musnita Sari.

Baca Juga: Kabut Asap Hilang, Aktivitas Warga di Muara Teweh Kembali Normal

Baca Juga: Kabut Asap Masih Selimuti Tanah Bumbu, BPBD Bagikan Ribuan Masker

Reporter: Musnita Sari
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pasca Rapid Test Massal, Pasar Tradisional di Banjarmasin Disemprot Disinfektan

Kalsel

Izin Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin, Dinkes Akan Visitasi Terlebih Dahulu
apahabar.com

Kalsel

Giliran FKTSP Kalsel Peduli Korban Kebakaran di Patmaraga Kotabaru
apahabar.com

Kalsel

Debat Pilwali Banjarmasin 2020, Paslon Keluhkan Durasi Waktu
Narkoba

Kalsel

Penghujung 2020, Polres Tanbu Sukses Gulung Sindikat Narkoba

Banjarmasin

Catat! Lansia di Banjarmasin Bisa Batal Divaksin Covid-19, Berikut Alasannya
apahabar.com

Kalsel

Anak-Anak Pengungsi Korban Kebakaran di Kotabaru Trauma?
apahabar.com

Kalsel

Kapolda Turun Tangan Padamkan Kebakaran Lahan Kalsel
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com