Hasil Liga Inggris, Watkins Antar Aston Villa Tenggelamkan Newcastle 2-0 Breaking News! Warga Tangkap Buaya Pemangsa di Pantai Kotabaru Siap-Siap, Ditlantas Polda Kalsel Bakal Uji Coba Tilang Elektronik Usai Banjir Siapkan Hunian Layak, Polda Kalteng Bangun Rusun Bagi Anggota BPPTKG: Volume Kubah Lava Merapi Masih Tergolong Kecil

Ketika ‘Kota Cantik’ Diselimuti Kabut Asap, Palangka Raya Perpanjang Status Siaga Karhutla

- Apahabar.com Minggu, 8 September 2019 - 15:47 WIB

Ketika ‘Kota Cantik’ Diselimuti Kabut Asap, Palangka Raya Perpanjang Status Siaga Karhutla

Pengendara kendaraan roda dua berusaha menerobos pekatnya kabut asap di salah satu ruas jalan di Kalteng. Foto-antara

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) makin marak terjadi. Akibatnya kabut asap kini mulai menyelimuti ‘Kota Cantik’ tersebut.

Sejatinya tidak sedikit dana yang telah digelontorkan untuk mengatasi Karhutla di sana. Namun, seperti masih sulit dikendalikan.

Plt Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Supriyanto mengungkapkan Pemerintah Kota hingga periode 28 Agustus telah menggelontorkan Rp2,3 miliar untuk menangani Karhutla.

“Dari total anggaran Rp2,7 miliar yang ada, hingga periode 28 Agustus Pemerintah Kota Palangka Raya telah menggunakan dana sekitar Rp2,3 miliar untuk penanganan Karhutla,” kata Supriyanto dikutip apahabar.com dari Antara, Minggu (08/09).

Anggara itu di antaranya untuk pembentukan tim Satgas Karhutla, dan termasuk tahapan penanggulangan kebakaran lahan.

Supriyanto menyebutkan, anggaran tersebut berasal dari pemerintah pusat yang disalurkan melalui BNPB dan masuk dalam pos belanja tidak terduga (BTT).

Lalu, sisa anggaran dikembalikan ke kas daerah dan akan digunakan jika nantinya terjadi musibah atau kejadian tak terduga terkait kebencanaan.

“Saat ini anggaran penanggulangan kebakaran hutan dan lahan yang dilakukan pemerintah kota dikembalikan kepada masing-masing organisasi perangkat daerah. Menyesuaikan program kerja masing-masing,” terangnya.

Seperti diketahui, katanya selama tiga pekan ini kebakaran lahan di ‘Kota Cantik’ itu marak terjadi. Menyusul musim kemarau yang terjadi diseluruh wilayah Indonesia.

Lantas, ungkapnya, Pemerintah Kota Palangka Raya memperpanjang status siaga kebakaran hutan dan lahan hingga akhir September 2019.

“Hal ini dilakukan karena wilayah Kota Palangka Raya yang sempat tak ada kabut asap, kembali dilanda kebakaran lahan dan kabut asap,” sebutnya.

Ia pun menghimbau masyarakat ikut aktif mencegah semakin maraknya kebakaran lahan di wilayah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah ini.

Baca Juga: Pembangunan Pasar Pondopo Muara Teweh Dianggarkan Rp4 M

Baca Juga: Pemprov Kalteng Tanam Padi di Lahan Gambut

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Curi Sepeda Motor, Remaja 15 Tahun di Barut Ditangkap Polisi
apahabar.com

Kalteng

Tambah 10 Kasus Baru, Positif Covid-19 di Barut Total 289 Orang
144 Peserta Jalani Tes Calon PPK di Barito Utara

Kalteng

144 Peserta Jalani Tes Calon PPK di Barito Utara
apahabar.com

Kalteng

Gelombang Kapal Diduga Picu Erosi Bantaran Sungai Mentaya Kalteng
apahabar.com

Kalteng

Giliran Warga Kapuas Timur Kalteng Terima Bantuan Beras Kemensos RI
apahabar.com

Kalteng

Pilkada Kalteng 2020 Diperkirakan Sedot Anggaran Rp 335 Miliar
Ben-Ujang

Kalteng

Tim Ben-Ujang Galang Petisi Tolak Hasil Pilgub Kalteng 2020
apahabar.com

Kalteng

Angka Kesembuhan Covid-19 di Kalteng di Atas 90 Persen
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com