ga('send', 'pageview');
Karang Payau Kotabaru Geger, Ketua RT Hilang Diduga Dimangsa Buaya! Perampokan Brutal di Kotabaru, Korban Ditusuk dan Dilempar ke Sungai Kesan Mendalam Warga Pulau Burung ke Cuncung H Maming: Relakan Gaji untuk Membuka Isolasi Gali Lubang Buat Kabur, Napi Cina Lapas Tangerang Jadi Buruan Tim Khusus Penabrak Lari yang Ngaku Polisi di Banjarmasin Ternyata Sudah Diamankan

Kawasan Tahura Kebakaran, Hanif Turun Tangan Padamkan Api

- Apahabar.com Selasa, 10 September 2019 - 15:03 WIB

Kawasan Tahura Kebakaran, Hanif Turun Tangan Padamkan Api

Kawasan Tahura Sultan Adam mengalami kebakaran lahan pada Senin (09/09) pukul 04.00 dini hari. Foto-Humas Dishut Kalsel.

apahabar.com, BANJARBARU – Lagi, kebakaran terjadi di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam. Kebakaran lahan di Tahura terjadi pada Senin (09/09) pukul 04.00 dini hari.

Cuaca panas dan angin kencang membuat api menjalar dengan cepat. Kepulan asap pun terlihat makin tebal menyelimuti kawasan tersebut

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Hanif Faisol Nurofiq, yang mengetahui hal itu langsung ikut berjibaku memadamkan api.

Proses pemadaman juga melibatkan 200 orang dari Brigdalkarhutla, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan personel Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan.

Baca juga :  Kecelakaan Maut di U-Turn Guntung Manggis Banjarbaru, Pengendara Supra Tewas Seketika

“Cuaca ekstrem menyebabkan kebakaran cepat meluas, tapi tim pemadam kebakaran terus berupaya sekuat tenaga melakukan pemadaman” ujar Hanif.

Kebakaran terjadi di dua titik lokasi yaitu di Gunung Sianjal dan Desa Abirau. Proses pemadaman dilakukan dengan pemadaman darat menggunakan pompa air (jet shooter), kepyok, dan lain-lain.

Sampai pukul 24.00, api di Desa Abirau baru berhasil dipadamkan. Sedangkan kebakaran di Gunung Sianjal baru bisa diatasi pada pukul 03.00.

Lebih lanjut Hanif menyampaikan kondisi lapangan yang berbukit menyulitkan petugas memadamkan api. Ia sendiri belum mengetahui berapa luas lahan yang terbakar.

Baca juga :  Tingkatkan Penanganan, Pemkot Banjarbaru Sosialisasi Aplikasi Covid-19 dan JPS

“Kalau berapa luasnya kami belum tahu. Kami fokus ke pemadaman,” tutup Hanif.

Kepala Seksi Perlindungan Hutan Tahura Sultan Adam Marvizon menduga kebakaran terjadi karena sengaja dibakar oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Karena saat kejadian ada tiga titik awal api yang terdeteksi,” katanya.

Baca Juga: Gerakan Eco Office, Dishut Bersihkan Sampah di Perkantoran Pemprov Kalsel

Baca Juga: Dishut Kalsel Kunker Sekalian Tinjau RPH Kinarum dan Jaro

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Puja Mandela

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Dishut Kalsel

Lagi, KPH Kayu Tangi bersama Dishut Kalsel Jinakkan Api di Aranio Banjar
apahabar.com

Dishut Kalsel

Monyet yang Dipelihara Warga Selama 20 Tahun Dilepasliarkan ke Gunung Kayangan
apahabar.com

Dishut Kalsel

Desa Ajung Balangan Kantongi Izin Perhutanan Sosial Nusantara
apahabar.com

Dishut Kalsel

Tinjau DAS Bukit Batu, Kadishut Kalsel Ingatkan Ancaman Kebakaran Hutan
apahabar.com

Dishut Kalsel

Sedekah Biji, Program Dishut Kalsel yang Libatkan Masyarakat
apahabar.com

Dishut Kalsel

Revolusi Hijau, Dishut Kalsel Target Penanaman Ratusan Hektar di Kotabaru
apahabar.com

Dishut Kalsel

Desa Rantau Bujur Dukung Program Masyarakat Peduli Api Berbasis Desa
apahabar.com

Dishut Kalsel

Evaluasi Karhutla, Penanganan di Balangan Terkendala Akses dan Ketersediaan Air
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com