BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

Kecelakaan Tol Cipularang, Polisi Tetapkan 2 Sopir Dump Truk Sebagai Tersangka

- Apahabar.com Rabu, 4 September 2019 - 15:15 WIB

Kecelakaan Tol Cipularang, Polisi Tetapkan 2 Sopir Dump Truk Sebagai Tersangka

Kecelakaan beruntun di Tol Cipularang menewaskan 8 orang, melukai 28 lainnya. Foto – okezone.com

apahabar.com, PURWAKARTA – Polres Kabupaten Purwakarta menetapkan 2 sopir dump truk, sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan beruntun di jalan Tol Cipularang Kilometer 91 arah Jakarta yang melibatkan 20 kendaraan pada Senin (02/09).

“Hari ini kita menetapkan dua sopir dump truk sebagai tersangka. Tersangka pertama sopir dump truk berinisial DH dan yang kedua berinisial S,” kata Kapolres Purwakarta AKBP Matrius, saat konferensi pers di Mapolres Purwakarta, seperti dikutip apahabar.com dari Antara, Rabu (04/09).

Tersangka DH merupakan sopir dump truk nopol B-9763-UIT. Sedangkan tersangka berinisial S sopir dump truk nopol B-9410-UIU.

Ia mengatakan, dua sopir dump truk itu ditetapkan sebagai tersangka sesuai dengan keterangan saksi-saksi dan berdasarkan barang bukti yang ada di tempat kejadian.

Penetapan dua tersangka itu juga berdasarkan bukti lain yang ditemukan saat olah tempat kejadian perkara serta hasil olah barang bukti

“Jadi dapat disimpulkan, dua sopir dump truk ini ditetapkan sebagai tersangka,” katanya.

Selain dasar-dasar tersebut, ada unsur lain yang menyebabkan dua sopir dump truk itu ditetapkan tersangka, di antaranya kelalaian yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia, luka berat dan luka ringan, termasuk unsur kelalaian yang mengakibatkan kerugian material.

Hal lainnya, kata Kapolres, dua tersangka itu membawa muatan tanah merah melebihi batas yang telah ditentukan. Idealnya satu dump truk memuat 12 ton. Tapi kedua dump truk itu masing-masing membawa 37 ton muatan tanah merah.

“Jadi dua tersangka ini membawa material tanah melebihi batas. Kelebihan muatan 25 ton,” katanya.

Akibat kelebihan muatan itu, dump truk yang masing-masing dikemudikan DH dan S mengalami gangguan fungsi rem saat melintasi jalan Tol Cipularang yang kondisinya menurun sepanjang tujuh kilometer, sehingga dump truk itu terbalik.

Awalnya dump truk yang dikemudikan tersangka berinisial DH yang terbalik akibat mengalami gangguan fungsi rem. Kondisi itu mengakibatkan 18 kendaraan lainnya mengalami perlambatan.

Di saat bersamaan melintas dump truk yang dikemudikan tersangka S yang akhirnya menabrak seluruh kendaraan yang ada di depannya.

Dalam kasus kecelakaan beruntun yang melibatkan 20 kendaraan ini, pihak kepolisian hanya menahan satu tersangka, yakni sopir dump truk S.

“Tersangka DH gugur secara hukum, karena menjadi korban meninggal dunia dalam peristiwa kecelakaan beruntun itu,” kata dia.

Kecelakaan maut Cipularang itu sendiri terjadi pada Senin (02/09) siang. Delapan orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka dalam peristiwa itu.

Baca Juga: Polisi Akan Olah TKP Kecelakaan Maut di Tol Cipularang

Baca Juga: 6 Orang Tewas Dalam Kecelakaan Beruntun  di Tol Cipularang

Sumber: Antara

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Militer AS yang Baru Pulang dari China akan Dikarantina
apahabar.com

Nasional

Walhi Minta Pemerintah Lindungi Orang Utan dari Perburuan
apahabar.com

Nasional

Mabes Polri Bantah Isu Penusuk Syekh Ali Jaber Dibebaskan
apahabar.com

Nasional

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Barat Laut Melonguane Sulut
apahabar.com

Nasional

Alasan ULM Beri Gelar Warga Belanda Doktor Kehormatan
apahabar.com

Nasional

ACT Berangkatkan 20 Truk Bantuan ke Pandeglang dan Lampung Selatan
apahabar.com

Nasional

Biaya Makan Napi Tembus Rp1,79 Triliun
apahabar.com

Nasional

Mendikbud Nadiem: Pembelajaran Tatap Muka Januari 2021 Berdasarkan Persyaratan Ketat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com