Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Keluarga Korban Crane Tunggu Santunan Pemerintah Arab Saudi

- Apahabar.com Rabu, 4 September 2019 - 11:13 WIB

Keluarga Korban Crane Tunggu Santunan Pemerintah Arab Saudi

crane tumbang di Masjidil Haram, Makkah pada 2015 lalu. Foto-enciety.co

apahabar.com, LEMBANG – 4 tahun berlalu dari peristiwa tumbangnya crane di Masjidil Haram-Makkah, keluarga korban asal Indonesia masih menunggu kepastian pencairan dana santunan dari Pemerintah Arab Saudi. Kabar terbaru menyebutkan dana itu akan dicairkan.

Keluarga korban Crane, Iti Rasmi, warga Jalan Nyampai, Desa Cibogo, Kecamatan Lembang, Bandung Barat mengaku masih menunggu informasi lebih lanjut terkait santunan dari pemerintah Arab Saudi itu. Saat ini pihaknya masih mengurus proses fatwa waris.

Salah seorang anak korban, Wiwi Widiyani (40) mengungkapkan sejauh ini pihaknya belum menerima surat pemberitahuan apapun dari Kementerian Agama (Kemenag) atau lainnya terkait santunan tersebut.

Selama ini, sambungnya, informasi terkait santunan bagi korban tertimpa crane di Makkah sudah diinformasikan oleh Kemenag dengan baik. Namun beberapa waktu lalu sempat tertunda sebab menguruskan pelaksanaan ibadah haji.

Sebelumnya, Pemerintah Arab Saudi telah mencairkan dana santunan bagi ahli waris atau keluarga dari korban asal Indonesia yang terkena musibah jatuhnya crane di Masjidil Haram pada 2015 lalu. Dengan nilai sebesar Rp85,1 miliar. Namun begitu, Kementerian Agama (Kemenag) Bandung Barat belum menerima informasi terkait pemberian santunan tersebut.

Kasi Haji Kemenag Bandung Barat, Rahmat Hidayat mengaku pihaknya belum menerima informasi seputar pencairan santunan tersebut. Baik katanya dari keluarga korban ataupun Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

“Kami belum terima kabar (pencairan santunan) dari KBIH ataupun dari keluarga korban,” ujarnya, Selasa (3/9). Dirinya mengaku akan segera menginformasikan kembali jika pencairan sudah sampai ke tangan keluarga korban.

Baca Juga: Serangan Jantung Penyebab Tertinggi Kematian Jemaah Haji Indonesia

Baca Juga: Sakit Paru-Paru, Satu Lagi Jemaah Haji Kalteng Meninggal Dunia

Sumber: Republika.co.id
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pliisss..Taati Protokol Kesehatan, Tangis Haru Tenaga Medis
apahabar.com

Nasional

Sesuai Telegram Kapolri, Pendemo UU Cipta Kerja Bakal Ditindak Tegas!
apahabar.com

Nasional

Temukan Pelanggaran Pemilu 2019, Emak-Emak ‘Geruduk’ KPU Kalsel

Nasional

Waspada! Ini 5 Tanda Infeksi Covid-19 yang Sering Tidak Disadari
apahabar.com

Nasional

Sah! Dibayar Lunas, Indonesia Resmi ‘Miliki’ Freeport
apahabar.com

Nasional

BMKG: Gempa Jembrana Magnitudo 6,0 Akibat Subduksi Lempeng Indo-Australia
apahabar.com

Nasional

Dirjen PAS Ingin Pelaku Penyiraman Air Keras Segera Ditangkap
apahabar.com

Nasional

8 Ciri akan Terjadi Tsunami
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com