7 POPULER KALSEL: Ibu Bunuh Anak di Benawa HST hingga Ketua Nasdem Tala Buron Positif Sabu, Oknum Anggota DPRD Tala Terancam Dipecat! Hasil Visum: 2 Anak yang Diduga Dibunuh Ibu di Benawa HST Mati Lemas! Orbawati Buron, Nasdem Tanah Laut Fokus Menangkan BirinMu Detik-Detik Akhir Kampanye, Bawaslu RI Turun ke Banjarmasin

Kesal Ibunya Ditagih Utang Rp 15 Ribu, Seorang Pemuda Bakar Nenek

- Apahabar.com Senin, 16 September 2019 - 15:23 WIB

Kesal Ibunya Ditagih Utang Rp 15 Ribu, Seorang Pemuda Bakar Nenek

Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna menunjukan barang bukti berupa golok dalam kasus pembunuhan seorang nenek di Markas Polres Garut, Jawa Barat, Senin (16/09). Foto - Antara

apahabar.com, GARUT – Polres Garut telah membekuk pemuda berinisial AA (22), terduga pembakar seorang nenek di Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Peristiwa ini berawal dari pelaku yang kesal korban terus-terusan menagih utang sebesar Rp 15 ribu ke ibunya.

“Motifnya pengakuan dari tersangka ini karena ditagih utang Rp15 ribu oleh korban,” kata Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna saat jumpa pers, Senin (16/09).

Ia menuturkan, tersangka inisial AA (22) ditangkap ketika hendak melarikan diri, Minggu (15/9) kemudian petugas menembak bagian kakinya karena berusaha melawan petugas.

“Karena ada perlawanan kita lakukan tindakan terukur,” katanya.

Ia mengungkapkan, aksi tersangka membunuh seorang nenek bernama Iyah (60) warga Desa Jayabakti, Kecamatan Banjarwangi, Garut, sudah direncanakan sebelumnya, Sabtu (14/09).

Pengakuan tersangka, kata Kapolres, karena korban menagih utang kepada ibu pelaku sebesar Rp15 ribu, kemudian pelaku tidak terima perbuatan korban yang menagih utang kepada ibunya.

“Mungkin karena ada bahasa yang tidak enak, lalu anaknya tidak terima dan membunuh korban,” katanya.

Kapolres mengungkapkan, korban yang menagih utang itu terjadi pada dua pekan sebelum kejadian pembunuhan.

Pelaku, kata dia, melakukan rencana untuk membunuh korban dengan cara melukai korban dengan  golok, setelah diketahui tidak bergerak, korban dibawa ke gubuk lalu dibakar.

“Jadi korban diketahui tidak bergerak, setelah itu dibawa ke gubuk lalu dibakar,” katanya.

Akibat perbuatannya itu pelaku ditahan di Markas Polres Garut untuk menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut, berikut mengamankan barang bukti berupa golok, sepatu boot, celana, kaos dan korek api gas yang digunakan pelaku untuk menjalankan aksinya.

Tersangka dijerat Pasal 340 dan 338 KUH Pidana dengan ancaman kurungan maksimal hukuman mati atau seumur hidup dan paling lama 15 tahun penjara.

Baca Juga: Mayat Mengapung di Sungai Muara Kelayan Diduga Korban Pembunuhan!

Baca Juga: Kapolres Barut Jelaskan Motif Percobaan Pembunuhan di Desa Rimba Sari

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Hukum

Polisi Bongkar Pembuatan STNK Palsu
apahabar.com

Hukum

47 Tersangka Narkoba Ditembak Mati Sepanjang 2018
apahabar.com

Hukum

Ada Sabu di Rumah, Warga Pamangkih HST Kena Ringkus
apahabar.com

Hukum

Mahasiswa Ngaku Pilot Diamankan
apahabar.com

Hukum

Tunggu Pembeli Sabu, Pemuda Hantakan Disergap Polisi
apahabar.com

Hukum

Sungai Tabuk Daerah Rawan Peredaran Narkoba
apahabar.com

Hukum

Polda Jatim Tangkap Guru Honorer Pengancam Presiden Jokowi Lewat Facebook
apahabar.com

Hukum

Gegara Motor Tertinggal, Pencuri di Teweh Lebaran di Bui
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com