BREAKING NEWS: Wakil Rektor ULM Penuhi Panggilan Polda Kalsel 3 Proyek Jembatan di Banjarmasin Tak Ber-IMB, Inspektorat Turun Tangan Menyingkap Tabir Sejarah Banjar (1): Misteri Makam Demang Lehman Luna Maya Pakai Dress Rp 44 Juta dan Handbag Rp 383 Juta, Netizen Kira Mantan Ariel Noah Tenteng Kaleng Cat! Kejutan! OPIN Susul Insan Kotabaru Dukung 2BHD

Kesepakatan Bisnis Selama FESyar KTI 2019 Rp 2,6 Triliun

- Apahabar.com Minggu, 15 September 2019 - 16:56 WIB

Kesepakatan Bisnis Selama FESyar KTI 2019 Rp 2,6 Triliun

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Herawanto. Foto – apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Kawasan Timur Indonesia (KTI) 2019 yang diselenggarakan di Banjarmasin berhasil meraih transaksi Business Matching senilai Rp 2,6 Triliun.

Acara yang di gelar di Duta Mall dan Mercure Hotel 12-14 September 2019 dengan tema  “Bergerak Bersama Ekonomi Syariah” mampu melampaui target  potensi yang sebelumnya sudah disampaikan Deputi Gubernur Bank Indonesia Rosmaya Hadi.

Dalam acara penutupan Kepala Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kalimantan Selatan, Herawanto melaporkan, target kesepakan bisnis atau Business Matching FESyar KTI 2019 melampaui FESyar KTI 2018 di Balikpapan  sebesar Rp 1,7 triliun.

“Tidak hanya Business Matching perputaran transaksi yang terjadi dalam pameran yang digelar selama tiga hari sebesar Rp 5,34 miliar lebih besar dari tahun lalu yakni Rp 2,2 miliar. Dengan rincian  transaksi tunai sebesar Rp 1,78 miliar, transaksi non tunai sebesar 1,68 miliar rupiah dan melalui akad sebesar Rp1,9 miliar,” kata Herawato, Sabtu (14/09).

Dia menjelaskan ekonomi Syariah atau ekonomi Islam bersifat inklusif, tidak hanya eksklusif untuk umat Islam saja.

Sementara, kesinambungan proses Green Economy sebagai gagasan ekonomi yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesetaraan sosial masyarakat, sekaligus mengurangi risiko kerusakan lingkungan secara signifikan sebagai perwujudan aplikasi ekonomi Islam yang Rahmatan lil ‘Alamin juga turut didukung dalam kegiatan ini.

“Harapannya setelah berakhirnya FESyar KTI 2019, kegiatan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah tetap berlangsung dan berproses semakin baik dari hari ke hari di tengah-tengah masyarakat,” sambungnya.

Upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah tidak akan berhenti di sini. FESyar KTI 2019 diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk menyelenggarakan kegiatan lainnya yang serupa terkait pengembangan ekonomi syariah di Kawasan Timur Indonesia.

Baca Juga: Kementerian Perindustrian Lirik Potensi Anyaman Lampit Kalsel

Baca Juga: FESyar KTI Banjarmasin Berpotensi Rp1,4 T dari Business Matching

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Ekonomi Kalsel Tumbuh 4,08 Persen, Pengamat: Masih Dikuasai Asing
apahabar.com

Ekbis

Bandara Sepinggan Balikpapan Mulai Buka Penerbangan Umrah
apahabar.com

Ekbis

Tiga Petinggi Bank Kalsel Dicopot, Imam: Serahkan ke Ahlinya
apahabar.com

Ekbis

Subsidi LPG 3 Kg Dihapus, Hiswana Kalsel Beri Catatan untuk Pemerintah
apahabar.com

Ekbis

Membanggakan, Kopi Kalsel Dilirik di Finlandia
apahabar.com

Ekbis

Corona Picu Kekhawatiran Pertumbuhan Ekonomi Global
apahabar.com

Ekbis

Harga Gas Industri Turun, Menperin: Penerimaan Negara Akan Naik
Alasan Rupiah Bisa Menguat dari Pagi Ini

Ekbis

Alasan Rupiah Bisa Menguat dari Pagi Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com