BANYU LALU HAJA Tim Paman Birin Mau Polisikan Warga, Peradi-Komnas HAM Pasang Badan Duuh, 8 Kecamatan di Tanah Laut Hilang Disapu Banjir Dear Korban Banjir Kalsel, Telkomsel Bebaskan Telepon-SMS Demi Aliran Sungai, Pos Polisi di Jalan Veteran Banjarmasin Dibongkar Lewat Udara, Paman Birin Salurkan Bantuan Korban Banjir dari Jokowi

Kisah Pilu di Balik Operasi Penyergapan Begal Sapi di Tanah Laut

- Apahabar.com Selasa, 10 September 2019 - 19:10 WIB

Kisah Pilu di Balik Operasi Penyergapan Begal Sapi di Tanah Laut

Suasana pemakaman Novianti Adelia (8), seorang bocah yang tertembak dalam operasi penyergapan pelaku pencurian di Tanah Laut, Selasa siang. Tampak pula Kabag Ops Polres Tala, AKP Novy Adi Wibowo. Dalam pemakaman tadi ibu korban berharap pelaku Khairullah segera ditangkap. apahabar.com/Chandra

apahabar.com, PELAIHARI – Penyergapan Khairullah, terduga pencuri sapi di Trans Tanjung Dewa, Desa Batu Tungku, Sabtu (7/9) lalu, harus dibayar mahal.

Buntut operasi tersebut, Novianti Adelia (8), seorang bocah yang menumpangi mobil yang dikemudikan pelaku meregang nyawa.

Di hadapan para pelayat, Siswanti, ibu korban tak henti-hentinya menangis.

Bocah 8 tahun itu dilaporkan ikut tertembak di bagian kepala. Sempat dirawat di Ciputra Hospital, nyawa putri pasangan Pariono-Siswanti itu melayang, Selasa (10/09) dini hari.

Siang tadi, jasad Novi dikebumikan tak jauh dari kediamannya, kawasan Batu Tungku.

Novianti sebenarnya bukan satu-satunya korban dalam operasi pengejaran Khairullah.

Seorang anggota unit Intel Polsek Panyipatan, Edi Ruvianto juga tertembak. Polisi berpangkat brigadir itu terkena tembakan di punggung bawah kiri.

Penembakan terjadi saat polisi memblokade akses jalan kendaraan pelaku. Dari depan dan belakang, dua dari tiga mobil petugas mengapit Toyota Innova silver DA 8372 BH milik pelaku.

Tembakan peringatan sempat dikeluarkan mengingat beredar informasi bahwa tersangka memiliki sepucuk senjata api genggam rakitan dan laras panjang.

Saat polisi meminta pelaku untuk turun, tiba-tiba suara tembakan keluar dari dalam mobil pelaku. Salah satunya mengenai Brigadir Edi yang duduk di bagian kiri mobil belakang.

Melihat itu, disebutkan petugas gabungan menolong Edi, dan sebagian lagi menembak balik mobil pelaku.

Singkat cerita, pelaku Khairullah yang belakangan diketahui adalah pecatan prajurit TNI Angkatan Darat berhasil lolos. Mobilnya berhenti sekira 2 Km dari lokasi penembakan. Pelaku diduga kabur ke arah hutan karet.

Sampai berita ini diturunkan, perburuan masih terus dilakukan dipimpin langsung Kapolres Tala AKBP Sentot Adi.

Novi dan Brigadir Edi sendiri lalu dirujuk dari Tanah Laut ke rumah sakit di Banjarmasin. Edi sendiri masih dirawat intensif akibat luka tembakan.

Di dalam mobil pelaku, polisi menemukan senjata laras panjang rakitan warna hitam-hijau dengan peredam dan amunisi 5,56 mm tajam sebanyak 9 butir.

Harapan Ibu Korban 

ORANG tua Novi, Siswanti, tak henti-hentinya menangis. Ia terus meratapi kepergian anaknya.

“Saya tidak menyangka akan seperti ini nasib anak saya,” ujar dia di hadapan para pelayat yang datang ke rumahnya, siang tadi.

“Anak saya ini sebenarnya tidak mau ikut. Tapi terus dibujuk [pelaku] untuk jalan-jalan. Sehingga dia mau. Saya sebenarnya tidak mengiyakan untuk ikut. Terus dibujuk kemenakan bapaknya agar ikut juga,” sambung Siswanti.

“Tapi kok kenapa ditembak,” lirih ibu tiga anak ini.

Kemenakan Priono sendiri bernama Irwansyah. Irwansyah yang saat penyergarapan satu mobil dengan pelaku saat ini sudah diamankan jajaran Polres Tala.

“Saya harapkan tersangka ini bisa cepat ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar Siswanti di depan AKBP Sentot Adi Darmawan yang hadir di pemakaman.

Pariono, ayahanda Novi tidak bisa berkata-kata. Ia hanya tertunduk lesu. Tatapannya banyak kosong. Terpukul akan kepergian anak keduanya itu.

Menurut penuturan warga setempat pelaku baru kali tadi terlihat di Desa Batu Tungku. Karena berteman dengan Irwansyah, pelaku bisa ke rumah Priono.

“Kemudian diajak jalan-jalan berempat oleh pelaku,“ katanya.

Sementara itu, Kapolres Tala AKBP Sentot Adi Darmawan memastikan perburuan pelaku masih terus dilanjutkan.

“Kami menduga pelaku sudah tidak ada di Desa Batu Tungku. Itu dugaan kami. Jadi silakan masyarakat tetap beraktifitas seperti biasa, tidak usah khawatir,” ujar Sentot

Dalam pencarian, polisi mengerahkan kekuatan penuh. Pencarian melibatkan tim gabungan dari Polda Kalsel dan Kalteng.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Tala AKP Alvin Agung Wibawa menambahkan belum ditahu pasti asal-muasal peluru yang mengenai bagian kepala depan Novianti.

apahabar.com

Suasana pemakaman Novianti Adelia (8), seorang bocah yang tertembak dalam operasi penyergapan pelaku pencurian di Tanah Laut, Selasa siang. Tampak Kabag Ops Polres Tala, AKP Novy Adi Wibowo. Dalam pemakaman tadi ibu korban berharap pelaku Khairullah segera ditangkap. apahabar.com/Chandra

Reporter: Ahc14
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Dugaan Rasisme Mahasiswa Papua di Surabaya, GP Ansor Kalsel Bantah Keterlibatan Banser
Soekarno-Hatta

Nasional

Bandara Soekarno-Hatta Kekurangan Kamar Isolasi, Sandiaga Minta Bantuan Pemprov DKI
apahabar.com

Nasional

Prabowo Subianto Sambangi Kediaman Surya Paloh
apahabar.com

Nasional

Kisah Pengantar Galon Lolos Jadi Anggota Dewan, Sebelumnya Banyak yang Remehkan
apahabar.com

Nasional

Ratusan Pedagang Dadakan Menjamur di Kawasan Sekumpul
apahabar.com

Nasional

Longsor Sukabumi, Sudah 15 Korban Ditemukan Tewas
Habib Rizieq

Nasional

Mengkhawatirkan, Habib Rizieq Sesak Napas dan Nyaris Pingsan di Penjara
apahabar.com

Nasional

Kalsel Provinsi Religius, Jokowi: Tak Salah Pilih Kiai Ma’ruf
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com