3 Kali Diskor, Sidang Perdana Netralitas ASN Camat Aluh Aluh Berlangsung hingga Malam Sisa 85 Hari Jadi Bupati, Sudian Noor Doyan Bikin Kebijakan Kontroversial Diam-Diam, Adaro Kepincut Proyek Coal to Methanol di Kotabaru, Apa Kata Dewan? Kubah Datu Kelampaian Kembali Ditutup, Simak Penjelasan Zuriyat Gelapkan Penjualan Motor, Supervisor Marketing PT NSS Tabalong Diamankan Polisi

Kawal Aksi Demo AMP, Seorang Prajurit TNI Tewas Dibacok

- Apahabar.com Senin, 23 September 2019 - 15:13 WIB

Kawal Aksi Demo AMP, Seorang Prajurit TNI Tewas Dibacok

Ilustrasi penyerangan beberapa orang menggunakan senjata. Foto - jogja.tribunnews.com

apahabar.com, JAKARTA – Seorang prajurit TNI tewas saat mengawal aksi demo Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) di daerah Expo Waena, Jayapura, Papua. Senin (23/09).

Kodam XVII/Cenderawasih menyatakan prajurit TNI yang tewas itu bernama Praka Zulkifli, dari satuan Yonif 751/Raider. Dia diduga tewas akibat dibacok di bagian kepala oleh oknum Aliansi Mahasiswa Papua.

“Almarhum mengalami luka bacokan di kepala bagian belakang. Korban sempat dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis,” ujar Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol CPL Eko Daryanto dalam keterangan tertulis, Senin (23/9).

“Namun karena pendarahan yang hebat, nyawa Praka Zulkifli tidak dapat terselamatkan,” ujarnya.

Eko membeberkan pembacokan terjadi usai massa AMP melakukan demo di depan Auditorium Universitas Cenderawasih untuk menuntut pendirian posko bagi mahasiswa Papua yang pulang dari studi di luar Papua.

Namun, Eko berkata aksi tersebut tidak mendapat izin baik dari Polda Papua maupun dari pihak Rektorat Uncen sehingga kemudian difasilitasi petugas untuk kembali ke daerah Expo Waena dengan menggunakan kendaraan truk dan bis umum, dengan dikawal aparat keamanan yang menggunakan kendaraan dinas yang dikemudikan Praka Zulkifli.

“Sekitar pukul 11.00 WIT, setibanya di daerah Expo Waena, massa AMP yang baru turun dari kendaraan berbalik menyerang aparat keamanan yang mengawal mereka pulang,” ujar Eko.

Tak hanya menyerang, Eko menyampaikan massa AMP juga berusaha memprovokasi masyarakat Papua yang berada di Expo Waena untuk melakukan aksi anarkis berupa pembakaran terhadap berbagai fasilitas umum dan rumah masyarakat.

“Almarhum Praka Zulkifli yang sedang beristirahat sejenak usai mengantar pasukan pengamanan tiba-tiba diserang oleh massa dengan menggunakan senjata tajam,” ujarnya.

Akibat kejadian itu, Eko menyebut Zulkifli mengalami luka bacokan di kepala bagian belakang dan sempat dievakuasi menuju RS Bhayangkara untuk mendapat perawatan medis hingga dinyatakan meninggal dunia.

“Rencana pemakaman akan dikoordinasikan oleh Danyonif 751/Raider dengan keluarga korban,” ujar Eko.

Terkait hal itu, Eko mengatakan Kodma dan Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab menyatakan turut berduka cita kepada keluarga Zulkifli.

Sebagai seorang prajurit, kata dia, almarhum Praka Zulkifli telah memberikan bakti terbaiknya kepada bangsa dan negara dengan memberikan jiwa dan raga demi tercipta rasa aman di tanah Papua.

Baca Juga: Densus 88 Temukan Surat Perpisahan dari Rumah Terduga Teroris

Baca Juga: Kapolda: Aksi Demonstrasi di Wamena karena Isu Hoaks

Sumber: CNN Indonesia
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Sosok Terduga VS, Artis yang Terjerat Prostitusi Online di Lampung
apahabar.com

Nasional

Seorang Remaja Tewas Usai Dipatuk Ular King Kobra Peliharaannya
apahabar.com

Nasional

Pupuk Subsidi Over Stock, Kalsel Bisa Jadi Penyangga Daerah Lain
apahabar.com

Nasional

Dua Solusi Wapres JK untuk Perbaiki Pemilu Indonesia
apahabar.com

Nasional

Ahok Tanggapi Santai Penolakan Serikat Pekerja Pertamina
apahabar.com

Nasional

Warga Sebut Perusuh di Slipi Bukan Penduduk Setempat
apahabar.com

Nasional

LSI: Elektabilitas Jokowi Vs Prabowo Relatif Stagnan
apahabar.com

Nasional

PT Pos Indonesia Bantah Bangkrut, Ini Penjelasannya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com